ART THERAPY IDEAS | SERBA SERBI CAT ACRYLIC

by - September 07, 2018


SERBA SERBI CAT ACRYLIC



Melukis bisa dilakukan dengan berbagai macam media dengan berbagai macam jenis cat yang bisa kita gunakan. Salah satunya cat yang berbasis air dan bersifat kedap air (waterproof) setelah cat mengering. Jika sebelumnya saya sudah membahas tentang Serba Serbi Cat Minyak, kali ini saya akan berbagi informasi tentang Serba Serbi Cat Acrylic.





Lukisan Panen karya ©ewafebri , 2017


MEMILIH DAN MENENTUKAN MEDIA SERTA BAHAN UNTUK MELUKIS DENGAN CAT ACRYLIC. 


Cat Acrylic merupakan cat lukis berbasis air (watersoluble, larut dalam air) tetapi menjadi kedap air (waterproof) jika sudah kering. Karena bahannya yang lebih ramah lingkungan dibandingkan cat minyak, cat acrylic juga cocok digunakan anak-anak untuk belajar. Sifatnya yang mudah kering dan tidak berbau menyengat serta lebih mudah dibersihkan setelah digunakan, membuat cat acrylic lebih ramah digunakan untuk anak-anak (diatas umur 3 tahun) dibandingkan cat minyak. Meskipun begitu, alangkah bijaknya jika orang tua juga menemani atau mendampingi saat anak-anak bermain. Ada beberapa hal yang bisa kita pertimbangkan sebelum membeli media dan cat, serta perlengkapan melukisnya. 

CAT ACRYLIC 


Sama halnya dengan cat minyak,  cat acrylic juga tersedia dalam berbagai macam kualitas, merk, warna dan ukuran. 

Artist Quality


Cat Acrylic Artist Quality adalah cat acrylic dengan kualitas terbaik yang terdapat pada pigment warnanya, ketahanan warna terhadap suhu ruangan, dan range (jumlah) warna yang dibagi menjadi  beberapa series dan lebih banyak pilihannya. 

Hampir semua cat dengan predikat artist quality dibagi menjadi beberapa series dengan harga yang berbeda - beda tergantung penggunaan bahan pigmentasinya. Jadi jangan heran kalo seandainya warna merah dan kuning jauh lebih mahal dibandingkan warna natural (coklat), putih dan hitam. 

Kalo yang artist quality harga kisaran Rp. 90.000 sampai Rp. 500.000 , cenderung lebih murah dibandingkan dengan cat minyak. Harga tersebut untuk per satu warna ya.. ? Bukan 1 set dan tentu tergantung ukurannya.

Beberapa contoh brand dengan kualitas terbaik diantaranya Rembrandt, Cryla, Finity, Liquitex Artist, Holbein dll.

Fine Quality


Cat acrylic dengan predikat fine quality memiliki bahan pigment yang baik setelah artist quality tentunya. Sama halnya dengan cat minyak, dibandingkan dengan artist quality, harga belinya lebih terjangkau. 

Adapun contoh brand dengan kualitas Fine Quality yang beredar di Indonesia diantaranya Amsterdam dari Royal Talens, Sys 3 dari Daler Rowney, Galeria dari Winsor and Newton. 

Student Quality


Cat acrylic dengan predikat student quality mungkin yang paling cocok untuk pemula (seperti saya.. hihi). Harga jauh lebih murah dan mudah didapet ditoko terdekat. 

Untuk kategori pemula yang masih ingin mengeksplorasi gaya, dan mencoba melukis, student quality bisa menjadi pilihan. Tapi jika sudah Pro dan ingin karyanya disimpan dalam waktu yang lama, minimal kalian bisa menggunakan Fine Quality, karena ketahanan warna pigment yang tak mudah berubah bisa mencapai waktu yang cukup lama. Harga  termurah kisaran Rp. 30.000 untuk ukuran 75 ml. Tergantung brand dan ukurannya.


Mixed Media © ewafebri 2018


Contoh brand atau merk yang berpredikat sebagai Student Quality, diantaranya :  Maries, Pebeo Studio, Reeves, Liquitex Basic Matt , Phoenix, dll

PENGENCER CAT ATAU MEDIUM (SOLVENT)


Selain menggunakan air biasa, kalian juga bisa menggunakan beberapa medium khusus untuk cat acrylic. Ada perbedaan yang cukup signifikan antara pencampuran cat acrylic dengan medium khusus cat acrylic dan cat acrylic dengan campuran air. Sama-sama meningkatkan transparansi, mengurangi solidnya warna pigmen, akan tetapi jika teman -  teman menggunakan campuran air, maka sifat acrylic akan lebih cair (liquid), tapi jika menggunakan medium maka sifat cat acrylic masih sama (tidak encer tapi lebih transparant) atau justru menjadi tebal (thicker), tergantung jenis medium apa yang digunakan. 

Ada beberapa medium khusus yang bisa digunakan untuk hasil yang berbeda-beda pada lukisan : 


  • Retarder : medium yang digunakan untuk memperlambat waktu pengeringan cat acrylic.

  • Heavy atau Extra Heavy Gell : medium yang memiliki karakter transparan dan digunakan untuk menambahkan volume pada lukisan (menjadi lebih tebal), atau bisa digunakan untuk perekat/lem jika ingin membuat mixed media.

  • Matt/Gloss atau Glaze Medium : medium pengganti air yang bisa memberikan efek matt (dopp) atau glossy (kilap).

  • Modelling Paste :  fungsinya serupa Heavy/Extra Heavy Gell Medium hanya saja memiliki warna putih, Jika kalian campur dengan cat acrylic, maka hasilnya akan menjadi lebih tebal dan berwarna pastel.

  • Coarse White atau Texture paste : medium yang digunakan untuk menambah volume dan hasilnya lebih bertekstur atau kasar.

  • Cracle Medium : medium yang digunakan untuk menciptakan retak seribu.

  • Acrylic Remover : medium yang digunakan untuk membersihkan atau mengangkat cat acrylic yang sudah kering.


One stroke technique © ewafebri 2018


Salah satu cara penggunaan Heavy gell medium pada teknik one stroke. Dengan menambahkan acrylic medium (bisa heavy atau biasa), membantu kita untuk memudahkan mengkontrol sapuan kuas seperti yang kita kehendaki. Terlebih jika medianya adalah kertas, dimana cat acrylic mudah menyerap ke kertas dan lebih mudah kering dibandingkan diatas kanvas.

Dan masih banyak yang lainnya. Biasanya setiap brand memproduksi medium yang berbeda - beda namanya tapi hampir serupa fungsinya. 

MEDIA LUKIS


Media lukis adalah material dasar yang kita gunakan dalam melukis. Untuk cat acrylic sendiri bisa kita gunakan untuk berbagai macam media. 


Mixed Media on Watercolor paper ©ewafebri


Kain, kanvas, kayu, kaleng, bahkan kertas. Setiap media tentu akan menghasilkan hasil yang berbeda - beda pula dan perlu teknik aplikasi tertentu juga. 


Commission Acrylic on canvas 2018 ©ewafebri


Saya pribadi pernah mencoba melukis diatas media kayu, kanvas, dan kertas dengan jenis cat yang sama (acrylic).


Acrylic on wood (telenan) ©ewafebri

Untuk permukaan yang tidak terlalu halus atau berpori, Acrylic akan mudah menempel meskipun hasil akhirnya tidak di Varnish. Tapi jika dipermukaan halus, seperti dikaca atau kaleng, acrylic akan mudah terkelupas, kecuali di proteksi menggunakan Varnish. 



Contoh Acrylic diatas kaleng.

Jika kalian ingin melukis diatas kain, dan bersifat fungsional (bukan cuma pajangan saja). Tips dari saya adalah , setelah acrylic kering diatas kain (selesai melukis), jangan lupa untuk menyetrika bagian atasnya (dialasi dengan kain atau kertas tipis) atau kalian bisa juga menyetrika dibagian belakang kain. Tujuannya supaya warna benar-benar menempel meskipun sering dicuci. 



Diatas Kain Blacu

Selain media diatas, saya juga pernah mencoba melukis diatas kulit syntetis. Karena permukaan yang halus , saya kuatir jika sering digunakan akan terkelupas. Karena Varnish khusus acrylic cenderung mahal, saya menggunakan Pylox Clear sebagai penggantinya. 



Acrylic diatas kulit sintetis 


PERALATAN MELUKIS


Untuk peralatan melukisnya , Cat acrylic bisa diaplikasikan dengan banyak alat. Bisa menggunakan kuas (dengan berbagai bentuk), painting knife (pisau palet), silicon brush, roller lino, atau bahkan botol dengan ujung berbentuk Noozle ( semacam botol kecap dengan ujung ada lubang kecilnya ), fungsinya mendapatkan kesan spontanitas dan tekstur. 

Belum lagi yang melukis dengan aliran abstrak atau kontemporer, mereka bisa menggunakan dan menambahkan materi apapun pada lukisannya untuk menampilkan kesan artistik dan unik.

Acrylic On Canvas Abstract © ewafebri


Lukisan diatas adalah contoh lukisan yang saya buat menggunakan banyak macam alat. Hahhaa.. dari mulai garpu, piring, pisau palet, tusuk gigi, tutup botol dll.

VARNISH 


Dibandingkan dengan sifat cat minyak yang lama kering, sifat cat acrylic lebih cepat mengering. Karena itu, untuk pengaplikasian varnish pada lukisan cenderung lebih mudah dan tidak perlu menunggu waktu yang lama.

Syaratnya hanya satu. Lukisan harus benar - benar kering sebelum ditambahkan varnish diatasnya. Pemaksaan pengaplikasian Varnish akan menyebabkan lukisan mudah berjamur, karena cat lukis dalam keadaan belum benar-benar kering atau masih dalam proses penguapan.

Ada 2 pilihan cara penggunaan Varnish. Bisa dengan menggunakan kuas (varnish dalam bentuk cairan) atau disemprotkan (varnih dalam bentuk spray) diatas lukisan. Jenis efeknya pun ada 3 macam. Ada Matt Varnish, Satin Varnish (tidak matt dan tidak glossy), dan Gloss Varnish. Kesemuanya tergantung selera sang pelukis ingin menampilkan kesan lukisan yang seperti apa. 

Pada brand tertentu, terutama yang berbentuk aerosol (spray), Varnish Cat Acrylic dan Cat Minyak disatukan. Jadi Satu Varnish bisa digunakan untuk 2 Jenis lukisan ( acrylic dan minyak)

PEMBERSIH CAT (CLEANER) 


Cat acrylic paling mudah dibersihkan. Hanya dengan menggunakan air biasa saja, yang perlu diingat adalah, jangan membiarkan cat terlalu lama diatas kuas (peralatan lainnya)  tanpa dibersihkan terlebih dahulu atau direndam didalam air (menggunakan Resting Brush, alat khusus yang digunakan untuk merendam kuas). Karena jika sudah kering diatas kuas, maka cat akan mengeras seperti karet dan sulit dibersihkan kecuali menggunakan Acrylic Remover.


Acrylic with Resin karya Kang Lye


Cat Acrylic sendiri adalah jenis cat yang paling mudah untuk dieksplorasi dengan menggunakan banyak media tambahan. Jika kalian mengamati perkembangan dunia lukis, saat ini lagi booming banget menggunakan cat acrylic dengan campuran Resin atau cairan silikon. 


Proses pembuatan lukisan resin oleh Kang Lye


Teknik seperti Pouring painting, 3D painting with resin ataupun dengan texture paste menjadikan hasil lukisan yang unik dan cantik. Benar-benar Kreatifitas tanpa batas


Pouring Painting karya Richardo Chavez Mendez 


Itulah tadi beberapa serba - serbi tentang cat acrylic yang bisa saya informasikan pada teman - teman. Jangan salah paham, saya sendiri bukan lulusan fakultas Seni. Hahaha.. 

Tapi Informasi yang saya bagikan berdasarkan pengalaman pribadi (kecuali hasil gambar yang saya beri keterangan kredit dibawahnya), jika ada pengetahuan atau informasi yang tidak sesuai dengan ilmu seni, saya minta maaf dan silahkan menambahkan atau mengkoreksinya dalam kolom komentar. Terima kasih sudah membaca. Selamat Berkarya ! 

HAPPY PAINTING !

You May Also Like

12 comments

  1. Replies
    1. Hi.. sama-sama kak.. terima kasih juga, selamat berkarya. ❤️

      Delete
  2. OMG, bagus banget. Saya masih nyerah dengan acrylic. Makasih lho tulisannya, saya jadi pengen nyoba ngelukis bantal itu

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih.. ❤️ , hihi.. Jangan lupa disetrika, biar hasil akhir membahana (halaah.. hahhahaa.. ) selamat berkarya kak.

      Delete
  3. Tengkyu informasinya. Saya doyan nge-craft, pada beberapa kreasi membutuhkan cat ini (sesuai video tutorialnya di Youtube). Tapi di sini masih sedikit yang menjual cat ini.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hi kak.. iya.. kalo untuk merk tertentu seperti yg digunakan dalam tutorial memang susah didapet. Kalo misal kita tahu jenis catnya (Acrylic, Gouache atau minyak) kita bisa gunakan merk alternatif lainnya yang beredar di Indonesia.

      Delete
  4. Yaampuuun baguus baguus bangeet hasilnyaaa, bukan dari fakultas seni tapi karyanya warbyasa. Emang kayanya bakat deh, makasih infonya btw.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hi kak.. ❤️ terima kasih banyak.. hihi.. semoga informasinya bermanafaat.

      Delete
  5. Wah wah cakep bener lukisan2nya mbk. Ini mah bukan pemula tp sudah ahli. Asli cakep bgd. Makasih infonya yak..pgn nyobak pakek cat acrylic buat main smbil belajar sm bocah

    ReplyDelete
    Replies
    1. Makasih mbak ❤️.. semoga si buah hati bisa makin kreatif..

      Delete
  6. Suka acrylic karena lebih sedikit baunya dari cat minyak..cuma kelemahannya yaitu cepat kering hahaha...Info yang menarik mba...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hi.. terima kasih.. saya belum sempeta nyoba cat minyak juga, karena baunya dan lama keringya.. pingin nyoba suatu hari nanti.. (entah kapan)

      Delete

Hi Gaes.. Jika kalian tak menemukan kolom komentar, mohon untuk mencari artikel yang ingin dikomentari melalui Home , atau pilih label, kemudian klik " Link Komentar " , yang berwarna salmon (peach pastel). Akan muncul kolom komentar baru. Mohon maaf ketidaknyamanannya.. 🙏