PANDUAN LENGKAP BULLET JOURNAL INDONESIA 2019 [ BACK TO BASIC ]

by - January 07, 2019

PANDUAN LENGKAP BULLET JOURNAL INDONESIA 2019


Setup Bujo Ideas 2019 dari Bullet Journalist Indonesia kali ini, saya buat lebih sederhana. Tak seperti layout tahun-tahun sebelumnya, yang cenderung penuh dengan Collection. Seperti apa layout yang saya buat di Tahun 2019 ? Dan apa saja alasannya ?. Berikut ini Panduan Lengkap Bullet Journal 2019.

[Table Of Content]






PANDUAN LENGKAP SETUP BUJO IDEAS 2019


Menginjak Tahun ke 3 dalam Bullet Journaling, membuat saya lebih fokus pada manfaatnya. Dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, tahun ini saya ingin membuat Bullet Journal yang fungsional. Oleh karena itu, saya hanya membuat layout yang benar-benar saya butuhkan. (Tahun lalu niatnya juga gitu Vva ! Tapi kenyataan mah, tetep rame 🤭).


Why Bullet Journaling ?


BACK TO BASIC 


Mengawali Bullet Journal, selalu manjur jika kembali ke kodratnya. Hihi.. Yaitu kembali pada Basic Bullet Journal. Apa sih Basic Bullet Journal ? Kalian bisa membacanya di postingan saya tentang 4 Types Of Bullet Journal.

Sebagai informasi tambahan, sebelum kalian mencoba teknik Bullet Journal. Penting untuk mengetahui 2 aspek ini " What and Why ". Karena dalam perjalanannya nanti, kalian akan Struggling dengan sistem ini. Saya juga pernah memposting tentang hal ini di 6 Panduan Dasar Bullet Journal.

Sama seperti postingan-postingan sebelumnya, saya selalu mengingatkan kompones dasar Bullet Journal yang perlu kalian setup. Hihi.. Untuk yang ingin mencoba pertama kali, yang perlu dipahami adalah sistemnya. Biar gak lelah kita tuh.

Nah, apa saja 5 Komponen yang kita perlukan dalam membuat Basic Bullet Journal ? Berikut listnya :


Selain 5 komponen Basic Bullet Journal, saya juga membuat beberapa Collections. Collection yang saya buat adalah yang paling sering saya gunakan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan begitu, Tahun ini tak banyak Collection aneh-aneh yang saya gunakan. 

KEY BULLET


Mari kita bahas komponennya satu per satu. Jika teman-teman udah sering baca-baca Blog ini, pasti sering banget menemui postingan yang serupa. Yaitu postingan tentang Key Bullet Journal.


Contoh Key Bullet Journal pada Leuchttrum 1917


Pada dasarnya, Key Bullet ini tak harus ditulis berulang kali. Terlebih jika kalian sudah lama menggunakan Bullet Journal. Penulisan Key Bullet hanya diperlukan jika kita masih belum hafal tentang simbolnya.

Key Bullet kali ini saya tulis pada Zine Sejarah Leuchttrum. Tentang notebook ini saya juga sudah pernah mereviewnya di postingan Review Leuchttrum 1917.

THE INDEX


Kalo komponen The Index, wajib banget ditulis lagi. Karena komponen ini menjadi pilar utama Bullet Journal. Apalah arti Bullet Journal tanpa keberadaan The Index. Hahhaa..

Pada Leuchttrum, Halaman The Index sudah disiapkan. Sehingga kalian hanya perlu mengisi Judul dan Halaman. Tapi jika kalian menggunakan Notebook lainnya. Kalian bisa membuatnya sendiri. Dengan tabel layout yang sederhana.


Contoh The Index pada Bujo


Bullet Journal berbeda dengan sistem perencanaan lainnya. Oleh karena itu, dibuatlah komponen The Index. The index tidak hanya memberikan informasi mengenai judul dan halaman. Tapi juga dirancang menjadi penghubung dengan Bujo lainnya.

Baca Juga : 




Pada prakteknya nanti, The index ini akan bermanfaat apabila kita mencari informasi kembali. Misalnya kita melakukan Migrasi Bullet Journal. Kemudian ada sebuah project lanjutan dari tahun sebelumnya. Untuk memudahkan pencarian informasi, kita hanya perlu melihat The Index. Baru kemudian menuju halaman yang kita butuhkan.

THE FUTURE LOG


Banyak yang bertanya apakah Future Log itu penting atau tidak. Future log dirancang pasti ada manfaatnya. Tapi aturan Bullet Journal tak sekaku Undang-undang. Hihi.. Jadi jika ada yang bertanya, " kak boleh gak sih future lognya gak ada ? ". Jawaban saya Boleh-boleh saja. Hahaha..




Saya akan membahas Manfaat Future Log sesungguhnya. Hihi.. Future dibuat untuk beberapa alasan berikut ini :


  • Mengetahui pekerjaan yang akan datang. 
  • Bisa lebih fokus membuat planning pekerjaan yang akan datang.
  • Digunakan sebagai schedule kegiatan ataupun pertemuan di masa mendatang.
  • Sebagai reminder kegiatan ataupun pertemuan yang akan datang. 


Jadi, Future Log memang diciptakan untuk fokus terhadap kegiatan di masa datang. Pada Basic Bullet Journal, Future log tidak menggunakan Kalendar seperti yang umum beredar. Cukup hanya dengan halaman yang terbagi menjadi 4 bagian (Bulan). Halaman tersebut digunakan untuk menulis kegiatan masa yang akan datang.

Namun, sekarang ini banyak model Future log yang beredar. Contohnya adalah gambar Future Log di atas. Nah, disinilah terkadang fungsi Future Log dan Monthly log hampir sama. Karena itulah, kalian bisa memilih salah satu saja. Kalopun mau dua-duanya juga boleh. Hihi.. kayak saya ! 😂😂😂


MONTHLY LOG


Contoh Monthly Log pad Bujo


Apakah Monthly perlu di setup jika sudah ada Future Log ?. Jawabannya sesuai kebutuhan saja. Jika layout atau spread Future Log kalian sudah cukup untuk scheduling, ya tak perlu digunakan. Tapi jika ada aktivitas lainnya yang ingin ditulis dan butuh banyak space, ya monggo dibuat.


Contoh mengisi Monthly Log pada Bujo


Cara mengisi Monthly Log juga tidak melulu tentang schedule. Kalian bisa mengisinya dengan memories (kenangan) ataupun sticker-stiker lucu.  Atau jika kalian Blogger, bisa juga dijadikan sebagai editorial calendar. Jadi bagian ini boleh dibuat, boleh tidak.

RAPID LOGGING


Supaya gak bingung buat yang sedang belajar Bullet Journal. Rapid Logging ini sebenarnya hanya istilah saja ya Gaes. Semacam " Bahasa " yang digunakan untuk merekam aktivitas planning kita. Kesannya rumit. Padahal sebenarnya tidak.



Saat kalian membuat planning, dengan mengisi to do list, catatan dan schedule setiap hari, itulah yang dinamakan Rapid Logging. Jadi jangan terkecoh dengan istilahnya. Hahhaa...


Contoh Rapid Logging pada Back To Basic Bullet Journal
Credit : BulletJournal.com


Untuk pilihan layoutnya, saya masih setia dengan Weekly Spread. Menghindari pemborosan kertas, saya memang harus membuat layout khusus. Hahha.. Kalo ngikutin Basic Bullet Journal ? Waduh ! Bisa Boros cyiiint.


COLLECTIONS


Collection adalah komponen yang bisa berbentuk macam-macam. Tergantung Bullet Journalistnya. Saya pribadi, gak bikin yang neko - neko Tahun ini. Hanya beberapa collection di bawah ini :

BOOK TO READ





Untuk merekam jejak bacaan apa saja yang sudah saya baca, saya membuat collection ini. Selain itu saya juga ingin mengetahui seberapa sanggup saya membaca buku untuk Reading Challenge tahun 2019.

Pada tahun 2018 lalu, saya mentargetkan 30 Buku sepanjang tahun. Tapi sepertinya hanya sanggup 7 Buku saja. Hahaha.. oleh karena itu, tahun ini saya hanya mentargetkan 15 Buku saja.

MASTER TASK LIST


Karena ada beberapa project baru tahun ini, saya mencoba membuat layout ini. Layout yang akan saya gunakan untuk merekam kegiatan apa saja yang akan saya lakukan, dan bagaimana saya bisa mencapainya.




Pada dasarnya Fungsi Master Task list ini semacam Brainddump atau Brainstorming. Atau bisa juga semacam Project List. Hanya beda nama atau istilah saja. Pada Master Task List saya akan mengisi tentang project apa yang ingin saya lakukan di tahun 2019. Dan pada bagian How To, saya akan mengisi tentang bagaimana cara saya melakukannya.

Buat teman-teman terutama Blogger yang ingin membuat Bullet Journal, kalian bisa juga bisa membuat Collection khusus Blogging. Saya pernah membahasnya di Bullet Journal For Blogger.



Itulah beberapa komponen yang saya siapkan Tahun ini. Tak ada lagi Habit Tracker, Saving Challenge, Podcast, dan komponen lainnya. Hahaa.. Ngirit buku, semoga bisa sampai akhir Tahun 😂😂😂😂.

Untuk teman-teman yang ingin belajar Bullet Journal, kalian bisa memulainya dengan membaca postingan START HERE. Atau jika ingin langsung mencobanya bisa juga membaca panduan 12 MONTHS BUJO CHALLENGE.

Segreget apa kalian ingin mencoba Bullet Journal Tahun ini ? Hihi.. Boleh share di kolom komentar Gaes. Dan semoga postingan Setup Bujo Ideas 2019 ini bisa membantu dan memotivasi kalian membuat Bullet Journal.





You May Also Like

19 comments

  1. kak kamu selalu menginspirasi dan membuatku belajar untuk konsisten dalam mengisi bullet journalnya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hihi.. Hayuuuk ! Semoga manfaat BuJonya terasa ya.. Biar makin produktif

      Delete
  2. Suka kepengen tapi takut gak konsisten ngisinya 😭

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bolong-bolong juga gpp kok mbak. Yang penting dicoba dulu aja. 😁

      Delete
  3. selalu menginspirasi deh kalau dateng kesini.
    pingin bikin bujo juga ah, biar lebih terarah

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dicoba mbaak. Seru dan menantang 😁😁😁

      Delete
  4. Seberapa apa? Sebesar-besarnyaaaa pengen hahaha. Maafkan daku, Mak Bowgel, masih belum sanggup sekonsisten dirimu dalam hal ini ... ini pun masih bertanya-tanya dapatkah bertahan dengan notes/catatan/bukucatatan yang sekarang sedang diisi setiap hari :D Anyway, thankyou.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Notes udah paling Toplah kak.. Jangan sampe gak punya Note pokoknya mah. Meski gak punya Bullet Journal. Hahaha.

      Delete
  5. Duuh rajin banget sih dirimu. Jadi jelas kita mau ngapain ya dalam setahun. Mana ilustrasinya lucuuuk. Itu cocoknya buat aku karena aku lemu ginuk2 gitu hihhihihi

    ReplyDelete
    Replies
    1. This comment has been removed by the author.

      Delete
  6. Mba Evvaaa thank youu untuk sharing-nya. Kebetulan kemarin lagi cari soal keys bullet karena belom hapal sama simbol. Terus mau bikin books to read juga nih biar ada record-nya dalam setahun udah baca buku apa aja :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya.. Keynya bikin yang simpel aja. Trus ditempel biar inget.. hihi.. Dulu Awal BuJo-an sempet kuatir gak hafal key bullet. Hahaha.

      Delete
  7. Greget banget, mungkin coba dulu untuk kegiatan planning posting blog dan book to read, simpel aja dan mungkin ga ada gambar imut spt punya mba ewa hihi gak pinter gambar soale :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Gpp mbak tanpa ada gambar. Yang penting berfungsi dengan baik

      Delete
  8. jane pengen nggawe ngenekan, tapi ora berhasil terus. kurang telaten.
    bukune malah dadi catetan bahan tulisan gawe blog. hahahha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Akuuupun. Hahhaa.. Gak cantik ra masalah. Sing penting fungsional

      Delete
  9. Saya biasanya buat satu halaman isinya list hal-hal yang akan saya lakukan di tiap bulan, tidak mendetail ada tanggalnya sih. Itu masuk monthly log apa future log ya mbak? Makasih :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Monthly Log mbak.. Atau bisa juga di sebut Master Task list

      Delete
    2. Ho termasuk monthly log, makasih mbak jawabannya :D

      Delete

Hi Gaes.. Jika kalian tak menemukan kolom komentar, mohon untuk mencari artikel yang ingin dikomentari melalui Home , atau pilih label, kemudian klik " Link Komentar " , yang berwarna salmon (peach pastel). Akan muncul kolom komentar baru. Mohon maaf ketidaknyamanannya.. 🙏