TIPS MEMILIH PERALATAN GAMBAR DAN LUKIS OLEH EWAFEBRI

by - March 09, 2019

tips memilih peralatan gambar dan lukis


Setelah sekian lama gak update tentang art therapy, akhirnya hari ini punya kesempatan untuk membuat postingannya. Beberapa kali saya sudah membuat postingan tentang media yang umum digunakan untuk melukis, untuk kali ini saya ingin membuat postingan tentang Tips Memilih Peralatan Gambar Dan Lukis Oleh Ewafebri.



TIPS MEMILIH PERALATAN GAMBAR DAN LUKIS OLEH EWAFEBRI


Mungkin bagi yang ingin mencoba membuat illustrasi, sering bingung bagaimana  mengawalinya. Bagi saya, memilih material yang akan kita gunakan untuk belajar itu menjadi awal yang penting. Karena seringkali media atau alat yang kita gunakan, menjadi " Mood Booster " dalam hal belajar. Termasuk dalam hal belajar illustrasi.

Belajar Illustrasi bisa dilakukan dengan dua cara. Yaitu secara manual dan digital. Menurut saya, belajar secara menual harus menjadi prioritas utama dibandingkan digital. Karena kita bisa merasakan banyak manfaatnya.

MANFAAT MEMBUAT ILLUSTRASI SECARA MANUAL


Meski Bowgel sudah mulai merambah dunia digital, sebelumnya saya melewati proses manual terlebih dahulu. Saya membuat Doodle Journal dengan menggunakan berbagai macam alat gambar. Bagi saya pribadi, penting untuk belajar secara manual, ketimbang terjun langsung melalui dunia digital ( Ya iyalah Vva ! hihi.. apalagi dulu sama sekali gak bisa gambar). 


bowgel digital

Dengan belajar  membuat illustrasi secara manual, kita akan mendapatkan banyak keuntungan. Diantaranya : 


  • Melatih tangan kita untuk membuat lengkungan atau goresan pada gambar. Makin lama kita bisa membuat lekukan gambar yang lebih luwes.
  • Mengasah Sense Of Art kita. Membuat illustrasi secara manual bisa mengasah perasaan kita tentang seni. Tentang bagaimana " pantas tidaknya " menambahkan elemen pada seni. 
  • Kita bisa mengeksplorasi macam gaya dan teknik gambar yang ada. 
  • Merasakan perbedaan dan persamaan media yang kita gunakan.
  • Menggali potensi dan ide yang kita miliki.
  • Mengetahui dan bisa melihat progres kita ke belakang.
  • Mudah berekperimen dengan material dan mix media yang ada.
  • Yang terpenting, kita bisa mengawali belajar dari titik 0. Jangan kuatir kalo merasa gak punya bakat, selama ada niat kuat kita pasti bisa mewujudkannya. 

Kerugian belajar secara manual : 

  • Butuh waktu yang gak singkat
  • Membutuhkan banyak peralatan gambar.
  • Bingung menentukan cara memilih peralatan melukisnya.

Namanya hidup selalu ada kelebihan dan kekurangannya ya ? Haha.. Tapi gak masalah, dengan begitu semuanya bisa terasa seimbang.

TIPS MEMILIH PERALATAN MELUKIS




cara memilih alat gambar dan lukis


Kalo udah dapet keuntungan belajar secara manual, saatnya kita pilih bahan yang tepat untuk belajar nie Gaes, yekan ? Kira-kira, apa saja sih yang perlu kita pertimbangkan dalam memilih bahan material dalam melukis. Berikut ini, pengalaman saya saat awal menekuni hobbi ini. 

TENTUKAN MEDIA APA YANG INGIN DIPELAJARI 





Apapun yang kita lakukan, niat adalah hal yang utama. Pun dalam hal memilih alat gambar untuk illustrasi. Yang paling penting adalah kita memiliki niat dan mengetahui teknik apa yang ingin kita pelajari. Dengan begitu, kita lebih mudah memilih bahan material yang akan dipraktikan. Misalnya : Ingin menguasai teknik cat minyakcat acryliccat air ataupun sketching.

Dari teknik yang ada tersebut, kita bisa memilih salah satunya. Misalnya kita ingin belajar Sketching, artinya kita harus membeli alat sketching yang pas dan memadai. Seperti jenis pensil yang ingin kita coba, kertas, atau material pendukung (dusel, fixative, penghapus) dll. 

PILIH MATERIAL YANG PAS DAN MEMADAI


Jangan membeli material yang terlalu murah dengan dalih, " ah saya baru belajar ! ". Percayalah ! material yang pas mampu membantu kita untuk mengeksplorasi banyak hal. Contohnya : ketika saya membeli cat air dengan harga murah, saya memiliki keterbatasan dalam hal bereksperimen tentang teknik lukis, gaya, maupun saat saya membuat campuran warna baru. 


color chart ewafebri


Tak jarang warna yang saya hasilkan berubah jadi warna yang butek dan bikin males untuk melanjutkan. Oleh karena itu saya memilih media yang memadai supaya saya bisa bereksperimen dengan baik. Terutama ketika ingin mencampur warna.

FOKUS PADA SATU MEDIA !


Jika ada material yang kita anggap mahal dan belum mampu membelinya, gunakan material yang terjangkau lebih dulu. Kemudian fokus untuk memanfaatkannya. Misalnya : saya baru sanggup membeli buku sketchbook dan drawing pen saja. Dari material ini saya akan mengoptimalkan tentang teknik yang bisa saya pelajari. 


3d drawing by ewafebri


Saya bisa bereksperimen membuat teknik Pointilism, 3D drawing,  Live Sketch, belajar tentang hightlight dan Shadow, belajar tentang teknik gores dan arsiran. dsb. Sambil mengumpulkan lebih banyak uang untuk membeli baham material lainnya. hehehe... 


BAGAIMANA CARA MEMBELINYA 



the bowgels ewafebri


Untuk membeli peralatan melukis, kalian bisa ke toko khusus alat lukis, Gramedia, maupun melalui toko online. Apalagi zaman sekarang mudah banget loh bertransaksi memalui ecommerce. Tinggal Klik, bayar dan tunggu Pak kurir. Hihihi... 

Buat yang masih bingung apa saja yang harus dibeli ada 10 Peralatan gambar dan melukis untuk illustrator pemula yang saya rekomendasikan nie Gaes.  Penasaran gak, apa aja ? hehehe.. Baca ya ? siapa tahu bisa membantu kalian yang lagi galau dalam memilih peralatan gambar.  ( Yaelah emang segalau milih pasangan Vva ? hahaha). 

By the way, kalo kalian bingung nyari peralatan yang ingin dibeli dan digunakan, sekarang mudah banget loh Gaes nyari rekomendasinya. Karena sekarang udah ada My-best.id yang bisa membantumu dengan berbagai pilihan rekomendasi. Dari mulai peralatan lukis, kecantikan, rumah tangga bahkan elektronik. semuanya ada ! dan lengkaaaap !. Gampangkan ? gak perlu bingung lagi !






Baiklah.... ! itulah tadi Tips memilih peralatan gambar dan lukis ala ewafebri. Sebenarnya apapun medianya, jangan berhenti berkarya. Karena karya kita akan terus abadi meski kita tiada (halaaah). Tapi akan lebih menguntungkan, apabila kita bisa menciptakan karya yang manual maupun digital. Hahaha... So, jangan sepelekan kedua hal tersebut ya Gaes, karena dua-duanya saling mendukung satu sama lain. Selamat Berkarya !

You May Also Like

21 comments

  1. Bermanfaat sekali..kebetulan saya ingin kembali belajar menggambar.. Saya rasa , saya ingin mengawali belajar sketching dulu saja..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Semangat kak. Jadi bisa membeli dan fokus mengembangkan teknis serta gayanya. 🥰🥰🥰

      Delete
  2. pingin punya taman bermain buat anak2 atau penitipan anak terus ngajari mereka nggambar, bikin origami, de el el :-/

    ReplyDelete
    Replies
    1. Seru kayaknya ya Kak.. Hihi.. Semoga impiannya terkabul. Jadi bisa ngajarin anak-anak gambar. Hehehe... Biar generasi yang akan datang jadi kreatif.

      Delete
    2. Di doain mbak Gita, niat yang mulia, ntar sekali-kali saya ikutan volunteer...

      Delete
  3. Saya sudah lama tidak menggunakan teori atau cara menual. Tangan tampak kaku sekaki. Dan hasilnya pun aduh tidak memuaskan. Mungkin terlalu dimanja dengan digital.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bisa jadi kak. Sesekali memang harus mencoba manual kembali. Biar hasilnya lebih oke ! 💪🤭

      Delete
  4. Pengen banget bsa melukis, belakangan cuma coloring doang, kalo lagi bete..:(

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dicoba kak. Pasti bisa ! Hihihi.. saya dulu juga gitu. Gak bisa sama sekali. A.k.a 0

      Delete
  5. Hai Kakak...

    Boleh aku ngefans? Eh... Ngefans hobinya, gambar. Eh...
    Entah kenapa dari dulu aku suka sekali sama pelukis atau orang-orang yang bisa gambar, baik secara manual maupun digital.
    Mereka terlihat manis. Eh...

    Aku baru-baru ini juga beli alat gambar dan aku setuju sekali dengan statement harus beli material yang bagus karena hal ini penting agar kita tahu kemampuan kita sebenarnya. Lalu, tinggal kita asah.
    Mengawali belajar, bukan berarti harus beli yang murah dengan alasan masih belajar.
    Itu statement yang menurutku kurang tepat.

    Aku juga fokus pada media buku sketsa dulu dengan alat yang sama terus sampai tanganku fasih menggambar.

    Makasih ya Kak tipsnya. Suka banget & sangat membantu.

    ReplyDelete
    Replies
    1. hi kakak terima kasih <3 <3 . Sayangnya alasannya " yang murah aja mbak, masih belajar " adalah kalimat klise yang hampir saya dengar setiap saat setiap waktu. Tak ada yang salah dengan alasan itu, tapi mungkin bagi yang memang ingin menekuni harus memilih material yang pas. " Pas " tak harus mahal, bisa jadi murah.

      Delete
  6. Jadi ini rahasinya ka ewa, btw sekarang saya pake alat yg ada aja sih kak, ga ambisius kayak dulu pengen yg mahal2 itu soalnya saya yakin klo berlatih, ini tangan bisa ajaib pake apa aja bisa bagus.. Saya juga pengen digital drawing tapi kok blogging juga udah main hp jadi sekarang lukis manual aja, ngga mau kebanyakan screen time heheu, tfs ya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Buat saya digital Bowgel juga berawal manual sebenarnya mbak.. hahhaa.. ngewarnainnya aja pake photoshop. Hahhaa

      Delete
  7. nice, dulu sempat mau lukis botol plastik, bingung pake pewarna apa... lalu dikasih tau pake cat air akrilik :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul kak 🤭 saya di kertas juga kadang pake acrylic. Walaupun hasilnya nampak kaku. Hahhaa..

      Delete
  8. Mba Evva seperti tau isi hatiku nih. Sudah lama aku memikirkan ini & pengen tanya tapi kok malu-malu hehe.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Haha.. Selamat, semoga bisa membantu tulisannya. ❤️❤️❤️

      Delete
  9. Manual atau (apalagi) digital, saya tidak berbakat di bidang gambar-gambar ini, Mak Bowgel. Hiks. Sedihnya hatikyu cuma bisa bikin smiley face di jurnal. Hahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Jangan berkecil hati kakak. Dulupun Bowgel berawal dari Smiley Face. Ha ! 🤭🤭🤣🤣

      Delete

Hi Gaes.. Jika kalian tak menemukan kolom komentar, mohon untuk mencari artikel yang ingin dikomentari melalui Home , atau pilih label, kemudian klik " Link Komentar " , yang berwarna salmon (peach pastel). Akan muncul kolom komentar baru. Mohon maaf ketidaknyamanannya.. 🙏