APA SAJA ISI BULLET JOURNAL ? INI DIA DAFTARNYA !

by - June 17, 2019

apa aja isi bullet journal


[Start Your Day With Ewafebri] Apa saja isi Bullet Journal ? Mungkin itu yang sering dicari oleh teman-teman di mesin pencarian. Banyak hal yang bisa kalian isi dalam Bullet Journal. Namun beberapa komponen berikut ini, wajib kalian miliki, jika ingin disebut Bullet Journalist. 

APA SAJA ISI BULLET JOURNAL ? INI DIA DAFTARNYA !






Masih tetap bingung dengan isi Bullet Journal ? Hihi.. tenang kalian tak sendiri. Dulupun saya juga bingung mau mengisi Bullet Journal saya dengan apa saja. Namun sekarang, rasanya apa saja bisa saya masukkan ke dalam Bullet Journal. Hahhaa.. 

Jika sebelumnya saya pernah membahas tentang 10 Tips mengisi Rapid Logging pada Bullet Journal, kali ini saya ingin berbagi tips secara general.

Yup.. 10 tips yang pernah saya bahas dulu memang lebih mengarah kepada Rapid Loggingnya, bukan secara keseluruhan Bullet Journal. Oleh karena itu, hari ini saya akan berbagi tips tentang apa saja yang bisa kalian isi dalam Bullet Journal. 

Ngomongin soal isi Bullet Journal, ada 2 hal yang perlu diperhatikan. Yang pertama adalah komponen wajib (primer) yang harus dimiliki saat membuat Bullet Journal. Dan yang kedua adalah komponen tambahan (sekunder).


KOMPONEN WAJIB


Komponen wajib adalah modul yang harus kita setup supaya disebut dengan Bullet Journal. Hihihi.. Meski kadang ada sebagian dari komponen ini yang tidak kita buat, namun ada komponen yang memang harus disetup supaya kita bisa merasakan manfaat Bullet Journal dibandingkan sietem planner lainnya.

Sebelumnya saya sudah sering mengatakan bahwa, Bullet Journal adalah sistem yang terpadu, tak bisa berdiri sendiri. Ada beberapa komponen yang saling mendukung satu sama lainnya. Dan inilah komponen wajib yang harus kalian setup setiap kali membuat Bullet Journal :

Key Bullet Journal


Apalah arti Bullet Journal tanpa ada tanda Bulletnya ? hahahha.. Ya karena disebut Bullet Journal memang karena menggunakan simbol-simbol tersebut.

Ngomong-ngomong, simbol tersebut dibuat supaya lebih efektik dan efisien dalam menyelesaikan tugas. Bukan hanya sekedar simbol yang iseng-iseng saja. Hihihi..

The Index


Mungkin teman-teman yang sudah sering membaca postingan saya tentang Bullet Journal, sudah bosan dengan penjelasan saya ini. Hahaha.. Tapi sekali lagi, tak ada The Index dalam Bullet Journal seperti halnya sayur tanpa garam. Karena The Index itu ibaratnya memang rangka utama dari Bullet Journal.

Saat kalian memutuskan menggunakan Bullet Journal secara serius, artinya kalian harus mau berkomitmen jangka panjang. Nah, The Index ini sangat berguna jika kalian menggunakan Bullet Journal dalam jangka waktu yang panjang. Karena biasanya, antar buku Bullet Journal masih saling berhubungan. Cara yang paling ampuh menyatukan rangkaian tersebut adalah halaman The Index.

Future Log


Banyak orang yang tidak menggunakan komponen ini. Padahal sebenarnya komponen ini juga menjadi rangka kokohnya Bullet Journal (halaaaah... hahaha.. ).

The Future Log bisa berfungsi sebagai reminder untuk kegiatan di masa mendatang. Jadi kita bisa terhindar dari skip karena lupa.

Monthly Log


Jika 3 komponen di atas ( key bullet, The Index, dan Future Log) hanya cukup di buat satu kali dalam satu tahu penuh (atau satu buku), maka Monthly log adalah komponen yang harus kalian buat setiap bulannya. Karena dalam Monthly Log inilah kegiatan planning kita bisa berjalan dengan lancar.

Rapid Logging


Entah itu berbentuk Daily Spread atau Weekly Spread, yang namanya Rapid Logging itu wajib untuk Bullet Journal. Karena di sinilah letak kehidupan Bullet Journal. Tanpa Rapid Logging, Bullet Journal kamu akan gersang dan berakhir jadi bantal "apa sih ?".

TAK ADA RAPID LOGGING, TAK ADA BULLET JOURNAL 

Tentang contoh lengkapnya beserta fotonya saya pernah memuatnya di Panduan Lengkap Bullet Journal.

KOMPONEN KUSTOM


Ada komponen wajib, sudah pasti ada komponen kustom. Komponen kustom adalah komponen sekunder yang kita buat berdasarkan kebutuhan dan keinginan masing-masing pengguna Bullet Journalnya. Komponen ini biasa disebut dengan Collection

Bentuk dan jenis Collection juga macem-macem. Apa saja juga boleh dibuat kok. Bagian inilah yang membedakan isi Bullet Journal yang satu dengan yang lainnya.

Misalnya saja, saya adalah seorang Blogger di mana isi Bullet Journal saya lebih banyak berhubungan dengan kegiatan Blogging. Atau misalnya ada juga seorang Beauty Blogger, yang isi Bullet Journalnya lebih spesifik tentang hal yang bersangkutan dengan kecantikan. 

Pun berlaku pada Bullet Journalist lainnya. Kalian bisa membuat Collection yang berbeda-beda. Kalo suka hobbi baca buku, bisa juga membuat tracker tentang aktivitas membaca buku dll. 

Buat teman-teman yang masih bingung gimana tentang isi Collection, barangkali beberapa artikel berikut ini bisa menjadi contoh layout yang ingin dibuat :


Selain link artikel di atas, masih banyak contoh setup ideas yang saya buat dari tahun 2017 hingga sekarang. Berikut ini beberapa contoh setup ideas yang pernah saya buat di Bullet Journal : 


Itulah beberapa contoh tentang isi Bullet Journal yang bisa kalian buat. Pada intinya masalah isi Bullet Journal itu banyak macamnya. Tak ada yang benar dan salah. Yang terpenting apapun bentuk isinya bisa membantu kita dalam mengerjakan task atau to do listnya.

Jika ada pertanyaan seputar Bullet Journal, kalian bisa meninggalkan pesan di kolom komentar. Atau jika ingin mendapatkan artikel yang berhubungan dengan Bullet Journal, kalian bisa memulainya dari link ini


" Postingan ini terdapat affiliate link, yang jika kalian melakukan transaksi, saya akan mendapatkan beberapa persen dari harga barang. Hasilnya akan digunakan untuk memperpanjang domain dan hosting Blog ini, hehehe "

You May Also Like

0 comments