BULLET JOURNAL INDONESIA | HOW TO PLAN IN BULLET JOURNAL

by - October 08, 2016


Bullet Journalist Indonesia


Bullet Journal memang memiliki pesona luar biasa bagi para pecinta journaling ataupun statinary addict. Karena dalam Bullet Journal ada banyak hal yang bisa kita terapkan. Dari kreatifitas, produktifitas bahkan potensi mengubah hidup kita di dunia nyata. Ngomongin soal Produktifitas, mengingatkan saya tentang perencanaan dan fokus kerja. 2 Hal yang sulit dipisahkan begitu saja.

Bagi sebagian orang merencanakan itu hal biasa atau mudah, tapi tidak bagi orang-orang yang seperti saya. Bahkan mengingat tentang apa yang ingin saya kerjakan hari ini saja, rasanya sangat sulit. Sebelum saya aktif menggunakan Bullet Journal , saya sering bertanya dalam hati , " jadi sebenarnya cara mengisi Bullet Journal itu bagaimana ? , Ngeliat milik orang lain kok rasanya penuh semua halamannya. "

***

HOW TO PLAN ? 


Kali ini , sebelum saya menjelaskan tentang bagaimana saya mensetup Bullet Journal saya, terlebih dahulu saya akan memberikan tips buat teman-teman tentang bagaimana merencanakan sesuatu dan mengisinya dalam Bullet Journal.




TIPS MEMBUAT RENCANA KEGIATAN [ TO DO LIST ]



  • Siapkan beberapa kertas kosong (sesuai keinginan) dan pena atau alat tulis lainnya. 
  • Pada lembar pertama, tulis sebanyak-banyaknya hal yang ingin kalian kerjakan atau lakukan dalam kurun waktu satu minggu ke depan. (Tulis apapun yang terlintas di kepala tanpa memberikan label dikerjakan atau tidak. Teknik ini yang sering disebut dengan Brainstorming ).
  • Setelah kalian mengeluarkan ide dan pikiran ke atas kertas, saatnya kita milah-milah dan memberikan label pada ide atau aktivitas yang ingin kalian lakukan dalam kurun waktu satu minggu ke depan. 
  • Tambahkan label seperti , Harus Dikerjakan, Ingin Dikerjakan, Tidak Perlu Dikerjakan pada setiap ide atau aktifitas yang sudah kalian buat. 
  • Nah kalian sudah mendapatkan gambaran apa saja yang Harus Dikerjakan dan Ingin Dikerjakan kan ? Itu artinya, Step pertama sudah Selesai. 

CARA MENGISI RENCANA KE DALAM RAPID LOGGING BULLET JOURNAL : 


  • Berdasarkan data yang sudah kalian kumpulkan, saatnya memilih waktu yang tepat untuk dikerjakan dalam kurun waktu satu minggu ke depan.
  • Pilih aktivitas sesuai hari yang ingin kalian kerjakan. Supaya lebih fokus dan terprogres dengan baik. Tentukan batasan pekerjaan untuk setiap harinya. Misalnya 1 hari cukup 2 list pekerjaan yang Harus Dikerjakan dan 1 list pekerjaan yang Ingin Dikerjakan (atau sebaliknya). Dengan begitu, setiap hari kalian memiliki 3 pekerjaan yang harus diselesaikan.
  • Lakukan ke semua list aktivitas yang sudah kalian buat hingga akhir minggu. Ulangi cara yang sama untuk minggu depannya dan seterusnya. 
  • Untuk melacak progres yang sudah kalian kerjakan, buatlah review diakhir minggu. Mana yang berhasil, yang harus diperbaiki atau mana yang harus dieliminasi dan menggantinya dengan ide yang baru. Dst.


Dan kalian sudah selesai membuat rencana mingguan yang akan kalian gunakan sebagai patokan kerja biar lebih fokus dan produktif. Jika kalian sudah terbiasa, kalian bisa membuatnya secara Monthly atau bulanan. Prosesnya sama, hanya saja mungkin aktivitasnya lebih banyak dan beragam. Untuk memudahkan prosesnya, kalian bisa membuat brainstorming secara umur atau garis besar, tidak perlu sangat mendetail. 


Bullet Journal Indonesia


SETUP BULLET JOURNAL SEPTEMBER 2016


Baiklah.. Setelah berbagi tips tentang bagaimana cara merencanakan sesuatu, hari ini saya ingin berbagi cara bagaimana dan apa saja yang biasanya saya masukkan ke dalam rapid log Bullet Journal saya. Sebelumnya saya pernah ditanya bagaimana saya mengisi bullet journal dan apa saja yang harus saya tuliskan dalam rapid lognya.  

Setelah 6 bulan lebih saya menggunakan sistem ini, saya jadi mulai memahami diri saya sendiri bagaiman saya memperlakukan dan mengisi bullet journal ini. Sebenarnya Bullet Journal itu sistem yang sangat fleksible dan bisa disesuaikan dengan kebutuhan penggunanya. Tapi buat pemula dan masih bingung bagaimana cara membuat setupnya dan apa saja yang harus dimasukkan untuk dijadikan spread kamu, mungkin saya bisa berbagi tips bagaimana saya membuat rapid log.

Yang pertama saya lakukan adalah membuat SETUP bujo untuk tiap bulannya. Yang pasti saya masukkan dalam bujo saya adalah komponen/modul berikut ini :

SETUP GOAL dan WHEEL OF LIFE. 


Kenapa setup goal menjadi pilihan pertama saya ?. Karena dengan cara mengetahui tujuan kita kedepannya apa, kita jadi bisa menentukan langkah-langkah untuk mencapainya. Tanpa tahu tujuan kita apa, akan susah menentukan prioritas pekerjaan apa saja yang ingin kita selesaikan dalam bulan ini. Sebelumnya saya merasa bahwa planning ini semacam hanya membuat to do list saja, nah ini yang membuat saya merasa bahwa pekerjaan saya rasanya gak pernah ada habisnya, tapi dengan adanya setup goal, kita jadi tahu bahwa pekerjaan kita itu ada batasnya ( yaitu tujuan / goal itu tadi ) dan kita bisa melanjutkan project baru atau tujuan yang lain yang ingin kita capai. 


Wheel of life bullet journal


WHEEL OF LIFE adalah alat yang saya gunakan untuk mengetrack progress dari pencapaian tujuan tersebut. Sehingga saya tahu mana yang harus saya teruskan, perbaiki atau bahkan menggaantinya dengan aspek/sistem yang lain.


Wheel of life bullet journal indonesia

 
   

BRAIN DUMPS


BRAIN DUMPS adalah pilihan kedua saya untuk menunjang tercapainya tujuan yang sudah saya tentukan. dan apapun yang muncul di otak saya (ingin saya kerjakan, belum akan saya kerjakan atau bahkan tidak saya kerjakan) tetap akan saya tulis di dalam brain dumps. entah nanti pilihannya dieksekusi, migrasi atau bahkan di cancle, yang penting di tulis dulu aja.




FUTURE LOG 


FUTURE LOG ini bisa berupa monthly log, calendex atau yang lainnya. menurutku komponen ini sama pentingnya, paling tidak dalam satu bulan ke depan saya jadi tahu kegiatan apa saja yang akan saya kerjakan, moment penting yang harus laksanakan, dll.

Biasanya dalam future log (terutama monthly log), yang saya tuliskan/isikan adalah jatuh tempo pembayaran (misal bayar arisan tgl berapa, bayar uang kostan, listrik, air dll), appointment, event, ultah dll.

RAPID LOG 


Nah Rapid log ini adalah nyawanya bullet journal, jadi bukan bullet journal kalo rapid log ini gak ada. hehe.. Rapid log sendiri bisa kita aplikasikan dalam berbagai macam layout. bisa daily log, weekly log dll. Saya sendiri mencoba macam-macam layout, selain karena seru, saya juga masih mencari layout apa yang pas untuk saya gunakan.

Apa saja kegiatan yang saya masukkan dalam rapid log ini ?


Nah disinilah peran brain dumps sangat membantu saya. jika kita sudah memiliki brain dumps tersebut, kita bisa memilah dan memasukkan kegiatan, ide, appoint. kita tersebut pada rapid log ini. Selain itu dalam rapid log ini saya juga biasanya mengisikan tentang to do list yang harus saya selesaikan dalam minggu ini misalnya :

Pekerjaan:


  • rekap pembayaran 
  • stock opname 
  • input barang
  • maintaince gudang , dll. 
( kebetulan saya bekerja di bagian retailment) 

Personal:


  • Cleaning schedule ( ini terdiri dari laundry, nyetrika, mop, deep clean) saya tidak mengerjakan pekerjaan yang menurut saya berat dihari yang sama, misal mencuci baju dan setrika saya tidak pernah melakukan pekerjaan tersebut di waktu yang sama. biasanya saya susun jadwal di hari yang berbeda. 
  • Personal project ( karena saya lagi nyari tambahan buat uang jajan, project-project kecil seperti ini penting buat saya, dan karena saya jualan handrawn sticker saya sering memasukan jadwal kapan saya harus mulai mengerjakan, dan kapan harus saya selesaikan)
  • Hal yang ingin saya jadikan Habit. (misalnya, saya ingin menjadikan "buang sampah 2 hari sekali " menjadi habit. untuk membiasakan diri dan membuat secara otomatis saya kerjakan, terlebih dahulu saya memasukkannya dalam planning saya. butuh kurang lebih minimal 2 minggu dan satu bulan untuk saya menjadikannya kebiasanya, jadi selama itu saya akan memasukkan kegiatan itu dalam rapid log saya.
  • Budget update. buku saya buat terpisah dengan catatan keuangan pribadi (income/expense). supaya saya bisa mentrack uang saya larinya kemana ? hehe.

Selain itu dalam rapid log ini jika mendadal muncul ide atau catatan saya juga akan menuliskannya. dengan begitu saya bisa membuka kembali jika saya membutuhkan informasi yang saya butuhkan. 

Contoh layout yang saya gunakan 3 minggu terakhir : 


GAMBAR 1

Contoh dailies layout saya,  di layout ini selain saya tambahkan mini kalender, saya juga menambah feeling tracker. kenapa feeling tracker ? karena tracker ini saya gunakan untuk alat pengukur apakan personal development saya sudah menuju ke progress yang bagus, atau justru stuck ditempat. 


GAMBAR 2

Sama seperti gambar 1, cuma dailiesnya saya buat horizontal. dan ternyata malah boros tempat. hahaha... 


GAMBAR 3

Personal project dan Habit tracker dalam sebulan.  


Begitulah kira-kira sebenarnya isi planning saya, hehe.. Ada project ideas, doodle dan lain-lain. nah buat yang ingin mencoba sistem planning ( bujo ataupun planner binder), semoga postingan ini bisa membantu mendapatkan ide baru dan menjadi referensi yang baik ya Gaes. Jangan lupa subscribe dan memberikan pesan di kolom komentar.




HAPPY BUJOING !





You May Also Like

13 comments

  1. Sy juga lgi mpeljarinya sudh 3 bln & sya jdi ketagihn, Sya suka bullet journal,Bullet journal adalah catatan perjalanan hidup saya. Bullet journalmu bgus2... & doodle mu loh bgus bngt... 😊

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih mbak.. Hihi.. Mari berbagi ilmu dan idenya bujo biar kita makin produktif.. Hihi

      Delete
  2. kak kalau mau beli buku bujo dimana ya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Haloo.. Kalo yang dimaksud dotted grid , bisa beli di counter moleskine.

      Delete
  3. Bisa beli di tokopedia loh, saya kemarin nyoba buku Rhodia. Kalau mau sebenarnya pakai jurnal biasa yang di Gramedia itu juga bisa, asalkan bukunya belum dibikin tanggal/ harian, jadi enak untuk dicustomize. Moleskine juga enak. Di Gramedia atau Aksara ada kalau di Jakarta.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Rhodia harganya lebih mahal atau murah dibanding moleskine mbak ?

      Delete
  4. Hi Ewa, I'm so happy to see your blog. I love bullet journaling and I also love Indonesia. I have "banyak teman di Indonesia" and I will hopefully be going there in August. Your work in your journal is "cantik". I can learn some bahasa Indonesia from your blog because it is a hobby that I enjoy also. Terima Kasih. Saya berbicara bahasa Indonesia sedikit dan buruk. From a bule in America.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hallo micki.. Nice to know you.
      Terima kasih banyak sudah membaca blog saya. And i am so happy that you enjoy it. ❤ . well don't worry about bad "bahasa" because my english is also bad and messy 😯. Keep belajar bahasa.. ! Semangat.. 💪

      Delete
  5. Di tokopedia Rhodia harganya 333k mbak, rata-rata segitu harganya :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Lebih mahal dari moleskine ya.. Hihi..

      Delete
  6. Haaai mbak ewa. Aku udah 2 tahun bujo-ing, dan masih belajar untuk menjinakan bujo ini hihi. Thank you inspirasinya yah. Doodling mbak bagus-bagus aku sukak! :*

    ReplyDelete
  7. Haaai mbak ewa. Aku udah 2 tahun bujo-ing, dan masih belajar untuk menjinakan bujo ini hihi. Thank you inspirasinya yah. Doodling mbak bagus-bagus aku sukak! :*

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih mbaknya.. Alhamdulilah kalo menginspirasi. Saya juga, 2 tahun belum cukup untuk "paham" bullet journal ini ya.. Hihi.. Masih sering gonta ganti layout dan komponennya. Semangat kakak.. Kita bisaa. ! Hihi..

      Delete

Hi Gaes.. Jika kalian tak menemukan kolom komentar, mohon untuk mencari artikel yang ingin dikomentari melalui Home , atau pilih label, kemudian klik " Link Komentar " , yang berwarna salmon (peach pastel). Akan muncul kolom komentar baru. Mohon maaf ketidaknyamanannya.. 🙏