ART THERAPY IDEAS | SERBA SERBI CAT MINYAK

by - May 12, 2014

art therapy ideas serba serbi cat minyak



Melukis bisa dilakukan dengan berbagai macam media. Ada yang waterbased, alcohol based bahkan oil based. Untuk yang oil based, biasanya menggunakan cat minyak. Pada postingan kali ini, saya ingin berbagi informasi yang saya ketahui tentang Serba-serbi Cat Minyak !

ART THERAPY IDEAS | SERBA SERBI CAT MINYAK


Sama seperti media lainnya, Cat Minyak juga memiliki banyak jenis merk, ukuran bahkan kualitas pigments. Kali ini saya tak hanya ingin berbagi pengetahuan tentang brandnya saja, tapi juga tentang medium, peralatan dan bagaimana sifat cat minyak pada umumnya. Ada 3 pokok bahasan yang ingin saya informasikan : 

Berdasarkan kategori bahasan di atas, mari kita telaah satu persatu. Supaya kita lebih mengenal media lukis yang menjadi favorite banyak seniman tempo dulu (sekarang juga dink hehe.. )

PENGERTIAN DAN KARAKTER CAT MINYAK 


Cat Minyak atau dalam bahasa Inggris Oil Paints adalah cat yang terbuat dari campuran partikel pigment warna dengan drying oil (minyak yang bisa mengeras dan kuat jika terkena udara), yang biasanya terkandung dalam linseed oil . Cat Minyak sudah mulai digunakan di Eropa sejak abad ke 12 sebagai media dekorasi yang masih sederhana. Namun pada abad ke 15, cat minyak baru menjadi media lukis seperti saat ini. 

Hal yang harus diperhatikan saat melukis cat minyak adalah sebagai berikut ini :

  • Cat minyak adalah media lukis yang lama kering, butuh waktu berbulan-bulan untuk benar-benar kering,
  • Cat minyak membutuhkan medium pengencer berbasis oil untuk menciptakan transparansi pada warna,
  • Cat minyak memiliki tingkatan kualitas berdasarkan pemakain pigmennya.
  • Cat minyak memiliki bau yang menyengat, oleh karena itu usahakan untuk melukis dengan sirkulasi  udara yang cukup atau di luar ruangan. 
  • Cat minyak umumnya disajikan dalam bentuk tube.
  • Cat minyak memiliki hasil yang glossy dibandingkan media lukis yang lainnya. 
  • Cat minyak yang sudah menjadi lukisan harus disimpan pada ruangan yang tidak lembab, untuk menghindari lukisan berjamur. 


JENIS DAN TINGKATAN KUALITAS CAT MINYAK 


Cat minyak memiliki jenis dan tingkatan kualitas yang berbeda-beda. Setidaknya ada 3 tingkatan kualitas berdasarkan penggunaan partikel pigmennya. 3 tingkatan tersebut adalah Artist Quality, Fine Quality dan Studio Quality. Biasanya setiap Brand memiliki tingkatan kualitas dari studio hingga Artist quality.

Tingkatan kualitas cat minyak dibuat berdasarkan jumlah partikel pigmennya, dan juga kualitas pigmennya itu sendiri. Ini juga yang akhirnya membuat Artist Quality memiliki range warna yang lebih banyak dibandingan yang Studio quality. Bukan hanya itu, Artist Quality lebih memiliki warna yang cerah dan vibrance karena memang lebih pigmented (lebih banyak pigment murni), dibandingkan yang Studio Quality


A. Artist' quality


Artist' quality ini adalah cat minyak dengan kualitas terbaik. Dari segi pigmentasi warna menggunakan kualitas pigmen murni (hampir pure pigmen), ketahanan cat pada suhu udara tergolong baik sehingga tidak mudah pudar, sampai jumlah range warna yang dihasilkan lumayan banyak ragam. Jadi jangan heran jika harga cat minyak artist quality tergolong mahal. 

Contoh Brand dari artist quality ini adalah Rembrandt Oil Color dari Royal Talens, Artisan dari Winsor and Newton, Le Franc oil color dari Lefranc and BorgeouisDan masih banyak lagi.



© ewafebri

B. Fine quality


Fine quality ini adalah kualitas nomor dua dibawah artist quality dari cat minyak, perbedaannya terletak pada kadar pigmen yang terkandung dalam tiap-tiap tube yang ada, ketahanan cat pada suhu udara, dan tentu saja harga yang relatif terjangkau.


© ewafebri

Contoh cat minyak dengan fine quality itu adalah Van gogh dari Royal Talens, Winton dari Winsor and Newton, Georgian dari Daler Rowney. Dan masih banyak yang lainnya.



MEDIUM DAN AUXILIRIES CAT MINYAK&nbsp


Lukisan cat minyak memiliki banyak medium dan perlengkapan tambahan dibandingan cat acrylic maupun cat air. Dari mulai medium pengencer yang bermacam-macam, hingga material untuk melindungi lukisan yang sudah jadi. 

PENGENCER MINYAK (DILUTE)


Medium atau pengencer minyak memiliki macam-macam jenisnya, ada yang namanya Painting Medium, Refined Linseed oil, Stand Oil, Bleached Linseed oil, Purified Linseed oil, Liquin, Poppy Oil, Siccative dan lainnya.  Setiap pengencer memiliki perbedaan yang terletak pada efek dan waktu pengeringan. Ada medium yang memperlambat pengeringan, ada juga yang mempercepat pengeringan.


Credit ewafebri


Jika kalian ingin melukis dengan cat minyak, namun tek terburu-buru ingin menyelesaikan lukisan, maka gunakan medium yang memperlambat waktu pengeringan. Kalian bisa menggunakan jenis Linseed oil. Refined linseed oil adalah pengencer minyak yang paling lama kering dibandingkan jenis linseed yang lainnya. Sementara Poppy oil adalah pengencer minyak yang lebih lama kering dengan hasil yang lebih mengkilap (glossy) dibandingkan pengencer lainya. 

Jika kalian tipikal orang yang ingin cepat menyelesaikan projek lukisannya, kalian bisa menggunakan pengencer seperti Painting Medium maupun Liquin Original. Karena kedua pengencer tersebut lebih cepat kering dibandingkan Linseed oil. Meski painting medium dan liquin sama-sama cepet kering tapi hasil keduanya memiliki perbedaan. Liquin Original memiliki hasil akhir yang lebih Glossy dibandingkan painting medium.


Credit ewafebri


Jadi sebelum teman-teman membeli medium oilnya, pastikan dulu ingin hasil yang seperti apa. Sehingga proses kalian dalam hal melukis jadi bisa lebih lancar jaya. Satu lagi nie Gaes yang perlu diingat, bahwa Waktu yang relatif cepat mengering pada cat minyak tetap dalam hitungan hari ya ? minimal 3 hari, itupun belum benar-benar kering sekali. Pun juga tergantung tebal tipisnya cat yang digunakan, So... Waspadalah ! Waspadalah ! 

MEDIA LUKIS


Media ini adalah alat/bahan yang akan digunakan sebagai dasar untuk melukis. Misalnya kanvas, kayu, cardboard, tembok (mural), dsb. Umumnya kanvas yang siap digunakan harus diberi primer terlebih dahulu yang dinamakan dengan Gesso.  Gesso adalah lapisan terluar kanvas yang berwarna putih, hitam maupun transparant dan berfungsi sebagai penutup pori-pori kanvas. Ini bertujuan supaya cat tidak mudah tembus ke belakang kanvas dan irit penggunaannya. 



gesso talens
credit : amazon


PERALATAN MELUKIS


Peralatan melukis ini banyak macamnya. Biasanya alat-alat yang digunakan untuk aktivitas melukis. Ada kuas, pisau palet (painting knife), palet buat pencampur warna, pencil untuk sketch, clip on deeper (tempat minyak yang dipasang pada palet pencampur), brush washer (tempat cuci kuas), dll. Yang kesemuanya memiliki peranan sendiri-sendiri. MIsalnya : kalian ingin lukisan yang tebal, gunakan pisau palet untuk menciptakan tekstur yang dikehendaki. Pelukis yang cat minyak yang menggunakan media lukis pisau palet, salah satunya adalah Sardjito.  



lukisan pasar kembang cat minyak oleh sardjito


PEMBERSIH KUAS


Karena bahan yang digunakan bersifat oil based, maka untuk membersihkan kuas-kuas/peralatan yang sudah dipake tidak cukup hanya menggunakan air saja. Ada pembersih khusus yang diperlukan untuk membantu supaya peralatan yang sudah digunakan bersih kembali.


  • Turpentine : cairan bening berbau sedikit menyengat seperti minyak kayu putih (belilah turpentine yang berbahan dasar dari tumbuhan, bukan mineral, karena membantu menyelamatkan kualitas pigmen dan kesehatan).
  • Art gell : gell pembersih yang digunakan seperti sabun cair, keluaran dari Winsor and Newton.  Bahkan ada pembersih yang berbentuk sabun, produk ini keluaran dari Masters, amerika.
  • White spirit : serupa turpentine hanya saja bahan dasarnya dari mineral.

VARNISH


Varnish adalah bahan material yang terakhir, yang kita butuhkan. Fungsi varnish itu sendiri adalah untuk melindungi lukisan dari debu dan menjaga perubahan warna pada pigment untuk jangka waktu tertentu.  Varnish bisa berupa cairan (dikuas) atau aerosol (spray). Biasanya terdapat beberapa jenis pilihan varnish. Diantaranya Retouching Varnish, Glossy Varnish ataupun  Matt Varnish

© ewafebri

Ada hal yang harus diperhatikan saat kalian memberikan varnish pada lukisan. Terutama lukisan cat minyak. Berikut ini tata cara mem-varnish lukisan cat minyak :


  • Pastikan lukisan benar-benar kering. Jika kalian ingin membubuhkan varnish permanent, lakukan minimal lukisan sudah jadi selama 3 bulan untuk lukisan tipis dan 6 bulan untuk lukisan yang tebal. 
  • Oil paints atau cat minyak meski terlihat kering dari luar, tapi mereka membutuhkan waktu yang sangat lama untuk kering seutuhnya. 
  • Mengaplikasikan varnish permanent saat setengah kering, bisa menyebabkan lukisan cat minyak mudah berjamur. 
  • Solusi varnish setengah kering, gunakan Retouching Varnish (varnish sementara), untuk melindungi dari debu. Selanjutnya gunakan varnish permanent Glossy dan Matt untuk menlindungi sekaligus memberikan efek pada lukisan.
  • Lukisan yang terlanjur berjamur, bisa di atasi dengan menggunakan cairan khusus Picture Cleaner keluaran Winsor and Newton. 
Itulah beberapa serba-serbi cat minyak yang perlu diperhatikan. Semoga informasi yang saya sampaikan bisa membantu teman-teman yang ingin belajar melukis cat minyak. Jika ada pertanyaan seputar Produk cat Minyak, kalian bisa memberikan pertanyaan di kolom komentar atau melalui contact yang tersedia. Terima kasih sudah membaca.

TEMPAT MEMBELI 




Mendapatkan perlengkapan cat minyak memang tak mudah, toko buku seperti gramedia belum tentu lengkap isinya. Jika kalian bingung di mana tempat membeli peralatan lengkap cat minyak, saya merekomendasikan Aneka Warna Art Material Shop. Kalian bisa membeli ke tokonya langsung yang terletak di Jalan Ampera Raya No. 76, Ragunan, Jakarta SElatan. 


HAPPY PAINTING ! 

You May Also Like

5 comments

ANNOUNCEMENT


Hi Gaes ! Pengumuman Singkat aja nie.. !

Berhubung sekarang saya memiliki Blog khusus tentang Art, maka Art Therapy Idea gak akan saya posting di sini lagi. Saya akan membuat postingannya ewafebriart.com.

Blog ini khusus untuk Journaling, Buku Dan Self Development saja. Terima kasih atas perhatiannya.