ART THERAPY IDEAS | 8 JENIS PENSIL YANG HARUS KAMU KETAHUI UNTUK TEKNIK GAMBARMU BIAR MAKIN KECE [ PENCIL DRAWING ]

by - November 02, 2018

SERBA SERBI PENSIL


Setelah serba-serbi cat minyak, cat acrylic, dan cat air. Kali ini saya ingin berbagi serba-serbi material lainnya. Yaitu Pencil dan alat menggambar pelengkapnya. Sebenarnya ada banyak material lukis yang bisa digunakan dalam berkarya, yang sebelumnya tidak pernah terpikirkan untuk di gunakan. Seperti Marker, Pena, Ink dll. Tapi kali ini saya hanya akan membahas tentang pencil dan bahan pendukungnya. Nyahahaa.




CONTENTS [ JENIS-JENIS PENSIL ]




***

SERBA-SERBI PENCIL



Ngomongin soal bahan dan material lukis itu gak ada habisnya Gaes. Banyak yang bisa di kulik dan dibahas, belum tentang jenis-jenis aliran dan tekniknya. Nah, karena yang paham hanya tentang materialnya, oleh karena itu mari kita mulai bahasannya (hahaha.. gak nyambung).

JENIS-JENIS PENCIL 


Ada banyak jenis pencil dan ukurannya. Dan tentu setiap brand memiliki kualitas bahan material yang berbeda-beda. Nah dari sinipun harga juga mulai berbeda-beda walaupun jenisnya sama. Hehehe.. 

CHARCOAL 


Charcoal atau orang Indonesia sering menyebutnya dengan nama Conte. Sebenarnya Conte sendiri adalah nama sebuah merk pensil asal Perancis. Conte A Paris




Charcoal terbagi menjadi 3 : berbentuk pensil, stick (arang murni) dan bubuk. Charcoal yang berbentuk pensil, memudahkan penggunanya untuk membuat gambar atau sketch tanpa harus takut jari tangannya kotor, Sementara yang menggunakan stick atau sering disebut Willow charchaol (terbuat dari ranting pohon willow), bagi yang tidak terbiasa, maka tangannya mudah sekali kotor. Karena pensil benar - benar utuh langsung dari arang pohon, tidak dilapisi kayu (woodless).

Contoh penggunaan Charcoal dan Pierre Noire


Charcoal stickpun ada 2 macam. Yang pure atau murni berbentuk arang dan juga berbentuk stick hasil dari bubuk charcoal yang di padatkan (compressed). Bedanya, yang pure charcoal lebih empuk atau lunak digunakan dibandingkan yang model compressed.

Selanjutnya adalah bubuk charcoal atau bubuk conte. Bahan dasar charcoal yang dihaluskan dan pengaplikasianya bisa dengan bantuan kuas. Sifat lain yang dimiliki charcoal adalah hasil gambar terlihat lebih gelap (hitam) jika dibandingan dengan graphite. Hanya saja jika tidak diproteksi menggunakan Fixative, goresan charcoal mudah terangkat dan membuat tangan kita menjadi hitam atau kotor. Ini juga bisa menyebabkan, hasil gambar atau sketsa jadi tidak maksimal.

Baca Juga : TEKNIK GAMBAR POINTILISME

GRAPHITE


Graphite adalah jenis pencil yang umum kita gunakan. Seperti Staedler, Lyra, Stabilo dll. Graphite biasanya memiliki Grade bermacam-macam tergantung merk yang digunakan. Ada yang mulai dari 4H (hard) hingga 12B (Bold), atau kadang cukup dari 2H sampai dengan 8B.

Contoh penggunaan Graphite dan Charcoal


Ada 3 jenis Graphite yang umumnya beredar di Indonesia. Yang menggunakan pelapis kayu (seperti umumnya pensil yang kita gunakan, Woodless (tanpa kayu pelapis), dan mekanik (mechanical pencil).


GRAPHITE PENCIL


Dibandingkan Charcoal yang cenderung hitam legam, karakter Graphic cenderung lebih Grey (keabu-abuan), halus dan mengkilap. Sangat cocok untuk membentuk gradasi pada gambar.

CARBONE


Carbone adalah pensil yang menggunakan bahan perpaduan Graphite dan Charcoal. Dia memiliki hasil yang rata dan halus seperti Graphite, tapi juga memiliki warna hitam pekat menyerupai Charcoal. Sangat cocok untuk membuat garis yang tajam.


Bedanya Graphite, charcoal, carbone dan pierre noire


Perhatikan gambar di atas, keterangan urutan dari atas ke bawah. Graphite, Carbone, Charcoal dan Conte Pierre Noire. Hasil goresan charcoal terlihat banyak serbuk dan tidak rata, sementara yang lainnya hasilnya lebih rata.

Baca Juga : TEKNIK GAMBAR 3D [ DRAWING ]

SOFT PASTEL





Soft Pastel adalah media lukis yang terbentuk dari powder pigment dan binder dan menyerupai kapur tulis. Meski begitu, Soft Pastel juga ada yang berbentuk seperti Pensil (memiliki kayu pelapis).

Sebagian orang menyimpulkan bahwa soft pastel adalah charcoal berwarna, padahal faktanya bahan yang digunakan jauh berbeda ( tapi, sah-sah saja sih sebenarnya. Hihi.. ). Charcoal terbuat dari batang arang (biasanya pohon willow) , sementara Soft Pastel terbuat dari bubuk pigment yang berwarna-warni.


Contoh penggunaan Soft Pastel


Cara penggunaan Soft Pastel pun berbeda-beda, ada yang langsung digunakan di atas kertas khusus (biasanya bertekstur), di haluskan kembali menyerupai bubuk charcoal, di mix dengan cat air (sebagai tekturnya), bahkan bisa digunakan seperti cat air karena memang Soft Pastel bersifat watersoluble. 

DEMATOGRAPH


Dematograph adalah pensil yang terbuat dari pigment juga bahan lilin semacam crayon, hanya saja biasanya dikemas dengan lilitan kertas disepanjang batang pensilnya. Fungsi dematograph ini bisa banyak macam. Bisa digunakan dipermukaan yang licin seperti gelas ataupun kaca, di atas kertas sebagai alat gambar , atau bahkan di atas lukisan oil paste sebagai garis tepinya.

Dematograph pencil


Dematograph tak hanya tersedia dalam warna hitam saja, tapi juga beberapa warna pilihan yang menarik. Dari warna pink, cerulean, ungu bahkan orange. 

OIL PASTEL


Oil pastel adalah media lukis yang terbuat dari powder pigment dengan binder yang bersifat Oil based. Jadi jangan heran kalo memegang oil pastel itu serasa lengket kayak ada minyaknya dijari kita.

Jika Soft Pastel, watersoluble (bisa larut dalam air), maka Oil Pastel bisa menggunakan White Spirit atau bantuan Turpentine sebagai pencampurnya. Karena pigmentnya bisa larut ke dalam 2 solvent tersebut.

{ Sayangnya saya belum sempet mencoba ini Gaes... Huhu.. }

CRAYON


Crayon adalah media lukis yang serupa oil pastel, tapi bahan bakunya menggunakan lilin atau wax. Jika dibandingkan dengan oil pastel, crayon cenderung lebih licin dan tidak lengket.

Umumnya crayon digunakan untuk anak-anak diatas umur 5-7 Tahun untuk mewarnai. Merk yang umum beredar di Indonesia adalah Pentel, Titi ada juga Maries, nan untuk yang Profesional, bisa menggunakan Carandache. 

Sementara yang tahu tentang jenis pensil, hanya itu saja. Haha.. Barangkali ada jenis yang lainnya ? Jika teman-teman ada yang tahu, silahkan tambahkan informasinya di Kolom Komentar.

Baca Juga : CARA MENGATASI ARTBLOCK 

COLOR PENCIL


Pensil warna ini juga yang paling mudah kita jumpai di toko buku ya Gaes. Ada yang classic color pencil ada juga yang watercolor pensil. Bahannya terbuat dari pigment warna yang menggunakan binder kemudian dilapisi kayu pada batangnya. Dan lebih mudah digunakan untuk membuat detail pada gambar yang berwarna dibandingkan soft pastel atau oil pastel.


Contoh color pencil


Nah itulah tadi beberapa jenis pensil, perbedaan dan kegunaanya Gaes. Sebenarnya saya ingin membuat postingan ini menjadi Seri dalam Menggambar gitu Gaes. Seperti bahasan Mediumnya, Jenis Kertasnya dll. Karena kalo dijadiin satu Postingan puaaanjaaang.. Orang pasti males bacanya kalo kepanjangan. Hahaha..
Supaya gak bosan, mendingan saya pisah-pisahin aja deh ya. Itung-itung buat konten di postingan selanjutnya. Hahhaa..

Thank you for reading ! See you ... !



©ewafebri

HAPPY DRAWING ! 

You May Also Like

6 comments

  1. Jd inget waktu kuliah arsitektur, pensilnya Dr 2H - 6B....

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hooaaa... Jadi nostalgia ya mbaak 😁😁 .. Wah sering gambar gedung2 gitu ya mbak.. ? Saya pingin banget bisa.. huhuhu..

      Delete
  2. Anak perempuanku yg usia 13 tahun nih hobi bikin sketsa. Nanti aku kasih tau soal aneka pensil ini deh buat referensi. Ternyata buanyaak banget jenisnya dan beda fungsinya juga ya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Siaaap mbak.. bener.. itu cuma pensilnya aja, belum kertasnya. Hihi.. banyak yang bisa diulik

      Delete
  3. Dulu waktu SMP ikutan eskul kesenian dan baru tau pensil lain selain seri H-B ada pensil dermatograph yang bisa dipake diatas krayon dan sekarang baru tauuuu selain ketiga itu ada lebih banyakkkk jenisnyaa ya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyaa banyak mbaak.. dan jenis serta fungsinya juga bisa untuk membuat efek yang berbeda-beda

      Delete

Hi Gaes.. Jika kalian tak menemukan kolom komentar, mohon untuk mencari artikel yang ingin dikomentari melalui Home , atau pilih label, kemudian klik " Link Komentar " , yang berwarna salmon (peach pastel). Akan muncul kolom komentar baru. Mohon maaf ketidaknyamanannya.. 🙏