BULLET JOURNAL INDONESIA | SETUP FEBRUARY 2017

by - January 31, 2017

Bullet Journal Indonesia


Hallo semua apa kabar.. ? Wah.. Waktu cepet banget berlalunya ya.. Udah masuk bulan Februari, Luar biasa ! Semoga bulan Februari ini kita banyak mendapatkan limpahan rahmat dan hal-hal yang indah... Amin. Dan semoga kita tidak lupa bersyukur. Hihi.. Amin. (Kayak pembukaan pidato aja )
Saat ini paling cocok postingannya tentang setup bullet journal, iya kan.. ? Hehe..

Sudah ada yang setup bullet journal untuk bulan februari .. ? Saya sudaaaah.. Hihi.. Buat yang belum, semoga postingan ini sedikit bisa memberi inspirasi atau ide yaaas.. ?

Table of Content BUJO FEBRUARY 2017 



*****

By the way, Februari adalah bulan dimana saya mengawali menggunakan Bullet Journal secara serius (sebelumnya cuma coba-coba saja.. Hehe..). Jadi bulan Februari ini genap setahun saya mendalami (whoaaaa bahasanya πŸ˜€) Bullet Journal ini.
Mumpung pas 1 tahun menggunakan bullet journal, sekalian saya bikin sedikit review ya. Hihi.


1. Saya sering dapet pertanyaan tentang buku Bullet Journal. Bukunya apa.. ? Belinya dimana.. ?.


Nah ini penting untuk diketahui.. Hihi..
Sebenarnya tidak ada buku khusus tentang Bullet Journal (kecuali leuctrumm 1917), selebihnya bisa pake buku bisa apa aja. Yang terpenting nyaman ditulisi dan semangat pakenya.
Semua setup di Bullet Journal terutama layoutnya itu kita buat sendiri. (Pun dalam leuctrumm 1917, karena setiap bullet journalist memiliki kebutuhan sendiri-sendiri dalam perencanaanya).

Baca Juga : My Fav. BULLET JOURNAL SUPPLIES

Yang terpenting kita memahami dulu cara kerja bullet journal. Sebelum tergoda dengan beberapa layout dan paparan diluaran sana, mendingan belajar dari sumbernya langsung di bulletjournal.com.

Atau saya juga pernah bikin postingan versi Indonesia START HERE.

Kesimpulannya : Buku apapun bisa digunakan untuk Bullet Journal.


2. Kak evva bukunya pake apa.. ?


Saat ini saya menggunakan Moleskine Classic yang square. Hadiah dari kuis yang saya ikuti di studio kreatif. (Terima kasih mbak Rara dan mbak Ija).
Sebelum ini, saya menggunakan dotted Moleskine Cahier yang ukurannya 11 x 21 cm (seukuran insert Midori).

Kenapa pilih yang dotted atau square ?

Dua jenis buku ini sebenarnya membantu kita pada saat setup bullet journal, karena ada beberapa layout ( tracker ) yang menggunakan garis, jadi model dotted (titik-titik) atau square (kotak-kotak) cukup membantu.

Sebelum menggunakan Moleskine, saya menggunakan buku tulis biasa yang harganya hanya Rp. 7.000, and guess what.. ? It worked. Saya pernah membahasnya DISINI. Jadi gak perlu buku mahal buat nyoba bullet journal. Apapun bukunya. Asal konsisten dan tekun, bullet journal akan membantu kita biar jadi lebih produktif.


3. Pernah gak kak, Gak Berhasil dalam Bullet Journalnya.. ?


Sering.

Itulah kenapa setiap bulan komponen dan layout saya, sering berganti-ganti. karena ada beberapa komponen yang buat orang lain berhasil tapi tidak buat saya. Seiring dengan waktu (tssaaaah 😁), lama-lama kita akan memahami dan mengerti apa saja sebenarnya kebutuhan kita (dalam hal berplanner ria ini) . Jika komponen seperti tracker gak berhasil diterapkan, kita gak perlu memaksakan diri mensetupnya lagi dibulan berikutnya.

Kita bisa menggantinya dengan komponen lain yang (khususnya) membantu kita untuk mencapai target. Itulah kenapa buat saya mensetup goal itu jadi sesuatu yang penting. Supaya saya tahu persis apa saja yang ingin saya capai dan tahu progressnya.

Baca Juga : STRUGGLE IN BULLET JOURNAL IS REAL

4. Berapa lama dan banyak halaman yang dibutuhkan dalam mensetup Bullet Journal setiap bulannya ?


Tergantung kebutuhan. Biasanya di akhir bulan saya sudah memiliki gambaran komponen apa saja yang ingin saya coba terapkan dibulan berikutnya dan yang ingin saya tinggalkan.

Ada beberapa bullet journalist yang menggunakan sistem review bulanan untuk mengetahui apa saja yang ingin disetup kembali dan tidak. Saya pribadi hanya menulisnya dalam ingatan saja. Haha..

Berapa lama saya mensetup.. ? Gak tentu.. Hihi.. Sesukanya.. Kadang sehari, kadang 3 hari..pas lagi mood aja.. Haha.. Biasanya saya mensetup seminggu sebelum akhir bulan, biar gak buru-buru. Paling mengkosongkan (perkiraan) beberapa lembar untuk daily/weekly spread sebelum hampir habis bulan.


5. Pernah bikin kesalahan gak pada saat setup.. ? Gimana cara ngatasinya.. ?


Sering. Hihi..

Biasanya saya pake buat hal yang lainnya, misal harusnya mau setup gratitude, tapi salah.. Cuma layoutnya cocok buat doodle, ya udah saya pake buat Doodle layout. Hihi.. Kalo mentok ide, saya lem kertasnya atau saya tekuk, trus bikin baru. Semudah itu. Hihi..

Baca Juga : Bullet Journal Hack

Itulah kira-kira beberapa pertanyaan yang sering saya dapat tentang bullet journal, semoga jawabannya bisa membantu. Percayalah gak sempurnapun gak apa-apa. Yang penting kita happy dan produktif. Hihi..

*****

SETUP BULLET JOURNAL FEBRUARY 2017


Mengawali Bullet Journal dengan membuat Divider pada halaman utama atau awal setup. Tujuannya untuk pisah bulan lalu dan bulan berikutnya. Buat pemanis juga sih sebenarnya. Hehe.. 


divider february

Mungkin karena February identik dengan kasih sayang dan yang manis-manis, warna pink menjadi pilihan saya membuat Divider. Kok ya pink gitu loh ya.. ? Hahhaa.. ya sutralah.

MONTHLY LOG


Monthly log ini komponen wajib yang harus di setup setiap bulannya. Karena di dalamnya kita bisa mengisi dengan schedule, event ataupun catatan kecil yang terjadi hari itu. Bahkan bisa buat reminder untuk yang lagi berulang tahun loh.


monthly log

Jika di bulan Januari, bagian Cleaning Schedule saya pisahkan di halaman lain, kali ini saya buat menyatu dengan monthly log, tujuannya : MENGHEMAT TEMPAT. Haha.. Pelit banget. 


february's chorus


Dan masih sama seperti bulan lalu, Monthly tentang pekerjaan saya pisahkan dari personal. Biar gak campur-campur. Suka pusing dan kurang tempat. Layoutnya saya buat sama seperti yang personal. 


monthly log

Pada lembar kedua, saya membuat daftar Goal yang ingin saya capai di bulan Februari, di sampingnya saya tambahkan Master Task List, untuk kegiatan yang harus saya lakukan dalam satu bulan ke depan.

SOCIAL MEDIA CALENDAR


Selanjutnya saya membuat setup yang berhubungan dengan Social Media dan Blog . Karena saya sedang berencana bikin blog yang gak cuma curhatan saja tapi lebih bermanfaat, saya mencoba membuat tracker viewernya atau respon dari pembaca. Dan saya buat layout seperti dibawah ini.


socmed and blog

Pada bagian Social Calendar, saya bisa mengisinya dengan jadwal publish Blog, ide-ide konten yang saya dapatkan atau catatan kecil yang berhubungan dengan Blogging Corner. Sementara lembar berikutnya Social Tracker, saya membuat tabel yang fungsinya untuk merekam viewer pada Blog dan juga tracker untuk sharing postingan di social media.


EXPENSE TRACKER


Sepertinya ini akan menjadi komponen rutin dalam Bullet Journal saya. Hehe.. Supaya saya tahu ke arah mana uang pergi. Hihi.. Plus lagi belajar mengendalikan pengeluaran, jadi tracker ini penting buat saya. 


expense tracker

Pada keterangan kolomnya, saya tulis dengan Tanggal, item yang dibeli, check list cash dan debit, jumlah cash atau debit, dan saldo. Biasanya untuk mensetup Expense tracker, saya membutuhkan 3 halaman kertas.

DOODLE VOCABULARIES


Kalo teman-teman pernah membaca tentang postingan Doodle Journaling With Juanitaronns pasti tahu kenapa saya buat setup ini. Yup.. Saya terinspirasi sama mbak ita buat bikin Doodle vocabs.


doodle's vocabularries


Rencananya, nanti dihalaman ini saya buat doodle karakter saya, dan berfungsi sebagai kamus buat sticker juga sih. Hihi..


Doodle page bullet journal


Dan seperti itulah penampakan halaman yang sudah penuh dengan Doodle saya. Hihi.. 

MEMORIES OF FEBRUARY


Di setup memories kali ini saya buat agak berbeda, disetiap tanggalnya ada 2 kotak yang rencananya saya akan isi tentang simbol emotion (berdasarkan color code) dan juga kejadian/peristiwa saat itu. 


memories of february

Tapi yang namanya rencana kadang tinggal rencana. Awalnya ingin menggambar emotion sendiri, berakhir dengan memanfaatkan stiker Momoi.




COLLECTIONS


Dan yang terakhir adalah collections yang berisi tentang "self improvement challenge" dan juga "book to read" semoga challenge kali ini saya berhasil menyelesaikannya dengan baik. Pada dasarnya komponen di atas, seperti Doodle page, Memories, tracker adalah jenis-jenis Collection. Karena komponen tersebut memiliki konten yang sama dalam satu halaman atau berkelompok.


collections


Nah.. Itulah tadi beberapa ide komponen yang saya setup di bulan Februari. Semoga penjelasannya mudah dimengerti (maklum saya kurang pandai menjelaskan hihi.. Bahasanya suka belepotan) dan bisa menginspirasi.

Buat teman-teman yang ingin belajar Bullet Journal, kalian bisa mengeksplorasi Blog ini melalui menu navigasi. Ada beberapa contoh journal (selain Bullet Journal), yang bisa kalian baca dan terapkan. Jangan lupa di bagikan ke teman, kerabat atau rekanan barangkali. Hihi..  Biar makin berfaedah kita tuh.. 





HAPPY BUJOING !

You May Also Like

8 comments

  1. Salam kenal kakak
    Mau tanya , kak itu topiknya kan ada banyak dalam satu buku (?). Kalo dalam satu buku ada banyak topik gitu cara menyusunnya yang baik gimana biar tidak saling tabrakan sama topik lain?
    Makasih ^^

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dalam bullet journal ada sistem index. Nah sistem inilah yang membantu untuk memudahkan pencarian dalam komponen yang. Caranya dengan memberi judul setiap komponen dan menambahkan halamannya ke dalam index.

      Delete
  2. Halo Mbak Ewafebri.
    Terimakasih atas postingan-postinganya tentang bullet journal. Saya baru memulainya bulan November lalu dan terasa lebih organized sekarang :)

    Keep up the good work ya Mbak.

    Salam,
    Amalina

    ReplyDelete
  3. Terima kasih banyak @amalina.. Semoga postingannya bisa membantu..

    ReplyDelete
  4. hello kak Ewafebri. Aku mau tanya, apakah setiap bujo orang beda-beda? Maksudnya, gak semua bujo org terdapat expense tracker, atau habits tracker. Apakah begitu? Atau harus terdapat segala macam tracker untuk resmi menulis bujo? Atau malah sesuka hati kita?

    Btw, minta saran untuk pen bujo dong. Kalo bisa harganya jangan yg terlalu mahal heheheπŸ˜…πŸ˜…πŸ˜…

    ReplyDelete
  5. Hallo kania.. Betul, bujo setiap orang beda2.. Gak selalu harus ada tracker. Bisa kita buat sesuka hati kita yg terpenting ada beberapa setup dasar yang perlu dilakukan saja.

    Saya pen pake drawing pen, sama sarasa. Yang penting enak dipake aja. Hahaha..

    ReplyDelete
  6. Tulisanku jelek ngak bakat juga tulis dengan tangan, jadi saya hanya bisa mengagumi aja yang bisa dan bagus banget bikin bullet journal kayak mbak hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Akupun mbaak.. haha.. tp gpp.. yg penting bisa terbaca diriku.. 😁

      Delete

Hi Gaes.. Jika kalian tak menemukan kolom komentar, mohon untuk mencari artikel yang ingin dikomentari melalui Home , atau pilih label, kemudian klik " Link Komentar " , yang berwarna salmon (peach pastel). Akan muncul kolom komentar baru. Mohon maaf ketidaknyamanannya.. πŸ™