DAMPAK DAN CARA MEMPERBAIKI BROKEN LINK !

by - April 10, 2019

cara memperbaiki broken link pada web


Pernahkah kalian mendengar istilah broken link ? Bagi sebagian blogger, istilah ini mungkin sudah umum, tapi bagi yang lain, barangkali masih terdengar asing. Hari ini saya akan berbagi informasi tentang pengertian, jenis-jenis link, penyebab, cara mencari, dampak dan cara memperbaiki broken link. Semoga tulisan ini bisa memberikan jawaban bagi yang penasaran. 🤭

DAMPAK DAN CARA MEMPERBAIKI BROKEN LINK !


Apakah kalian pernah merasa gemas gara-gara ngeklik link dengan informasi yang kita butuhkan, tapi ternyata zonk. Yes, link itu justru malah berbunyi Page 404 Not Found. Lah kenapa masih ke indek juga, Google ? Hihihi... Ini salah satu dampak yang terjadi gara-gara broken link. Bikin kita jadi KZL, yekan ?

Belum lagi ternyata di Blog kita sendiri banyak terjadi yang seperti begini. O.M.G ! Kebayang kan, banyak orang yang jadi gemes sama Blog kita ? Tapi dengan Metode 3 R (Remove, Repair, Redirect), kita akan mengatasi masalah yang bikin KZL ini. 🤭🤭

PENGERTIAN BROKEN LINK


Nah untuk mengatasi hal kayak gini, kita perlu memahami apa penyebab dari broken link ini. Namun sebelum itu, mari kita pelajari, apa sih sebenarnya Broken Link itu ? 

Broken Link berasal dari kata Broke dan Link  , yang keduanya merupakan bahasa Inggris. Broke sendiri bisa diartikan rusak, patah, putus dll (mungkin masih ada istilah lainnya 🤭). Sementara Link artinya dalam bahasa Indonesia adalah tautan (yang berhubungan dengan alamat url).

Jadi broken link bisa diartikan menjadi tautan yang rusak, tautan yang putus atau patah, atau tautan yang tak bisa menuju ke halaman yang kita inginkan. 

JENIS-JENIS LINK 


Link memiliki beberapa jenis yang perlu kita ketahui. Ada 2 sumber yang paling umum digunakan, yaitu Internal Link dan Eksternal Link. Internal Link adalah tautan yang berada di dalam ruang lingkup Blog atau Website kita sendiri. Sementara Eksternal Link adalah tautan yang kita berikan pada sumber lain di luar Blog atau Web kita.




Masih ngomongin soal sumber. Ada juga istilah yang disebut Inbound dan Outbound Link. Inbound Link adalah tautan yang mengarah ke Blog kita atau yang berada dalam Blog kita. Misalnya saja, Link yang diberikan oleh Blog lain untuk kita ataupun Link yang bersumber dari Blog kita sendiri (internal link). Sementara Outbound Link adalah tautan yang kita berikan kepada Blog lainnya. 

Hmmm... ? Semoga penjelasan saya sampai di sini gak bikin bingung ya.. ? 🤭. Intinya mah Internal Link selalu Inbound link, tapi Inbound Link gak harus selalu bersumber dari Internal LinkSementara external link yang berada dalam Blog kita, merupakan Outbound Link.

Link yang termasuk ke dalam Inbound :



  • Link yang kita torehkan di artikel dalam Blog kita sendiri (internal link).
  • Link yang kita dapatkan dari Blog lainnya.
  • Link yang kita dapatkan dari komentar di Blog lainnya.
  • Link Referral ( link yang berasal dari share ke sosial media )
  • Link Organic ( link yang kita dapat dari mesin pencarian ) 

Emang penjelasan ini ada hubungannya dengan Broken Link Vva ? Ada ! Karena kalo kita bisa memahami sumber linknya, akan lebih mudah menentukan cara memperbaikinya. Hihi..

PENYEBAB BROKEN LINK


Apa sih yang menyebabkan broken link ? Ada beberapa faktor yang bisa menyebabkan broken link. Berikut ini listnya. 


  • Penyebab yang pertama adalah perubahan alamat url karena kita melakukan pengeditan. Misalnya Nama awal dari sebuah artikel yang berjudul Bullet Journal dengan alamat urlnya https://www.ewafebri.com/bullet-journal, kemudian berubah menjadi https://www.ewafebri.com/bullet-journal-indonesia. Meski masih ada nama bullet journal, namun karena ada penambahan indonesia, maka apabila kita klik artikel Bullet Journal dengan url terdahulu, tidak akan muncul. Atau akan muncul Page Not Found.
  • Penyebab yang kedua adalah artikel yang dihapus, tapi masih terindex oleh Google. Atau masih tercantum sebagai internal link, dan masih menjadi sumber referensi artikel. Ini juga berlaku pada link yang sudah kita sebar (share) di media sosial sebelumnya. 
  • Penyebab yang ketiga adalah pergantian nama domain. Sebenarnya ini sama seperti penyebab yang pertama. Pengaruh perubahan struktur alamat url. Ini juga berlaku saat saya menyertakan link dari Instagram. Biasanya, jika nara sumber saya mengganti nama akun mereka, maka link Blog kita juga berimbas menjadi broken link.


3 Penyebab broken link di atas yang paling sering terjadi, mungkin saja ada penyebab broken link lainnya. Tetapi, sesuai yang saya alami hanya 3 hal di atas yang sering terjadi. Lantas apa dampaknya sehingga kita harus memperbaikinya ?

DAMPAK BROKEN LINK


Broken link umumnya berdampak pada SEO, namun bukan tak mungkin mempengaruhi yang lainnya. Dan berikut ini adalah dampak yang dihasilkan pada Blog kita : 

  • Mengurangi keinginan atau minat pengunjung untuk membaca. Seperti yang saya ceritakan di awal, kadang kita jadi gemes kalo buka link ternyata Zonk. Padahal mungkin di Blog tersebut masih ada informasinya, walaupun (ternyata) ganti nama url. 
  • Jika dalam blog kita banyak memiliki broken link, dengan senang hati Google akan memberikan pinalti kepada Blog kita (semoga ini gak pernah terjadi pada Blog akuh). Walhasil Blog kita bisa menghilang dari rekomendasi Google.
  • Mempengaruhi DA / PA. Konon katanya pada perhitungan dalam algoritma Moz Rank , salah satu faktor yang mempengaruhi adalah sehatnya link. Artinya apabila kita memiliki relasi link yang buruk (inbound maupun outbound) akan berpengaruh pada nilai Moz Rank kita. 
  • Memiliki dampak buruk pada search engine. Tak hanya Google, tapi juga Bing dan yang lainnya. 
  • Sulit mendapatkan pengunjung baru pada Blog kita. Bagaimana tidak, jika orang baru yang ingin mencari informasi yang berkaitan dengan niche blog kita kemudian mendapati halaman Page 404, akan mengira bahwa Blog kita sudah mati. Padahal hanya artikel tertentu saja yang rusak. 

Pengaruh itulah yang bisa membuat performa Blog kita jadi jelek, yekan ? sayang juga lho, kalo hasil kerja keras kita dalam menulis postingan lainnya tidak tersentuh pengunjung gara-gara beberapa artikel yang rusak ? Oleh karena itu, kita perlu usaha memperbaiki broken link tersebut. Lantas, bagaimana caranya ?


infografik broken link


CARA MENCARI BROKEN LINK


Sebelum menentukan caranya, kita harus tahu dulu  di bagian mana tautan yang rusak. Sehingga kita bisa memperbaikinya dengan tepat sasaran. Adapun cara mengetahui Link yang rusak, kalian bisa menggunakan 2 cara : 

  • Mengecek setiap artikel yang ada 😁. Cara ini tentu memakan waktu yang sangat lama. Lakukan jika kalian memiliki agenda mengedit konten yang lama. 
  • Dengan bantuan layanan seperti brokenlinkcheck.com atau sejenisnya. Ini lebih mudah karena Broken Link Checker juga menampilkan sumber (bagian) yang rusak. Sehingga kita lebih mudah memperbaikinya, 

CARA MEMPERBAIKI BROKEN LINK



Ada beberapa cara yang bisa kita gunakan untuk memperbaikinya. Saya menyebutnya METODE 3R (istilah macam apa ini ?). Mohon maap ini adalah istilah yang saya ciptakan sendiri) jadi mungkin belum muncul di mesin pencari.

Metode 3R adalah singkatan dari REDIRECT, REPAIR & REMOVE. 3 cara yang bisa membantu memperbaiki broken link.

REDIRECT


Mungkin Redirect merupakan solusi yang paling praktis digunakan. Sayangnya Redirect hanya bisa dilakukan untuk internal link kita saja. Tetapi sebelum melakukan redirect perhatikan dulu hal-hal berikut ini :


  • Redirect Link yang bisa dilakukan untuk internal link saja. Jika sumber link berasal dari inbound tapi dari website lainnya, kita tidak bisa menggunakan teknik ini.
  • Redirect bisa dilakukan apabila kita dengan sengaja maupun tidak sengaja mengganti nama url pada artikel kita. 
  • Redirect bisa menjadi solusi yang cocok jika artikel yang berubah nama urlnya, menjadi sumber referensi untuk artikel lainnya. Misalnya saja artikel saya tentang 6 Panduan Dasar Cara Membuat Bullet Journal Untuk Pemula. Artikel ini biasanya menjadi sumber referensi untuk tulisan yang berhubungan dengan Bullet Journal. Bayangkan berapa banyak artikel yang harus saya ganti satu per satu jika urlnya berubah nama. Nah supaya tidak melelahkan, saya menggunakan teknik redirect. Supaya saat pembaca mengklik anchor text (atau alamat url) yang lama, bisa diarahkan ke nama yang baru, ataupun sebaliknya.
  • Redirect tidak berdampak bagus jika dilakukan terlalu sering. Karena terlalu banyak redirect  membuat Blog kita jadi lebih lama waktu loadingnya. Oleh karena itu, gunakan seperlunya saja. seperti pada artikel yang menjadi sumber referensi saja.

Sebagai Tips tambahan bagi yang menggunakan Blogspot. Apabila kalian ingin mengedit konten lama perhatikan 2 hal ini : 

  • Jangan mengubah artikel menjadi Revert Draft jika tidak ingin mengganti urlnya. Karena mengirim artikel ke revert draft bisa menyebabkan nama url berubah dengan otomatis. 
  • Catatlah nama url sebelum kalian mengirim tulisan lama ke revert draft, sehingga bisa diganti sesuai dengan nama url sebelumnya. 
  • Apabila ingin mengganti nama url, gantilah dengan nama lebih mudah dan Seo friendly (ada keyword). Sehingga, lebih mudah terindex.

broken link adalah


REPAIR


Tips yang kedua adalah dengan cara Repair broken link atau memperbaikinya dengan url terkini. Biasanya ini harus dilakukan satu per satu (dalam artikel). Salah satu keuntungan menggunakan layanan broken link checker adalah kita tahu, nama link apa saja yang rusak dan berada di artikel yang berjudul apa. Sehingga kita bisa langsung melakukan perubahan pada link yang di maksud.

Kelemahan teknik ini adalah memakan waktu yang relatif lama dibandingkan menggunakan teknik redirect. 😂 Untuk teknik ini kalian juga bisa mengganti url eksternal maupun internal link yang rusak. Misalnya :

  • Sebelumnya kalian pernah mencantumkan url salah satu akun Instagram (atau milik kita), kemudian kita mengganti nama akun tersebut, otomatis url terdahulu akan rusak (page not find). Dan kalian bisa menggantinya dengan nama baru. 
  • Atau misalnya dalam salah satu artikel kita menyelipkan link referensi Blog teman, dan ternyata dia ganti nama domain. Jika dia tidak melakukan redirect, otomatis akan berpengaruh pada Blog kita. Walhasil pencarian nihil. Kita bisa memperbaiki dengan alamat  link dia yang baru atau menggantinya dengan referensi yang lainnya. 

REMOVE 


Solusi yang ketiga adalah Remove alias menghilangkan tautan yang ada. Remove di sini bisa dilakukan 2 cara, yaitu cukup menghapus linknya saja tapi mempertahankan anchor textnya, atau menghapus semuanya. Biasanya saya melihat kasus sebelum menghapusnya, jika :


  • Tautan yang menggunakan anchor text tetap, tapi alamat urlnya berubah. Jika ini terjadi, maka saya cukup menghapus linknya saja. Dan tetap mempertahankan anchor textnya. Contoh : dalam artikel saya tentang Inspiring People, banyak nara sumber yang sebagian link sosial media mereka tak berfungsi atau berganti nama baru. Karena susah dilacak, maka saya cukup menghilangkan link sosmednya dan tetap mempertahankan nama mereka (nama kan gak diganti-ganti ya.. ? Hahha.. sekaligus sebagai kredit).

Contoh Anchor Text yang berwarna Peach (salmon). Apabila kita klik akan menuju ke artikel baru.


  • Nama anchor text dan link sudah tidak relevan lagi. Misalnya saja dalam satu artikel ada internal (maupun eksternal link) yang ternyata sudah dihapus dari jagat dunia maya. Nah ini kan emang udah gak ada, ya mendingan dihapus saja semua dan diedit lagi saja. Hehe.. 

Itulah beberapa solusi yang bisa kita lakukan jika kita memiliki broken link. Tapi berikut ini saya masih punya tips lainnya terkait penggunaan link. 

  • Lebih baik berikan Link target "No Follow" pada ekternal link. Supaya kelak sumber link kita tidak menjadi racun bagi website atau Blog lainnya. 
  • Jangan pernah meninggalkan Link hidup pada kolom komentar orang lain, karena bisa merugikan Blog tersebut atau bahkan berdampak pada inbound link Blog kita. 
  • Berikan link target " Follow " pada internal link.

Gak nyangka ternyata persoalan link ini banyak banget ulasannya. Saya rasa ini belum semua ya ? Hahaha.. Laaaah.. ! Sejauh ini, hanya informasi ini saja yang bisa saya sampaikan kepada pembaca. Jika ada informasi terbaru terkait tautan maupun broken link, saya akan mengupdate informasinya kembali. 

Jika permasalah ini terlihat rumit dan sulit, jangan lupa untuk kembali di tujuan utama ngeblog yaitu menulis. 🤭🤭🤭 . Terima kasih sudah mau meluangkan waktunya membaca tulisan ini, jika ada pertanyaan seputar link, boleh silahkan. Asal jangan nanya,  " LinkAja itu apa kaaaak ? 🤣🤣🤣 " . Karena itu gak ada hubungannya dengan acara ngeblog. Untuk informasi lainnya terkait Ngeblog kalian juga bisa mencarinya di How To Blog With Bowgel


Happy Blogging ! 

You May Also Like

0 comments

ANNOUNCEMENT



Untuk menyambut Ultah Blog Ewafebri yang ke 2 tanggal 16 Agustus 2019, ikuti kesempatan memenangkan giveaway yuk. Ada Tottebag Mingce, Watercolor Pad Ring 300 gsm, dan juga macem - macem sticker.

Caranya gampang banget kok, kalian cukup subscribe Blog ini aja.

Selain kesempatan menang Giveaway, nantinya setiap Minggu inbox kamu dapet update dari ewafebri.com

Periode subscribe per tanggal 1 Agustus - 31 Agustus 2019 ya ! Pemenang akan diinformasikan melalui email secara langsung.

Giveaway hanya berlaku untuk wilayah Indonesia saja. Hihi..