ART THERAPY IDEAS | MENGGALI KARAKTER GAMBAR DARI IMITASI

by - December 02, 2018

Ewafebri ArtBlog


Pasti saat ini kalian sudah mulai mengenal si Bowgel kan ya.. Miss Cepol yang sering berkeliaran disetiap postingan saya. Hihi.. awal terbentuknya Bowgel adalah hasil Imitasi, yang saya lakukan dari beberapa model gambar yang dihasilkan oleh illustrator lain. Tapi bukan bener-bener imitasi loh ya ? Karena karakter Bowgel tercipta sedemikian rupa oleh proses yang panjang.

Bagaimana caranya menggali karakter gambar dari imitasi, agar terhindar dari proses penjiplakan karya orang lain ? Mari kita bahas sekarang... Hehehe... 

Ewafebri ArtBlog | ewachara

Sebelum menjadi Bowgel yang sekarang, ada banyak proses yang sudah saya alami. Dari mulai belajar 3D drawing, belajar gambar figure hingga terdampar menggambar si cebol. Setiap prosespun butuh beberapa waktu lamanya untuk bisa mencapai titik " ini karakterku " .

MENGGALI KARAKTER GAMBAR DARI IMITASI


Dulu sempet stress karena mikir , " kok gambar saya begini banget sih ? ". Tapi proses belajar yang terus menerus membuat kemampuan saya menggambar Bowgelpun berkembang. Dulu, sebelum saya menggambar Bowgel, saya sempet meremehkan model gambar chibi, " ah.. cuma gitu doank, gampang ! ". Eh ternyata saya butuh 4 tahun lebih untuk mendapatkan karakter saya yang sekarang. Hahaha... 

GAYA REALISME



Ewafebri drawing



  • Mencoba gambar realisme dengan cara nyontek dari majalah (entah majalah apa saya lupa. Haha...) bekas. " Maaf ya mbak, kamu malah gak jadi cantik 😭 ! ". Gaya-gayaan bikin gambar figure langsung realis. Hahah... Gek mending ngerti tentang seni gambar dari awal. Hahha... Ini mah gambar karena " suka-suka gw doank ". Hahaha... Ilmu yang gak patut dicontoh. 


Self Potrait, nyontek foto diri sendiri. Niatnya dulu biar lebih cantik dari aslinya, eaaalah.. hasilnya sarua keneh (sama aja). Dari sini saya sudah mulai meyakini bahwa saya memang gak bakat gambar realis. Kemudian saya pindah haluan. Hehehe... 

GAYA YULIANZONE





Hasil karya lama saya yang merupakan imitasi dari karya Yulianzone. Seorang Art Blogger yang terkenal pada masanya. Sayangnya Blognya sekarang sudah gak aktif. Gayanya itu saya ambil dari cara Yulianzone mengarsir rambutnya. Kalo hasil karya Yulianzone luwes, hasil gambar saya mirip Medusa. Hahhaa... 

Kenapa saya gak melanjutkan gaya yang seperti ini lagi ? Alasannya, " bukan saya banget ! ". Semakin sering saya menggambar karya model seperti ini, makin mengganjel rasa kurang sreg di hati. Walhasil pindah ke lain hati. Hihi.. (selingkuh saya, tapi bukan pelakor 🤭) 

GAYA KESSEDJIAN 




  
Kessedjian adalah illustrator asal Perancis. Gaya illustrasinya bowgel tapi cuma gede kepala dan matanya saja. Saya mencoba mengimitasi gaya illustrasinya dengan membuat  gambar dari referensi photo. By the way, gambar diatas sih ceritanya Kirana Larasati. Hahaha.. sempet dirituit sama dia. Bahagianya bukan main. 

Contoh gambar lainnya, hasil imitasi dari Kessedjian adalah gambar berikut ini : 



Pada jamannya dulu, hasil karya ini saya anggap paling bagus. Hahaha.. walaupun sebenarnya, bikin mengkerutkan dahi. 

GAYA SENDIRI



Setelah mencoba beberapa kali model gambar yang berbeda-beda, saya mulai memikirkan bikin gambar sendiri. Masa bodohlah kalo jelek mah. Yang penting hasil karya sendiri. 

Jika diperhatikan gambar saya di atas itu perpaduan gambar Yulianzone dan Kessedjian. Yulianzone terletak pada gaya rambutnya, sementara Kessedjian terletak pada gaya kepalanya (lebih besar dari badannya). 

Cukup lama saya menggunakan model seperti ini, dan dari waktu ke waktu mengalami perubahan. Seperti contoh gambar berikut ini : 




" Kok ada kotak 3D nya mbak ? ". Iya ... Hahaha.. ceritanya saya edit gambar manual menjadi digital dengan bantuan Photoshop. Maklum waktu itu lagi gencar-gencarnya belajar ngedit gambar. Hihihi.. 



Dari yang sok langsing, kemudian berubah menjadi gambar seperti diatas. Makin lebih mini, tapi secara teori gambar, tetep acak adul. Hahhaa.. jika diperhatikan. Bentuk kepala gambar ini beda dengan bentuk kepala bowgel yang sekarang. Hehe.. Rambutnyapun beda. Masih terlihat sangat kaku. 




Saat itu ada seorang pembuat Clay asal Magelang yang membantu saya menjadikan Bowgel 3D loh. Hehe... Namanya mbak Sutrianingsih. Dia kepincut kebowgelnya. Hohoho... Bahagia banget ada bentuk 3 dimensinya. Hahaha.. sayangnya belum bisa diuyel-uyel juga.

Baca Juga :  TEKNIK 3D DRAWING




Mulai bertranformasi menjadi Bulet. Gambar di atas hasil live sketch di dalam Commuter line. Tadinya agak sebel dan kurang puas sama hasilnya yang bulet-bulet karena beda dari biasanya. Tapi setelah dipikir-pikir, lucu juga. Hihi.. Dan percaya atau tidak, saat gambar saya mulai bertranformasi menjadi bulet, badannya sayapun sebenarnya sedang membulat. 🙄




And Then .. Jeng-jeng... Hasil Akhir Bowgel setelah mengalami pergantian berat badan. Hahhaa.. yup.. menjadi Bowgel yang seperti sekarang ini kalian liat. Si Cepol yang ngeselin pake Banget.

Baca Juga : SEJARAH EWAFEBRI ART

Itulah alur cerita perubahan karakter Bowgel dari waktu ke waktu. Imitasi itu tak selamanya buruk, kalo kita bisa mengambil pelajaran darinya. Jangan pernah berhenti berproses. Siapa tahu suatu hari nanti kalian bisa menikmati Gambar Bowgel yang 3D (semoga saya gak nyerah gambar ya.. hihi..). 

Beberapa hal yang saya pelajari selama proses tranformasi gambar : 


  • Belajarlah sebanyak-banyaknya gaya atau model gambar yang kalian mampu. Dengan banyak referensi gaya goresan, akan membantu kita dalam penciptaan karakter baru. 
  • Nikmati prosesnya. Saya yakin akan ada perubahan jika kita tidak pernah berhenti mencoba. Terbukti kan.. Dulupun gambar saya ala kadarnya. Yang penting Pede aja. Hahaha...
  • Tanpa saya sadari, apa yang terjadi di dunia nyata berpengaruh pada hasil gambar saya. Contohnya badan gembil sayapun menurun pada karakter Bowgel. Makin hari makin gembil.
  • Manfaatkan ide-ide yang ada di sekitar kita, misalnya kalian suka makan 
  • Jangan berhenti menciptakan hal baru, entah itu karakter baru atau memperbaiki karakter lama. Supaya makin lihai tangan kita. Hahaha.. 
  • Consistency is the Key


Itulah bagaimana cara saya menggali karakter saya sendiri dari proses imitasi gambar orang lain. Segala aspek yang ada di sekitar kita juga bisa mendukung terciptanya karakter kita sendiri. Dan ingat, Konsistensi adalah Kunci. 

SemangArt 



You May Also Like

6 comments

  1. Kereeeeennn mbaaa..

    Ih padamu banget deh mba.

    Saya sebenarnya juga pengen punya signature *halah kayak mba Ewa.
    Tapi apa daya, saya amat sangat payah dalam dunia disain plus coret2 terlebih gambar karakter hiks.

    Membaca ini, jadi pengen deh sesekali menabrak kemampuan yang parah di bidang seni, dengan menciptakan karakter sendiri.

    Awal2nya mungkin aneh, tapi kalau konsisten jadi signature kita banget yaak :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betuul mbak.. kalo diliat karya saya yang dulu juga acak adul mbak tapi selama kita terus belajar pasti ada perubahan.

      Delete
  2. Bowgel is awesome and lovely...luv you, Bowgel!

    ReplyDelete
  3. Akuu suka klo karakternya bantet2 luchu gitu, very comical
    Klo aku sendiri jauh di bawahmu mb ewa, aku jg sih masih yg blom bisa nyiptain baruuuu bgt dari pmikiran senfiri, masi yg gabung2in dari karakter gambsr lain trus takmodifikasi
    *cause masi pemula aku di dunia gambar2, cuma sebatas suka aja

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya.. dan si bantet ini ternyata emang terinspirasi dari keseharian sendiri ya.. hahahhahaa... Ealaaah.. ngaruh ternyata.

      Delete

Hi Gaes.. Jika kalian tak menemukan kolom komentar, mohon untuk mencari artikel yang ingin dikomentari melalui Home , atau pilih label, kemudian klik " Link Komentar " , yang berwarna salmon (peach pastel). Akan muncul kolom komentar baru. Mohon maaf ketidaknyamanannya.. 🙏