BLOGGING TIPS | ARTI KONTEN PILAR, CIRI-CIRI, MANFAAT DAN CARA MEMBUATNYA !

by - January 02, 2019



Dalam dunia Blogging, belakang ini sering kali saya temukan Blogging Tips dengan menggunakan Konten Pilar. Apa sih sebenarnya Konten Pilar ? Apa manfaatnya untuk Blog kita ? Dan bagaimana cara membuatnya ?. Hari ini saya akan berbagai informasi dan pengalaman tentang Konten Pilar yang konon katanya bisa menjadi umpan traffic terbaik untuk Blog kita.

[Table Of Content ]




KONTEN PILAR


Setelah mencoba mencari definisi tentang konten pillar dan sulit menterjemahkannya, kali ini saya akan mencoba menjelaskan versi gampangnya saja. Hihi.. 

DEFINISI KONTEN PILAR


CONTENT PILLAR atau dalam Bahasa Indonesia Konten Pilar (pengucapannya mah sama Gaes 😁) adalah konten utama yang bertujuan untuk menopang artikel-artikel lainnya dalam Blog kita. Sebagai konten utama , bahasan konten pilar diharapkan lebih mendalam, lengkap dan terstruktur. Dengan begitu membantu pembaca supaya lebih memahami bahasan yang sedang dibicarakan. Misalnya Blog Ewafebri ini yang fokus membahas tentang Bullet Journal, konten pillarnya bisa seperti : How To Plan In Bullet Journal , 6 Panduan Dasar Membuat Bullet Journal Bagi Pemula, atau New Bullet Journalist ? Start Here ! 


konten pilar infografik by ewafebri


CIRI - CIRI KONTEN PILAR


Untuk mengetahui apakah tulisan kita termasuk sebagai konten pilar atau bukan, simak ciri-cirinya seperti berikut ini : 

  • Konten pilar biasanya memiliki bahasan sangat panjang. Artikelnya minimal 1000 hingga 2000 kata. 
  • Bahasannya lebih mendalam atau detail dibandingkan artikel pada umumnya. 
  • Menjadi tonggak utama pada sebuah topik yang ada dalam Blog kita. Misalnya nie, Blog ewafebri.com yang membahas tentang Bullet Journal. Nah konten pilarnya adalah 6 Panduan Dasar Membuat Bullet journal
  • Memberikan manfaat bagi pembacanya
  • Mendatangkan traffic dari mesin pencarian.
  • Asli dan unik (bukan Copas, apalagi sampai puluhan artikel nyolongnya 😁)


  • Everlasting alias tak lekang oleh waktu
  • Didukung oleh artikel-artikel lainnya yang berada dalam Blog tersebut.
  • Bersifat Tutorial (How To) atau Tips.

MANFAAT KONTEN PILAR


Sebagai konten utama, tentu konten Pilar memiliki manfaat yang tidak biasa. Apa saja manfaat Konten pilar pada Blog kita ?

  • Artikel bisa bertahan lama di mesin pencarian. Karena tak lekang oleh waktu.
  • Mendatangkan organic traffic dari mesin pencarian. Organic traffic adalah traffik murni yang didapat oleh sebuah Blog karena pembaca mencari langsung pada mesin pencarian. Bukan melalui link pada social media. Itulah kenapa seolah Teknik SEO penting diterapkan pada Blog. Supaya pembaca lebih mudah menemukan informasi yang kita tawarkan pada mesin pencarian. Bukan semata-mata hanya nagkring di page one saja. 
  • Memudahkan kita untuk membuat konten yang ada hubungannya dengan konten pilar. Misalnya nie, Konten Pilar saya adalah 6 Panduan Dasar Membuat Bullet Journal. Dari artikel tersebut, saya bisa membuat artikel pendukung lainnya. Artikel-artikel baru ini bisa saya link ke konten pillarnya. Misal, Cara Menentukan Key Bullet, Cara Membuat The Index dll. 
  • Dengan konten pilar, kita dianggap menguasai sesuatu oleh Google. Banyaknya internal link yang terhubung pada konten pilar, membuat kita menjadi seorang ahli dimata Google. Karena kita bisa memberikan informasi yang lebih lengkap terhadap suatu topik tertentu.
  • Dengan konten pilar kita bisa lebih terhubung dengan pembaca Blog kita. Bukan tidak mungkin pembaca akan kembali ke Blog kita lagi untuk mendapatkan informasi yang masih berhubungan dengan konten pilar. 
  • Konten pilar bisa kita jadikan ide untuk mendapatkan Niche pada Blog kita. 
  • Mampu meningkatkan popularitas Blog. Huehuehue... 🤭

CARA MEMBUAT KONTEN PILAR 


Ada banyak cara bagaimana membuat konten pilar. Tapi kali ini saya hanya ingin memberikan tips sesuai pengalaman saja. Hihi..


tips dan cara membuat konten pilar pada blog

Cara Membuat Konten Pilar : 


  • Buatlah artikel yang panjang dan lengkap dalam membahas sebuah topik tertentu. Menurut beberapa website, penulisan konten Pillar itu minimum 2000 kata. Sementara buat saya sendiri minimum di atas 1000 kata. Kalo kepanjangan saya juga lieur euy ! Hahaa.. Bingung mau ngebahas apa.
  • Buatlah judul yang singkat atau catchy. Kalo perlu tambahkan nomor di depannya. Misalnya 10 Blogging Goals Idea For 2019 . Membuat judul Blog ini merupakan tantangan tersendiri. Selain simple dan cathy,  jangan lupa sesuaikan dengan keyword.
  • Buatlah konten yang bermanfaat bagi pembaca. Sehingga mereka merasa terbantu oleh artikel kita.
  • Buatlah konten yang berisi tentang tutorial, definisi suatu topik, case study, daftar topik tertentu (misalnya 10 Tips cara mengisi Bullet Journal). 
  • Buatlah konten yang terstruktur. Bagi konten pilarmu menjadi beberapa subtopik sehingga memudahkan robot Google untuk Mengcrawl. Buatlah Subtopik mulai dari definisi, manfaat hingga caranya selengkap mungkin. Jika perlu gunakan table of content untuk memudahkan pembaca mendapatkan informasinya. 
  • Lengkapi dengan image dan infografik yang membantu pembaca lebih memahami topik yang disampaikan.
  • Bangunlah internal link dalam postinganmu. Konten pilar sebagai penopang tentu harus bisa membantu artikel lainnya untuk tampil. Hihihi.. Kalo misalnya Konten Pilar ini adalah Grup KPOP maka artikel lain adalah membernya. Hihi..
  • Buat yang asli, unik dan otentik. Jangan membuat Konten pilar berdasarkan Copas dari tetangga. Sebagai Manusia yang diberikan akal sehat, maksimalkan penggunaannya. Terinspirasi boleh asal jangan mencuri ! Tulislah berdasarkan pengalamanmu, seperti 4 Trik Menghindari Duplikat Konten Oleh Orang Tak Bertanggung Jawab
  • Penempatan keyword yang tepat. Pada Judul, deskripsi, url bahkan Alt Images.
  • Maksimalkan teknik penulisan. Heading, Subheading dll. 
  • Terakhir Berdoa ! Semoga bisa menjadi viral. Nyahahhaa. 

Contoh konten pilar itu banyak kita dapati pada Wikipedia, Wikihow, portal berita dll. 

Kita tak perlu membuat artikel seperti mereka, tapi paling tidak kita bisa terinspirasi tentang bagaimana cara mereka membuat artikel. Meskipun Blog kita personal dan sering menggunakan gaya bercerita, tak ada salahnya kita membuat artikel yang terstruktur dan abadi alias tetap relevan sepanjang waktu. 

Begitulah pengalaman  saya tentang bagaimana membuat konten pilar. Hihihi.. apakah kalian sudah memiliki konten pilar dalam Blog kalian ? Jika belum tak ada salahnya untuk membuat sekarang. Hihi.. 

You May Also Like

44 comments

  1. Wah, saya belum punya konten pilar, bingung juga karena blog saya gado gado, hehe. Sebelumnya tidak paham apa itu konten pilar, infonya bermanfaat dan lengkap sekali, makasih ya mbak :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hayuuk dibuat biar dapet banyak traffic organic 🤣🤣🤣 .. lumayan

      Delete
  2. Bermanfaat banget Mbak. Tapi Saya juga masih belum yakin mau bahas apa di blog. Selama ini cuma curhat-curhat doang isinya 😄

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hihi.. Gpp mbak.. Barangkali dari curhat terselubung itu ada tema yang dibahas mendalam lagi mbak. Hihi.. semangat 🥰

      Delete
  3. Tantangan banget ya. Harus punya referensi cukup untuk membuat konten pilar. Tapi pasti asyik benget punya blog yang tak lekang oleh jaman. Thanks infonya mbak

    ReplyDelete
    Replies
    1. InshaAllah pasti bisa mbak. Semangaaat ! 🥰❤️❤️❤️❤️

      Delete
  4. wah mbak pingin. Tp masih belum nemu Niche yang pas🤔

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bisa.. ! Pasti bisa... ! Yuk semangaat.. 🥰

      Delete
  5. wah belum punya saya, mbak. masih bingung mau bikin konten pilar yang kayak apa. kalau blog lifestyle kayaknya agak susah ya bikinnya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya.. karena banyak cakupan materinya kali ya ? Tapi sesekali ngomongin perjalanan sampai detail banget mbak.. hihi.. Semoga bisa ya ❤️❤️❤️

      Delete
  6. Aku sebenarnya udah pernah invest artikel panjang nan lengkap yang topiknya abadi semacam ini gara-gara sering menemukan artikel kayak gitu di blog-blog ber-niche khusus gitu. Tapi baru tahu dari post ini kalau artikel begitu namanya content pillar hahaha

    Terima kasih banyak infonya Mbak Ewa! Fix bakalan lanjutin bikin lebih banyak lagi content pillar di blogku ����

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hayuuk. Semakin kesini saya jadi makin banyak belajar bikin tulisan juga nie. Hihi.. terutama tatanan bahasanya. Biar mudah terbaca. Semangat kakak ❤️❤️❤️🥰

      Delete
  7. Heem. Semangat deh cari ide buat content pilar. Tengkiu mbak..

    ReplyDelete
  8. Waktu tahun 2014 pas resign jadi barista, aku sempet bikin content pillar gini yg ngebahas serba serbi kerja di Starbucks. Aku baru tau ternyata ada istilahnya hahaha dan bener sihh traffic-nya gila2an setelag nulis itu. Kalo ada pembahasan yg bisa dijadikan content pillar lumayan banget ya. Thank you untuk ilmunya, Mba!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya.. hihihi.. sember traffic abadi rasanya ya. Jadi berleha-lehapun masih tetep dapet trafficnya �� (halaah). Hahha.. ������

      Delete
  9. kalau aku kemarin ngecek untuk SEOnya udah friendly banget karena 100% cuma gambar dari setiap artikelku masih ada yang bolong-bolong, makanya sekarang kalau sempat ngisiin dulu. Semangaaat tiap hari obrak abrik blog

    ReplyDelete
    Replies
    1. Semangaaat kakak. Semoga makin terdepan (halah iklan motor). Haha... ❤️❤️❤️❤️

      Delete
    2. oo jadi sekarang udah di endorse ama motor ya? wkwkwkwk

      Delete
  10. Hmm...coba ah cek artikel lama kali ada yg bisa dijadikan content pillar...
    Makasih pencerahannya

    ReplyDelete
  11. Mba Ewa nih semacam mencubit biar saya punya blog dengan Niche khusus wkwkwkw.
    Kalau di saya kayaknya belum ada deh, cuman ada konten tak lekang waktu hahaha.
    Semacam pengalaman di RS, pengalaman dan biaya dokter, Oriflame.
    Rasanya konten-konten itu yang saya tulis asal-asalan malah tak pernah lekang oleh waktu :D

    Duh pengen deh punya blog dengan niche khusus kayak gini, tapi saya juga butuh bobok, karena urus 1 blog aja udah ngos2an banget hahaha

    Kalo fokus di 1 niche, saya merasa kayak dihukum gitu, gak bisa berkembang halah :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Konten pillar gak harus berniche mbak. Tapi yang berniche lebih mudah nyari idenya 😂😂😂😂 .. *persoalan.

      Delete
  12. untuk blog gado2 saya entah yag mana yang bisa disebut konten pilar.. jangan2 saya belum punya.. hmmm kayanya yakin deh belum punya hahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kebanyakan Konten pilar semacam tips atau tutorial gitu mbak. Gak semua sih. Tapi kebanyakan seperti itu. Hihi.. Hal yang paling sering dibutuhkan orang lain.

      Delete
  13. Mbak, lain kali bikin panduan dasar cara membuat blog kayak mbak Febri dong, buat pemula kayak saya :(

    ReplyDelete
    Replies
    1. Coba di Blogging Corner. Tapi nanti kalo sudah mencukupi tulisannya saya kumpulin artikel buat Blog ya. Hahhaa.a

      Delete
  14. baca postingan ini, tipikal aquarius sekali, serba detail! bedanya dirimu aquarius rapi, sementara aku berantakan, wkwkkwk

    ReplyDelete
    Replies
    1. Padahal gak juga mbak.. hahaha.. Sama kita mah. Kadang rapih kadang berantakan. Banyak berantakannya.

      Delete
  15. Mbak selalu saja penuh ide segar yang menambah wawasan pembaca. Tabik.
    Saya malah belum tahu konten pilar akan apa, fokus saya memang macam-macam. Lebih pada sastra dan bahasa. Entah apa akan laku.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Laku mbak.. Karena nichenya informatif. Barangkali di buat deskripsi Blog yang spesifik jadi bisa Google bisa lebih melirik untuk direkomendasikan

      Delete
  16. Wah saya malah baru tahu tentang pilar ini. Ok banget ulasannya. Memang kalau di analisa sebuah tulisan bisa seperti itu ya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sayapun kak.. hahha.. Banyak artikel yang menyarankan Konten pilar, hingga akhirnya saya penasaran mencari ilmunya yang mendalam. (Halaaah). Hahaha..

      Delete
  17. lalu berpikir..

    untuk blog gado-gado kayak saya begini, konten pilar nya apa ya?
    bantu mikir mba eww.. hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bisa mbak.. Misalnya mbah sering membahas tentang Dapur, bisa juga bikin postingan khususnya. Tentang bagaimana merawat perkakas Dapur. Bagaimana cara menyimpannya , media pembersihnya apa saja dll. Selengkap mungkin, seinformatif mungkin.

      Delete
  18. Baru tau konten pillar tuh itu artinya, sepertinya saya belum pernah buat konten pillar , rata2 karakter tulisan hanya 500-800 kata wkwk, makasi infonya ya mba :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mbak.. Saya nyari-nyari gak dapet juga definisi sebenarnya (halah). Hihi.. Tapi kalo dalam dunia marketing sudah umum kayaknya. Terutama yang ingin membuat buku.

      Delete
  19. semisal salah satu postingan yang selalu nangkring dr mesin pencarian ..bisa disebut content pillar gitu ya ewwa: satu artikel yang always itu nangkring top post. emh baiklah jadi tinggal ngembangin lagi,

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bisa mbaak.. Ayuuk dibuat. Apalagi misalnya Blognya mbak dibuat spesifik gitu. Jangan lupa meta deskripsi di isi jadi biar mudah dimunculin Google.

      Delete
  20. Fix. Terimakasih banget tipsnya. Saya masih coba-coba soal konten pilar ini, karena niche blog saya masih belum fokus *mikir panjang* 😁

    ReplyDelete
    Replies
    1. Itu udah fokus sebenarnya. Karena ngomonginnya #Ende. Jadi Ende bisa dijadikan Niche Blog. Deskripsi Blognya tulis aja Blogger Ende. Hihi..

      Delete
  21. nahloh konten pilarku apa yaa... isinya random pisan :D

    ReplyDelete

Hi Gaes.. Jika kalian tak menemukan kolom komentar, mohon untuk mencari artikel yang ingin dikomentari melalui Home , atau pilih label, kemudian klik " Link Komentar " , yang berwarna salmon (peach pastel). Akan muncul kolom komentar baru. Mohon maaf ketidaknyamanannya.. 🙏