SERBA SERBI BANYUWANGI

by - November 26, 2019

serba serbi banyuwangi



[Start Your Day With Ewafebri] SERBA-SERBI BANYUWANGI.  Siapa yang pernah ke Banyuwangi ? hihi.. Sejujurnya, meski saya lahir di Banyuwangi saya belum banyak mengeksplorasi area ini. Hanya beberapa daerah saja yang pernah saya singgahi. Namun hari ini saya ingin berbagi cerita tentang apa saja yang unik dari kota ini. Yuk simak kuy !

SERBA SERBI BANYUWANGI



Sawah dan perkebunan coklat . Lokasi : Curah Tangi, Setail, Genteng, Banyuwangi


Setelah 300 lebih artikel yang di-publish di Blog ini, saya baru sadar, bahwa tak banyak tulisan yang saya buat tentang Banyuwangi. Padahal banyak pengalaman cerita unik yang pernah saya alami.

Sebelum saya membagikan tentang hal unik dari Banyuwangi, saya akan ceritakan lebih dulu riwayat singkat sebagai penduduknya.

Saya lahir di Banyuwangi, tepatnya di kecamatan Genteng, Desa Setail. Kecamatan yang menurut orang-orang Banyuwangi merupakan kota pelajar. Saya juga kurang paham sih, label ini berdasarkan apa ? Tapi setidaknya dulu, banyak anak-anak dari daerah lain memilih sekolah di kota Genteng.

Saya merupakan Alumni SD Kembiritan 6, SMPN 1 Genteng lanjut ke SMADA Genteng sebelum akhirnya nyasar di Jakarta.

Ada banyak stereotipe tentang kota ini, dan tentu ada juga hal yang gak kita dapatkan di kota lainnya.

HAL YANG HARUS KAMU KETAHUI TENTANG BANYUWANGI !



tujuan wisata banyuwangi
Pemandangan di Ketapang, Banyuwangi


Kalo kalian mendengar kota Banyuwangi, kesan magis dan mistik pasti sudah tidak asing lagi.  Apalagi santer terdengar bahwa cerita KKN Desa Penari yang sempat viral beberapa waktu lalu, banyak yang menduga terjadi di Kota Banyuwangi.

Belum lagi, jika kalian pernah menonton Film Perempuan Tanah Jahanam yang mengambil setting tempat di wilayah kota ini, membuat kita semakin yakin bahwa Banyuwagi adalah kota yang penuh misteri.

Sebagai anak yang lahir dan menghabiskan masa sekolah di Banyuwangi, saya tak menyangkal bahwa kota ini memang memiliki banyak keunikan, kisah dan misteri.

Terlepas dari itu, banyak juga serba-serbi ringan yang tetap asik untuk dibicarakan. Tenang ! Banyuwangi gak cuma tentang hal mistis nan magis saja kok. Hihihi...

Seperti hari ini, saya gak akan membahas tentang stereotip kota Banyuwangi, tapi saya akan bahas tentang kuliner dan tempat yang pernah saya kunjungi.


KULINER & MAKANAN KHAS BANYUWANGI


Makanan daerah Banyuwangi umumnya berasa gurih, asin dan pedas (pake banget). Jadi jangan heran kalo makanan di sana bikin lidah membara, hahaha.

Untuk kudapannya juga macem-macem bahan dasarnya, seperti makanan berikut ini :





RUJAK


Pernah mendengar kuliner Rujak ? wah tentu hampir semua daerah di Indonesia, tak asing dengan makanan ini ya ? namun tahukah kamu, kalo Rujak versi Banyuwangi dan rujak versi Jakarta atau tempat lain agak sedikit berbeda.

Jika kalian memesan Rujak di Banyuwangi, kalian akan disuguhkan sepiring Rujak dengan isi sayuran dan lontong, mirip gado-gado. Berbeda dengan Rujak Di Jakarta dan lainnya ya ? Umumnya Rujak berisi buah-buahan dengan bumbu yang pedas serta manis.

Meski terlihat serupa, Rujak Banyuwangi dan Gado-gado memiliki perbedaan. Yang membedakan Rujak dan Gado-Gado di Banyuwangi adalah bahan material dan cara pengolahannya.

Di Banyuwangi, rujak biasanya dibuat dengan menambahkan pisang klutuk yang masih muda untuk sambal kacangnya, serta bahan material bumbu kacangnya di dominasi serba mentah (cabe rawit), kacang goreng, gula merah dan petis sebagai aroma khasnya. Sementara Gado-gado menggunakan cabe rawit dan bawang putih yang sudah di goreng terlebih dahulu.

Rujak di Banyuwangi penyajiannya juga bermacam-macam, ada rujak seperti gado-gado, rujak buah , rujak cingur, bahkan rujak dengan kuah soto yang dikenal dengan nama Rujak Soto.

Jadi jika kalian memesan Rujak, pastikan menyebutnya dengan lengkap. Misalnya : Rujak Buah, Rujak Cingur atau Rujak Soto. Jika kalian hanya menyebutkan nama Rujak, maka yang disuguhkan adalah Rujak dengan isi sayuran saja.


Baca Juga : 


BAGEAK


Bageak atau Bagiak adalah kue khas untuk oleh-oleh jika kalian mengunjungi Banyuwangi. Bentuknya bermacam-macam, namun pada umumnya berbentuk lonjong dengan tekstur keras, tetapi jika dimakan terasa lembut di dalam.

Bagiak terbuat dari tepung sagu dengan campuran parutan kelapa. Rasanya pun berbeda-beda. Ada rasa jahe, susu, coklat bahkan kayu manis. Kalo kalian mengunjungi Banyuwangi, jangan lupa untuk membeli kudapan spesial ini. Cocok untuk menemani perjalanan dan waktu bersantai.

KECIPUT


credit : wikipedia



Kudapan ini umumnya disuguhkan pada saat Hari Raya Idul Fitri. Berbentuk bulat (kadang lonjong) seperti onde-onde namun ukurannya lebih kecil dan cruncy.

Keciput berbahan dasar beras ketan yang digoreng dengan taburan hiasan wijen di atasnya. Rasanya manis dan gurih. Cocok untuk cemilan.

MADU MONGSO


Makanan ini terbuat dari tape ketan, gula merah dan santan. Mirip seperti dodol tapi lebih memiliki tekstur dan rasanya sangat manis. Oleh karena itu, berhati-hatilah saat makan kudapan ini. Jangan kebanyakan, nanti bisa diabetes.

Proses pembuatan Madu Mongso ini relatif lama. Butuh 2 hari untuk membuat tape ketan supaya pas matangnya. Belum lagi saat mengolah bahannya hingga menjadi Madu Mongso siap makan. Butuh waktu berjam-jam memasaknya di atas kompor. Makanya makanan ini jarang banget ada, umumnya akan muncul menjelang Hari Raya Idul Fitri.

IWEL-IWEL


Dari semua jenis makanan di atas yang paling saya kangenin adalah Iwel-iwel. Penganan yang terbuat dari tepung ketan putih, ditambah parutan kelapa, serta remahan gula merah yang diletakkan di dalam adonannya membuat pas di lidah. Mirip seperti kue nagasari tapi bagian tepungnya lebih kasar.

Iwel-iwel biasanya hanya kita dapatkan di waktu tertentu. Misalnya saat ada yang melahirkan dan bikin acara syukuran. Seru kan ? Sayang di Jakarta gak ada yang jualan, huhuhu...

CIRI KHAS BANYUWANGI


Owh iya, ada beberapa hal khusus yang perlu kalian ketahui tentang Banyuwangi. Yang ini erat hubungannya dengan budaya dan ciri khas yang ada di kota ini.


  • Jika kalian memesan minuman teh di Banyuwangi, maka yang disajikan adalah teh manis. Jika ingin yang tawar, perjelas pesanan kalian dengan menambahkan "teh tawar" dalam menu pesanan. 
  • Suku khas Banyuwangi bernama suku Osing. Dalam percakapan sehari-hari, mereka menggunakan bahasa Osing. Menurut saya pribadi, bahasa Osing ini terdengar seperti perpaduan bahasa Bali dan Madura. Karena ada juga istilah bahasa Bali yang digunakan. Misalnya kata Sing, yang artinya tidak/bukan. Kalimat yang saya tahu cuma Sing Ono Peces lare ! (Gak Punya Duit Cuy ! 😁😁😁).
  • Masyarakat di Banyuwangi umumnya menggunakan 3 bahasa. Jawa, Madura dan Osing. Tapi bukan berarti gak bisa bahasa Indonesia ya ? Hihihi...
  • Tarian khas Banyuwangi antara lain : Seblang (kadang mistis, kadang gak), Gandrung dan Kuntulan.
  • Tradisi Endog-endogan, yaitu tradisi mengarak telur pada saat Maulid Nabi Muhammad SAW. Biasanya telur tersebut dihias dan disajikan seperti sate (ditusuk).
  • Musik khas orang Banyuwangi disebut Kendang Kempul. Musik perpaduan seperti alunan campur sari dan dangdut yang kental dengan kearifan lokal. Lagu favorite saya dan terkenal banget di Banyuwangi, berjudul Gelang Alit.
  • Batik khas Banyuwangi disebut dengan Gajah Oling. Sama halnya seperti daerah lain yang memiliki kain tradisional, Banyuwangi memiliki corak bati yang khas. Warna ini di dominasi warna hitam dan putih, atau warna kontras. 
  • Hongkong bukanlah nama sebuah Kota. Di Banyuwangi, Hongkong merupakan sebutan makanan untuk bakwan (JABODETABEK) atau bala-bala di Jawa Barat. Jadi.. jika kalian pergi ke Banyuwangi dan ingin makan gorengan bakwan, kalian bisa memesannya dengan nama Hongkong. 🤭🤭🤭
  • Rondo Royal adalah sebutan makanan untuk tape singkong yang digoreng dengan tepung (seperti pisang goreng).
  • Jangan adalah sebutan untuk sayur yang berkuah. Misalnya, Jangan Tewel, Jangan Pakis itu artinya : Sayur Nangka (Tewel/gori), Sayur Pakis, dll. Jadi kalo ke Banyuwangi dan ditanya, " mau pake jangan apa ? ", itu artinya sama seperti  "mau pake sayur apa ?" - gitu ya Gaez ? ingat bukan larangan ya ? hihi..


GEOGRAFIS


Salah satu pemandangan di kota Kalibaru, Bukit tersebut deretan gunung Gumitir.


Banyuwangi terkenal dengan nama-nama daerah yang unik. Hihihi.. Seperti Glenmore, Kalipait, Kali Kempit, Kalibaru, Gambiran, Kembiritan, Setail, Krikilan, Benculuk, Rogojampi, Jajag, Temuguruh, Muncar, Cluring, Srono, Pekulo, dll.

Selain dikelilingi laut, di Banyuwangi juga dikelilingi gunung berapi, seperti Ijen dan Raung. Kawah gunung ijen inilah yang rame banget menjadi tujuan wisata. Karena di Gunung Ijen inilah terdapat Blue Fire.

Jaman saya sekolah dulu, sering banget mengalami gempa kecil di Banyuwangi. Meski begitu, kami tetep santuy banget meresponnya. Giliran pas tinggal di Jakarta, ada gempa sedikit saya langsung panik keluar ruangan. Hahaha,,

Wilayah Banyuwangi juga masih memiliki banyak bukit, hutan dan perkebunan coklat, kopi maupun karet. Bahkan saya dan teman-teman yang pernah lahir di Banyuwangi, punya becandaan garing soal perkebunan Coklat ini. Dan ini bukan untuk dicontoh ya ?

" Jangan pernah mengaku anak Banyuwangi, kalo masa kecilnya belum pernah dikejar mandor ! "

Hahaha.. Dikejar Mandor kok bangga ya ? Padahal kalo dipikir, kita gak makan buahnya juga, tapi kenapa juga harus rela dikejar-kejar ya ? anak-anak yang aneh. Dulu tuh rasanya uji nyali banget kalo dikejar mandor.

Kita berlarian di atas pematang sawah sambil teriak-teriak rame gitu, hahahaha.. Terus malah cekikikan bareng teman gitu. Besoknya pamer di Sekolah habis dikejar Mandor. Sungguh kisah yang tak berfaedah. Hahahaha..


BACA JUGA : 


TEMPAT WISATA BANYUWANGI



kota muncar banyuwangi
Sunset di Muncar, Banyuwangi


Tempat wisata Banyuwangi dari jaman dulu banyak banget sebenarnya. Dan memang kebanyakan area pesisir pantai gitu Gaes, ya wajar, lawung tempatnya memang dikelilingi laut sama pegunungan.

Beberapa tempat yang mulai terkenal dan menjadi tujuan wisata, di antaranya ada Pulau Merah, Plengkung, Pantai Muncar, Pantai Boom, Pantai Watu Dodol, Rajegwesi, Pancer, Sukamade, dll.

Sayangnya, meski saya kelahiran sana, justru belum banyak pantai atau tujuan wisata yang saya kunjungi. Yang paling berkesan di antaranya adalah Pantai Grajagan, Rajegwesi, dan Pulau Merah.

Mengingat saya bukan tipe orang yang hobi foto-foto, maka tak banyak foto yang berhasil saya abadikan. Sayang banget ya ? hahaha..

Saya adalah tipikal pelancong yang menikmati suasana dan keindahan pantainya tanpa harus ribet dengan kamera. Walhasil, tak banyak moment indah yang saya jadikan kenangan. Salah satu Pantai yang sempat saya abadikan adalah kota Muncar, seperti apa sih ?

PANTAI MUNCAR 



kota banyuwangi
Kapal Nelayan yang sedang berlabuh di Pantai Muncar



Kota Muncar adalah salah satu penghasil ikan terbesar di kota Banyuwangi. Tempatnya asik dan air lautnya pun sangat jenirnih. Kalian bisa memandangi dasar laut di bagian pinggirnya. Tak hanya digunakan sebagai tempat melaut, pantai Muncar kini juga disulap sebagai tempat tujuan wisata.

Ada banyak pemandangan indah seputar pantai yang bisa kalian nikmati. Apalagi pas menjelang magrib. Sunset merupakan pemandangan yang indah tiada tara.

Kalo kalian ke Kota ini, jangan lupa mampir ke Muncar. Selain pemandangan yang ciamik, kalian juga bisa membeli hasil tangkapan lautnya. Karena dekat pelabuhan ada pasar yang menjual tangkapan hasil laut.

Di waktu tertentu, biasanya di bulan SURO ada perayaan yang dilakukan warga sekitar atas rasa syukur karena rejeki laut yang melimpah. Budaya ini disebut dengan Petik Laut.

Biasanya petik laut diisi dengan seorang gadis yang menari gandrung di atas perahu. Kemudian para sesepuh melarungkan beberapa hasil bumi di tengah laut sebagai ungkapan terima kasih karena rezeki yang berlimpah.

TRANSPORTASI



Selat Bali di Sore Hari


Buat teman-teman yang ingin banget dan penasaran dengan kota yang penuh Misteri ini, mudah banget kok menjangkaunya. Kalian bisa menggunakan transportasi darat berupa kereta api, maupun bis yang notabene sekarang lebih cepat dan bebas macet karena sudah banyak Tol yang dibangun.

Kalian yang dari Bali dan sekitarnya juga bisa menyebrangi selat Bali menuju pelabuhan Ketapang.  Santuy banget kan sambil menikmati pemandangan pantainya apalagi pas sore hari kayak foto di atasAtau yang gak mau pusing, bisa juga menggunakan transportasi udara.

BELI TIKET PESAWAT 



(Klik gambar untuk hasil maksimal)


Yup, Banyuwangi sekarang sudah memiliki Bandara sendiri, namanya Belimbing Sari, jadi gak perlu turun Ngurah Rai atau Juanda lagi. Kalian juga bisa membeli tiket pesawat secara transit maupun langsung ke Kota ini.

Ngomongin membeli tiket pesawat, biasanya saya menggunakan Aplikasi Pegipegi. Gampang banget cara penggunaannya. Bisa pilih transportasi apapun yang kita mau. terutama tiket pesawat yang murah, hahaha..


tiket pesawat online
(Klik gambar untuk hasil maksimal)


Selain banyak pilihan harga tiket, Pegipegi juga bagi-bagi diskon hingga 70% loh. Tapi syaratnya kalian harus pesan lewat aplikasinya ya.. ? Hehehe.. Lumayan kan Gaez, bisa buat tambah beli oleh-oleh diskonnya. Hihihi.. Gimana cara belinya sih ? Gampang ! Kayak gini nie.


CARA BELI TIKET PESAWAT DI Pegipegi :



  • Masukan data kota keberangkatanmu dan tujuannya.
  • Lantas, pilih tanggal keberangkatannya. Input berapa tiket yang ingin dibeli.
  • Apakah termasuk tiket pulang pergi atau tidak ?
  • Jika sudah, klik tombol pencariannya, kalian akan diberikan pilihan tiket pesawatnya.
  • Tinggal pilih harga yang sesuai pilihan. 



(Klik gambar untuk hasil maksimal)


Akhir tahun ini sih saya pingin banget pulang dan mengunjungi pantai yang belum pernah saya singgahi. Hihihi.. Kira-kira bakalan seru pastinya ya ? Entah kenapa aplikasi Pegipegi ini fiturnya asyik dan lengkap. Belum lagi warnanya tuh bikin eyecatching banget, jadi bisa terbuka lebar gitu loh kalo pas ngantuk nyari tiket. Hahaha..

Selain itu yang bikin saya seneng tuh ada fitur filternya gitu kan ? jadi gampang banget nyari informasi yang kita inginkan secara langsung. Misalnya saya pingin cari harga dari yang termurah dulu. Dan akumulasinya juga kelihatan, jadi nyiapin dananya jadi gak deg-degan. Maklum, orang seperti saya ini harus mikir-mikir kalo mau membelanjakan uang, hahaha...



(Klik gambar untuk hasil maksimal)


Bahkan kita juga bisa melihat informasinya secara langsung ternyata. Wah keren banget ya ? jadi kan mudah mengatur waktunya. Apalagi kalo saya harus janjian sama sodara yang jemput di Bandara. Biar mereka gak menunggu cukup lama, jadi bisa dinformasikan rata-rata perjalananannya. 


(Klik gambar untuk hasil maksimal)


Mantap jiwalah ini, jadi mau pesan tiket pesawat secara online-pun jadi mudah banget sekarang. Gak perlu bingung lagi. Jadi gak sabar pulkam nih. Hihihi...

Hayoo siapa yang ikut pegipegi di akhir bulan ini ? Hihihihi.. tapi beli tiket pesawatnya pake uang sendiri-sendiri ya.. ? Kalian bisa download aplikasinya di Playstore Gaez, jadi bisa pilih sendiri kota tujuan yang ingin dikunjungi. Gampang kan.... ? Yuk Pegipegi kuy.. ! Kita Refreshing biar happy.




You May Also Like

0 comments

OTHER ARTICLES :