Thursday, December 14, 2017

BULLET JOURNAL INDONESIA : PODCAST

Hello guys...

Sebelum saya membahas tentang topik hari ini, saya ingin membagikan sebuah cerita dan gambaran tentang kenapa saya aktif berbagi ide di blog ataupun media sosial saya.
Sebagai manusia biasa yang tidak sempurna, adakalanya saya merasa menyerah dan berhenti saat menerima sebuah kritikan yang tidak bersifat membangun, tapi lebih bersifat mencemooh.
Dan Morning Journal selalu membantu saya untuk bisa melihat banyak hal dalam berbagai perspektif, morning journal juga membantu saya dalam berpikir jernih dan membuat keputusan.
Kenapa saya berbagi ide di sosial media. Jawabannya bukan untuk diakui lebih pandai atau hebat, Nope. Itu bukan bagian dari alasan saya untuk berbagi ide dengan orang lain.

Alasan saya berbagi ide adalah :

1. Untuk belajar dan memperbaiki kekurangan.

Saat kita menyampaikan sebuah ide kepada orang lain, yang kita dapatkan adalah feedback (entah baik atau buruk) ada yang setuju dan tidak. Dan itu wajar. Dari feedback inilah kita bisa belajar, menganalisa mana yang perlu dan tidak.

2. Bahagia.

Banyak hal yang bisa membuat kita bahagia, salah satunya adalah dengan berbagi. Termasuk juga berbagi ide dan ilmu, berbagi tidak melulu tentang uang, bisa juga jasa, tenaga dll. Semakin banyak hal yang kita bagi dengan orang lain, semakin banyak hal yang kita bisa pelajari dari orang lain.

3. Ide dan ilmu pengetahuan itu datang dan pergi.

Ide dan pengetahuan itu datang dan pergi. Dan ide ataupun ilmu hanya akan memiliki nilai apabila kita terapkan dan bagikan kepada orang lain. Jika tidak, dia akan lenyap begitu saja dan tidak bernilai. Jadi.. Kenapa tidak dibagikan saja.

4. Berbagi ilmu membantu saya mengisi ruang kosong ilmu itu sendiri. Melengkapi ilmu yang sudah saya pelajari.

5. Perbedaan mampu menciptakan ide baru.

Jika kita berbagi ilmu dengan orang lain, kita akan mendapatkan feedback dari orang lain, yang mungkin juga berbeda. Tapi justru perbedaan itu akan memperkaya dan bahkan bisa menciptakan ide baru.

6. Kontribusi pada masyarakat.

Sebagai makhluk sosial, tentu saya butuh suatu hal yang bisa saya persembahkan kepada publik. Dan salah satunya adalah berbagi ide ini.

7. Menyemangati dan memberikan keberanian orang lain untuk mencoba.

Kadang kita perlu suntikan semangat dari orang lain untuk mencoba hal baru. Supaya tidak ragu-ragu.

So..


"Sharing is a part of my learning process."

Ini bukan tentang siapa yang lebih pintar, lebih baik, lebih pandai, lebih master dan yang lainnya.

Ini tentang simbiosis mutualisme 😂.

So.. Do you dare to share ?

And.. Now.. Let's learn about PODCAST.
Hehe..

Apa itu PODCAST ? Apa fungsinya ? Dan bagaimana caranya ?

Saya mengenal podcast sekitar 3 atau 4 tahun lalu. Karena di windows phone ada aplikasinya.
Saat itu saya mikir, "Apa gunanya nie podcast ?" .
Dan kemudian saya mencoba download beberapa podcast, dan kesimpulannya "owh.. Mirip radio ?", dan... udah gitu aja. Gak pernah dipake lagi. Hahaha..

Hingga sebulan yang lalu, saya membaca sebuah artikel tentang apa manfaat, mendengarkan podcast. Seketika itu saya langsung mendownload aplikasinya lagi (kali ini di android). Hihi..

PODCAST menurut wikipedia adalah

" an epidemic series of digital audio or video files which user can download and listen to "

Yang jika di Bahasa Indonesia-kan mungkin maksudnya adalah

" file digital yang berbentuk audio maupun video dengan beberapa episode yang bisa kita download dan dengarkan " 😂

PODCAST sendiri adalah singkatan dari Ipod + Broadcast. Meskipun begitu, podcast tidak hanya ada di Iphone atau Ipod saja, tapi juga merambah android dan windows phone.

Podcast ini semacam radio, hanya saja kita bisa menentukan sendiri kapan waktunya,  jika kita ingin mendengarkannya. File podcast bisa didownload dan disimpan di handphone kita, ini memudahkan kita untuk memilih waktu yang tepat untuk mendengarkan. Sayangnya podcast belum familiar di Indonesia walaupun sudah ada. Kebanyakan podcast yang ada berbahasa Inggris, dan kalo buat saya ini juga bisa menjadi sarana belajar bahasa Inggris. Hehe..

Keuntungan menggunakan Podcast adalah

1. Kita bisa menambah ilmu pengetahuan dan informasi (jika yang kita download materi yang berfaedah tentu saja 😂)

2. Mudah didengarkan karena materi dan waktu, bisa kita tentukan sendiri.

3. Tidak banyak iklan seperti radio.

4. Ada banyak pilihan materi yang bisa kita download, dari yang sifatnya komedi hingga politik.

5. Cara belajar gratis 😂😂😂😂😂.

6. Setiap ada episode baru dari channel yang kita berlangganan, secara otomatis akan terupdate pada podcast kita.

7. Memanfaatkan waktu luang kita dengan hal yang faedah. (Mengurangi nyinyir dimedia sosial dan mengurangi asupan informasi (gosip) negatif).

8. Cara alternatif jika kita tidak sempat membaca.

9. Bisa lebih teredukasi dan termotivasi.

10. Hiburan sebagai pengganti televisi. Hihi..

11. Bisa mendengarkan sambil mengerjakan pekerjaan lain.

12. Sebagai teman perjalanan kita.

Itulah beberapa keuntungan menggunakan podcast.

Saya pribadi menggunakan aplikasi Podcast addict di android (bisa di download di playstore).



Karena bawaan di handphonenya tidak ada, saya menggunakan 3rd party aplikasi. Sejauh ini bagus. Dan jika kita sudah mendownload filenya, kita bisa mendengarkannya tanpa harus menyedot pulsa data kita. Dan setelahnya pun, bisa kita hapus untuk menambah space pada memori kita.

Dan berikut ini adalah gambaran menu dan setting pada podcast addict



Gambar diatas adalah menu pada dasboard kita.



Pilihan setting pada podcast addict.



Display channel yang kita subscribe (langganan) pada menu (bisa list atau grid)



Penampakan list podcast yang sudah di download.

Sebagai seorang bullet journalist, tentu belum sah kalo belum ada spreadnya ? Iya kan.. ? Hahaha.. Dan berikut ini adalah spread tentang podcast pada bullet journal saya.

Why i need to listen to podcast ?



Sebelum saya mendownload aplikasinya, saya perlu tahu kenapa saya membutuhkan podcast. Dan seperti yang sudah saya cantumkan diatas, ada banyak manfaatnya.



PODCAST LOG / LIST adalah spread yang saya gunakan untuk rekam jejak podcast apa saja dan tentang apa yang sudah saya dengarkan.
Teknik pencatatan saya gunakan kolom untuk mengelompokan mana chanel dan materinya. Kolom sebelah kiri (yang lebih kecil) saya gunakan untuk mencatat channel (dan highlight) dan sebelah kanan tentang materi podcast. Jadi saya tahu apa saja yang sudah saya dengarkan.



Sayangnya saya baru menyadari pentingnya dan manfaat podcast sekarang. Ah coba dari saat pertama mengenalnya. Kyaaa..
Bagaimana dengan kamu.. ? Hihi..

Gunakan podcast sebelum terlambat.. 😂😂😂

Sampai jumpa dipostingan selanjutnya. Jangan lupa follow instagram ewafebri untuk informasi terupdate, pinterest ewafebri untuk ide kreatif, and juga youtube untuk mendengarkan penjelasan saya secara langsung.. (Hahhaaa...)

Have a nice day

Thursday, December 07, 2017

BULLET JOURNAL INDONESIA : IDEAS JOURNAL ? APA ITU ?!?

MY BRAIN CAN'T STOP THINKING !!!

Whoaaa.. Kata-kata ini mungkin yang bisa mengillustrasikan jalan pikiran saya.
Sebagai manusia normal yang dipenuhi rasa penasaran dan haus informasi, seringkali membuat saya mencari tahu apa sih sebenernya yang saya mau ? Dan jawabannya selalu berubah-ubah.

Pikiran saya labil ! Itu sudah pasti, manusia memang tidak ada yang sempurna, dari hari ke hari akan selalu ada perubahan, entah baik ataupun buruk.
Menyadari dan memahami bagaimana diri kita berfikir, menurut saya itu penting. Adakalanya saya dipenuhi dengan ambisi yang menggebu-gebu, diwarnai ide yang datang dan pergi, atau kadang diserang rasa malas yang luar biasa.

Lalu timbul pertanyaan,

Bagaimana cara mengatasi masalah ini.. ?

Pertanyaan ini selalu menghantui pikiran saya, hingga suatu hari saya menemukan solusi sementara untuk masalah ini. Sementara.. ? Yup.. Karena setiap saat bisa berubah-ubah. Hihi..

Menampung !

Kata-kata itu yang muncul dibenak saya atas pertanyaan itu.
Yes.. Dengan menampung ide yang datang dan pergi, saya bisa mengeksekusinya di lain hari. Yang terpenting, Ide itu tidak menguap begitu saja.

IDEAS JOURNAL'S COVER

Setelah mencari ide sana sani, akhirnya saya menemukan sebuah artikel tentang bagaimana kita menampung ide-ide tersebut.
Ada banyak orang yang menampung ide-ide mereka dengan cara dan media yang berbeda.

Seperti yang disebutkan dalam website www.scottallansite.com , bahwa seorang penyair seperti Walt Whitman juga menampung ide-idenya dan menyimpannya dalam sebuah amplop. Penemu seperti Thomas Alfa pun juga memiliki kurang lebih 3500 buku sebagai media penulisan idenya.
Dari sini kemudian muncul keinginan saya untuk merekam ide yang muncul dalam bullet journal.
Pada awalnya saya menggunakan istilah idea collection pada bullet journal. Halaman khusus yang sengaja saya setup untuk merekam ide apa saja yang muncul di kepala saya.
Ide ini muncul ketika saya mulai bingung mencari ide-ide yang sudah saya rekam di rapid logging. Karena tempatnya terpencar, sedikit sulit rasanya untuk mencari catatan tentang ide-ide itu kembali. Lalu, muncullah ide untuk menempatkannya dalam satu komponen khusus sebagai collections.

IDEAS COLLECTION IN BULLET JOURNAL

Mengamati banyaknya ide (walau hanya dalam beberapa hari), kemudian saya berfikir, "kenapa gak dibuat menjadi satu buku khusus ide aja ya.. ?" . Biar mudah juga mencari idenya. Tinggal menggunakan color code (kode warna), supaya nantinya mudah disinkronisasi ke bullet journal.

MINDMAP SETUP IDEAS JOURNAL

Dan dari situlah kemudian muncul IDEAS JOURNAL (Journal khusus untuk ide - ide).



Cornell System menjadi pilihan favorit saya untuk metode pencatatan. Selain mudah dan rapi, dengan metode cornell system, catatan lebih terstruktur dan mudah dipahami.

INTRODUTIONS IDEAS JOURNAL

Kemudian timbul pertanyaan,

Bagaimana caranya mensikronisasikan ideas journal  ke dalam bullet journal ?

Yess.. Ketika kita menemukan sebuah solusi dengan ide baru, akan muncul permasalahan lain dari dampak tersebut. Hihi..

Ada beberapa solusi yang saya dapatkan.

1. Menggunakan kode warna atau color code untuk mengklasifikasikan materi ide.
Warna kuning, merah, hijau, ungu dan merah adalah pilihan warna yang saya gunakan sebagai kode (sesuai dengan kode warna yang saya buat dalam bullet journal).

2. Penulisan pada rapid logging.
Kode warna saja tidak cukup untuk mengenali bahwa yang saya tuliskan adalah sebuah ide (bukan task atau event ). Karena bullet journal merupakan kumpulan dari bullet dan simbol, jadi saya membuat simbol khusus untuk mengindentifikasi bahwa itu adalah ide.

1. Square atau kotak : saya gunakan untuk merekam ide pada rapid logging sebelum saya pindahkan ke dalam idea journal.
Semisal :

CONTOH IMPLEMENTASI PADA RAPID LOGGING

Tanggal 25 November 2017 saya mempunyai ide tentang Brainstorming postingan the blue planner, maka dihari itu saya membuat rapid logging sebagai berikut : 

Brainstorming pinta (ewa's guest)

Setelah saya menuliskan simbol itu, kemudian pada malam hari (atau saat saya memiliki waktu) saya akan memindahkannya ke dalam ideas journal.
Warna hijau saya gunakan untuk memudahkan pengelompokan materinya.

2. Tanda mata 👀 saya gunakan sebagai simbol browsing atau perintah mencari ide/informasi. Bisa diInternet, buku atau media lainnya.

3. Tanda search (kaca pembesar) 🔎 saya gunakan sebagai simbol perintah pencarian pada bullet journal, diikuti dengan Nama (Title) dan nomor halaman dimana informasi tersebut berada.
Seperti yang saya tuliskan pada tanggal 27 November 2017.

Tak Disangka, dari beberapa hari saya menggunakan ideas journal, ada begitu banyak informasi dan ide yang bisa saya rekam. Untuk memudahkan pula, sebelum saya membuat catatan tertentu, saya terlebih dahulu mencatatnya pada halaman Braindump.

CONTOH BRAINDUMP PADA MATERI BLOG

Dan Braindumppun saya klasifikasikan dengan menggunakan color code.

CONTOH BRAINDUMP PADA MATERI SELF DEVELOPMENT/IMPROVEMENT.

Dan berikut ini hasil catatan saya dalam Ideas Journal

NOTE TAKING PROBLEM SOLVING PROCESS DENGAN DIAGRAM 

Selain penggunaan Cornell System, saya juga menggunakan mindmap untuk brainstorming atau untuk mendapatkan detail ide.



Ada banyak materi dan cara yang saya gunakan untuk teknik pencatatan. Seperti pengelompokan kolom ataupun diagram.



Rumitkah.. ?

Tidak juga, jika kita sudah tahu bagaimana cara kerjanya. Yang rumit mungkin penjelasannya saja.. Hihi..

Selain sebagai media perekaman ide, ideas journal juga saya jadikan sebagai collection bullet journal. Seperti Resep masakan.

COLLECTIONS : RESEP

Atau juga PODCAST LIST/TRACKER.

COLLECTIONS : PODCAST LOG

Ada banyak manfaatnya kan.. ? So.. It's time to make your own. Hihi.. Jika kalian takut kehilangan ide, mungkin lebih baik jika membuat ideas journal. Siapa tahu akan berguna dikemudian hari.

Terima kasih sudah membaca blog saya ini. Sampai jumpa di postingan selanjutnya. Dan jangan lupa subscribe youtube : ewafebri , dan follow instragram , pinterest, atau juga blog ini.

Semoga postingan ini bermanfaat.

See ya..

Saturday, December 02, 2017

12 MONTHS BUJO CHALLENGE ( English Version)


I've got a good news..

I am so excited to tell you that i will be your host for 12 Months Bujo Challenge.



What is it ?

12 Months Bujo Challenge is a challenge to create and to build a classic bullet journal into your hybrid planning system.

Why.. ?

Well.. I make this challenge after getting a lot of questions. (how to start a bullet journal.. ? Where do i start.. ? What do i have to setup in the first place ?).
So, instead of explaining over and over, why not both deliver the informations and show them how to create a bullet journal at the same time ?. Then this idea hits me.. I can challenge my self, and also everybody can join this challenge too.
I've been searching Bujo challenge in the internet, but i can't find what i am looking for, so why not create one.

When ?

This challenge will start 1st, January 2018. A New Year is always best time to start, right.. ?

Where.. ?

Wherever you are, whatever you do, you can join this challenge. It's free and it's challenging. You don't need to be artistic or minimalist.

How.. ?

Here is how..

1. Prepare yourself a notebook (it can be a new one or not/ it doesn't have to be a fancy) + a pen.

2. Follow these guides and have fun.




12 MONTHS BUJO CHALLENGE

JANUARY

A CLASSIC BULLET JOURNAL
(RYDER CAROLL'S version)

(Create your basic version of bullet journal in 5 setup (KEY, THE INDEX, FUTURE LOG, MONTHLY LOG & RAPID LOGGING (Daily log)

FEBRUARY

EXPLORE YOUR RAPID LOGGING
(You can add signifier, new custome bullet, meal tracker, mood tracker, etc)
&
ADD NEW COLLECTION
(Book to read, movies to watch, idea to try, etc)

MARCH

NEW COLLECTIONS (BASED ON YOUR PREVIOUS RAPID LOGGING or SIMPLY NEW ONES)
(If in the previous rapid logging you tracked mood tracker, meal tracker, memories, you might set them up in a new collection using a special spread, or you can simply add new collection like expense tracker ?)
&
EXPLORE YOUR LAYOUTS
(You might want to try a weekly spread or another daily spread)

APRIL

SETUP GOALS
(If you experienced 3 months in your Bullet Journal, i think it's time to take your Bullet Journal into another level. 😂
Add a goal or some goals, and take actions in your rapid logging to reach them )

MAY

ADD SELF IMPROVEMENT CHALLENGE
(Well.. To make your Bullet Journal more fun, How about to try some games.. 😂, you can add workout challenge, self developement challenge, or you can play Goal And Reward)

JUNE

ADD A MONTHLY REVIEW
(Well.. Now you can add a monthly review in the end of this months, embrace yourself.. You can share your achivements, you can review your failure and find some solutions.. Try and Error is Normal.. You can make it better next month).

JULY

WOOOOOWWW..
You have reached a half of year this month..
Proud of your self.
So you already have
1. Key
2. The Index
3. Future Log
4. Monthly Log
5. Collections
6. Goal
&
7. Monthly Review
Am i right ? 😂
Now, it's time to explore your monthly review.
And also you can compare your previous months with this current month.
Is there anything you want to keep, to fix or simply to delete it?
Develope your planning system with a new ideas.. Or just engage what you have experienced.

AUGUST

Now that you have experienced a monthly review, you can try mixing your bullet journal with productivity methods.
You can mix
Bullet Journal + Eat That Frog
Bullet Journal + Getting Things Done
Bullet Journal + Pomodoro technique
Bullet Journal + Seinfeld Method.
It's gonna be a challenging month.

SEPTEMBER

Review Your Planning System
Is there anything you want to change to make your system better ?
Do you think your daily routine still working for you ?
If it doesn't, then it's time to review your daily routine !
You can change and add new routine.
And develope your system.

OCTOBER

How about to make our self more diciplines this month.
Add time management into our planning system.
No snoozee.. !

NOVEMBER

Review Your Productivity
Do you still need your previous productivity methods ? Or do you want try something else ?
It's your choice.. !

DECEMBER

WOOWW..

CONGRATULATION !!

This is gonna be the last challenge of this year !
😂😂😂
How do you feel.. ?
Now it's time to review 1 year become BUJOIST.
Ask yourself !
Do you still need all of this ?
If you do, then prepare a new notebook and setup a yearly (annual) goals.
If you feel overwhelming with this process, back to Basic version of bullet journal.
If you already found out your system, then Engage.

Now.. Enjoy your journey !

Thank you..
For participating this challenge, you can use hashtags
Or you can tag me in instagram ewafebri.

#12MONTHSBUJOCHALLENGE
#(name of the month)BUJOCHALLENGE (#Januarybujochallenge)