BUJO INDONESIA : PENGERTIAN KULWAP DAN TATA CARANYA

by - January 21, 2019

Pengertian Kulwap dan Tata Caranya


Memang tidak selamanya Grup Whatsapp tak berfaedah. Nyatanya masih ada orang-orang yang berinisiatif menggunakannya untuk berbagi Ilmu yang bermanfaat. Meski begitu, Kulwap tidak sama dengan metode Broadcast Message ya ?. Karena dalam Kulwap ada kerelaan dari 2 Belah pihak yaitu para anggota dan pemberi materinya. Sementara Broadcast Message melibatkan sepihak. Hari ini, saya akan berbagi informasi tentang Pengertian Kulwap dan Tata Caranya.



PENGERTIAN KULWAP DAN TATA CARANYA 



Sebulan yang lalu saya diminta untuk menjadi pengisi materi pada Kulwap. Mewakili admin komunitas kita tercinta, 1 Minggu 1 Cerita. Terus terang saya bingung. Saya bahkan tidak tahu Kulwap itu apa. Sempet mencari di Internet, tapi tidak menemukan informasi yang pas di hati. Berdasarkan pengalaman itulah, akhirnya saya membuat tulisan ini. Hihi.. Semoga bisa menjadi salah satu sumber informasi bagi yang ingin ikutan Kulwap. Atau menjadi Pemateri Kulwap. 

PENGERTIAN KULWAP 


Apa sih Kulwap ? 


Kok rasanya asing banget. Hihi.. Saya pun ketika mendengar istilah itu pertama kali, berfikiran sama. Serasa Kudet kita tuh, a.k.a kurang update.


Kulwap artinya


Kulwap adalah singkatan dari Kuliah Whatsapp. Metode belajar menggunakan perangkat digital melalui aplikasi grup Whatsapp. Materinya sendiri bisa bermacam-macam. Tergantung keahlian Nara Sumber masing-masing. Saya sendiri berbagi informasi tentang Bullet Journal sebagai alat produktifitas.

SIAPA YANG TERLIBAT ?


Kulwap biasanya di adakan oleh komunitas atau organisasi tertentu. Tujuannya, memberikan informasi atau pengetahuan bagi para member. Tetapi, bukan tidak mungkin, Kulwap dilakukan oleh perorangan.

Siapa saja yang terlibat di dalamnya ? 


Yang pasti Nara Sumber (pemberi materi), Moderator (orang yang membantu lancarnya jalan Kulwap), dan tentu saja para peserta Kulwap.

MANFAAT KULWAP


Pada postingan WAG , Pentingkah Grup Whatsapp ? Saya pernah mengutarakan keberatan terkait kebijakan Grup. Bahkan saya hanya memiliki 2 Grup yang aktif, tapi berfaedah.

Ternyata, fungsi Grup Whatsapp ini juga bisa bermanfaat untuk orang lain, tanpa bentuk Spamming dengan cara Broadcast. Yaitu dengan mengadakan Kuliah Whatsapp.

Apa saja sih yang bisa kita dapatkan selama mengikuti kuliah Whatsapp ? 



  • Yang paling utama adalah Ilmu atau Pengetahuan Baru. Karena sifatnya berbagi, dalam Kulwap kita bisa mendapatkan ilmu baru dari banyak materi yang berbeda. Dan biasanya, pemateri menyampaikan hal yang dikuasainya. 
  • Interaksi. Interaksi sesama member bisa terjadi dalam Kulwap, meski biasanya tergantung aturan yang dipakai oleh penyedia Kulwap. Misalnya, supaya tertib, para anggota dilarang bertanya saat pemateri membagikan informasinya. Supaya keadaan tetap kondusif. Baru kemudian, diberi kesempatan untuk berinteraksi. 
  • Berdiskusi. Biasanya dalam Kulwap ada feedback dari peserta, setelah pemateri memberikan materinya. Sayangnya ini kemarin tidak terjadi pada Kulwap Meningkatkan Produktifitas dengan Bullet Journal.  Bukan karena tidak ingin ada diskusi. Tetapi Dikarenakan banyaknya pertanyaan yang masuk, namun waktu terbatas.

TATA CARA KULWAP 


Untuk tata cara Kulwap, setiap penyelenggara tentu memiliki kebijakan tersendiri ya. Nah, berdasarkan pengalaman saya kemarin. Berikut ini tata cara Kulwap yang diadakan oleh Ibu Profesional Tangerang Kota.


Kulwap adalah


Sebelum saya berbagi pengalaman dengan peserta, terlebih dahulu saya dihubungi pihak penyelenggara. Sebulan sebelum Kulwap diselenggarakan saya ditawari kak Fera, untuk berbagi pengalaman tentang Bullet Journal di Komunitas Ibu Profesional Tangerang Kota dan sayapun menyanggupinya (meski deg-degan 🤭).

Materi Kulwap bisa Didownload
🔽

Kulwap diselenggarakan pada tanggal 16 Januari 2019 kemarin, saya menjadi pemateri mewakili admin 1 Minggu 1 Cerita. Mendekati hari H, pihak penyelenggara menghubungi untuk konfirmasi kembali. Setelah ada interaksi, penting buat kita untuk bertanya tentang apa saja yang perlu kita lakukan. Terlebih bagi saya yang gak pernah ikutan sama sekali. Benar-benar buta informasi. Daripada malu bertanya sesat di jalan, sayapun bertanya kepada penyelenggara tentang apa saja yang diperlukan. Hihi.. 

Hal Yang Dilakukan Sebelum Kulwap 


PEMATERI 


  • Konfirmasi kepada penyelenggara  atas kesediaan menjadi pemateri dalam Kulwap. 
  • Membuat susunan materi yang akan kita gunakan dalam Kulwap. 
  • Memberikan salinan susunan materi kepada pihak penyelenggara (berbentuk digital, bisa .pdf)
  • Pihak penyelenggara akan memberikan  2 option : 1. Pertanyaan dikumpulkan sebelum Kulwap terjadi, 2. Pertanyaan dikumpulkan setelah Materi kulwap disampaikan. Karena ini pengalaman baru, akhirnya pilihan jatuh yang pertama.
  • Penyelenggara akan mengumpulkan pertanyaan dari peserta. Dan memberikan kepada pemateri. 
  • Sebagai persiapan, pemateri bisa mencari jawaban sebelum Kulwap diselenggarakan. 
  • Persiapkan Jari anda. Karena dari jam yang ditentukan (pengalaman saya kemarin 1,5 jam yang nambah 30 menit lagi 🤭) kita tak berhenti mengetik materi dan jawaban. Hahaha.. 

PESERTA 


  • Melakukan pendaftaran. 
  • Melakukan presensi saat pelaksanaan Kulwap. (Selebihnya saya kurang paham, karena belum pernah menjadi peserta)


contoh kulwap ©ewafebri


Hal yang dilakukan pada saat Kulwap 


PEMATERI 


  • Prolog oleh Moderator dari pihak penyelenggara. Kemarin saya dibantu oleh kak Ika, member dari Ibu Profesional Tangerang Kota.
  • Memberikan materi, garis besarnya saja sesuai dengan susunan yang sudah kita buat sebelumnya. 
  • Moderator memberikan pertanyaan dan pemateri menjawab pertanyaan tersebut. Dilakukan hingga pertanyaan habis. Kemarin ada 11 Pertanyaan yang disampaikan. 
  • Seharusnya jika waktu memungkinkan, ada feedback atau tanggapan dari peserta tentang jawaban yang tersedia. Namun, karena kemarin banyak pertanyaan yang masuk, sementara waktu terbatas. Tahapan ini tidak kita lalui. (Maafkan saya teman-teman, jadi gak ada feedback dari 2 arah. Hiks... )
  • Moderator menyudahi pertanyaan dan melakukan penutupan. 
  • Penyelenggara memberikan kenang-kenangan ❤️
  • Pemateri membuat kesimpulan, selanjutnya berpamitan (penutup).
  • Kulwap selesai.

PESERTA 


  • Melakukan presensi
  • Menyimak materi yang disampaikan
  • Tanya Jawab
  • Harusnya ini diskusi bebas, atau feedback 2 arah. Tapi tak terjadi. 
  • Penutup.
  • Setelahnya saya gak tahu apa-apa. Hahhaa.. 

Untuk Tata Tertib kulwap, barangkali tiap penyelenggara berbeda-beda ya ?. Saya juga kurang paham soalnya ini. Yang pasti, supaya kondisi tetap kondusif, saat penyampaian materi peserta menyimak dan sudah tidak melakukan aktivitas.

Pun kemarin, saya berusaha mengikuti petunjuk dari penyelenggara. Supaya tetap tertib, saya berusaha menjawab yang disampaikan moderator saja. Sesekali menjawab tanggapan peserta. Kebetulan kemarin pertanyaan lumayan banyak. Sampai saya gak bisa fokus sama jawabannya. Maafkan saya Bundaaa...  !

REVIEW KULWAP 


Setelah Kulwap selesai. Saya mencoba membaca kembali dengan seksama tentang apa yang sudah saya sampaikan. Dan... Dueeeeng ! Ada jawaban yang menurut saya gak relevan sama pertanyaannya. (Kok bisa sih Vva ?!?). Tapi kan gak mungkin bisa diperbaiki lagi kan. Secara saya juga sudah di remove. Hahhaa.. Maafkan atas kelalaian saya ya.. ?

Berikut ini adalah pertanyaan yang jawaban saya terdengar gak nyambung. Untuk meluruskan, biar saya jawab di sini saja :

---------- 

9⃣ Mira, Samarinda.

1. Bullet jurnal harus dibuat secara manual ya Mba? Apa ada yg printable?

2. Boleh share contohnya Mba?

3. Untuk mengikuti komunitas apa ada grup wa nya juga dan dibimbing dalam menulis di blog?

Terima kasih.

Sementara jawaban saya adalah :

Baik..

1.  Gak harus sebenarnya mbak. Tapi mengingat banyak komponen terpisah yang dibutuhkan setiap Bujois berbeda-beda. Lebih cocok jika dibuat manual.

Tapi jika sudah tahu setiap bulannya hanya butuh komponen yang itu-itu saja, boleh menggunakan printable. Bisa membuat sendiri, atau membeli (meski jarang ada).

3. Komunitas ada Facebook tapi kalo khusus WA belum ada mbak.  Tapi saya belum tahu kalo Bullet Journalist lainnya. Hihi


Salah Satu kenangan Kulwap


-----------

Saya merasa, jawaban saya nomor 3 ini gak sesuai dengan pertanyaan yang dimaksud oleh mbak Mira. Saya baru menyadarinya setelah, Kulwap usai. Huhuhu... 

Sebagai wakil dari admin 1 Minggu 1 Cerita, yang dimaksud mbak Mira, tentang komunitas adalah 1M1C. Lah kenapa saya ngelantur ke yang lainnya ? 😭😭😭 Duh Gusti ! Padahal dari salinan Materi, jelas yang dimaksud adalah 1 Minggu 1 Cerita.




Selalu ada pelajaran yang kita dapatkan dari setiap hal yang baru kita ketahui. Contohnya, hal yang seperti ini. Maafkan akuh, kakak-kakak admin 1 Minggu 1 Cerita. Kenapa bisa seteledor ini. Hadeeeh !



Itulah pengalaman saya mengenal dan menjadi pemateri Kulwap. Semoga informasi ini bisa membantu teman-teman yang penasaran seperti apa kulwap sebenarnya. Atau penasaran tentang Bagaimana sih tata cara Kulwap itu ? Dan semoga apa yang saya bagikan bermanfaat untuk kita semua. 

Jika teman-teman ada informasi lainnya tentang Kulwap, boleh banget memberi tambahan informasi di kolom komentar. Dan jangan lupa untuk gabung di Komunitas 1 Minggu 1 Cerita. Hihi.. Biar makin semangat nulis kita. 



You May Also Like

20 comments

  1. kalau first time emang suka gitu sih kak, apalagi kalau yang komen udah banyak gitu bisa agak gak konsen. Sukses terus ya kak. Kalau ada mau dong nanti di ajakin

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya.. Karena kagok juga ya. Jadi gak bisa konsen sayanya 😭 . Huhuhu.. Pengalaman adalah Guru tanpa embel-embel 🤭. Semoga kalo ada lagi bisa ikutan ya

      Delete
  2. Saya juga beberapa kali ikut kulwap, tapi temanya tentang kehidupan rumah tangga dan merawat bayi hehe, lumayanlah ilmu yang saya dapat apalagi pemateri yang dihadirkan emang yang ahlinya..

    Kayak mbak Eva yg diundang isi kulwap tentang bujo 😊

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hihi.. Saya agak deg-degan sebenarnya pas mengiyakan. Hahaaa.. untung sempet ijin ke Bullet Journalnya langsung.

      Delete
  3. baru denger apa itu kulwap, kalo saya pribadi malah pusing baca tulisan wa yg panjang ke kereta ke bawah, yg ada malah di mute wkwkwk

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ini beda soalnya kak. Bukan semacam Broadcast. Orang hadir, ya memang orang yang bersedia mendapatkan materinya.

      Delete
  4. Hebaattt Mak Bowgel. Asyik kan jadi pemateri di WAG? Kulwap, istilah yang keren sekali hahaha, selama ini ya cuma nulis WAG Kelas Blogging Online (misalnya).

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha.. kayaknya bakalan ngetrend di tahun 2019 mbaaak.. 😁😁😁

      Delete
  5. oalaaah kuliah WA toh :D. berarti aku pernah mengikuti kulwap :D. ada beberapa grub WA yg aku ikuti rutin ngadain refresher ttg tema tertentu.. cm selama ini aku memang ga aktif, hanya baca2 apa yg disampaikan mba. dan baru tau kalo itulah kulwap :D. kudet juga akuuh :p. tx sharingnya mba

    ReplyDelete
    Replies
    1. Akuhpun tadinya kaaak. Hahhaa.. Ternyata begitulah artinya. 🤭🤭🤭

      Delete
  6. Saya baru pertama kali membaca tentang kulwap. Menarik sekali ini. Zaman sekarang kita memang harus cerdas dan bijak menggunakan teknologi. Thank you for sharing this, Mbak.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama-sama Mbak. Kelihatanannya akan menjadi trend media belajar 2019. 🤭

      Delete
  7. Gak tau knp jempol ini koq ngeklik link ini. Ternyata jempol bunda punya feeling yg kuat kslo konten link ini keren banget KULWAP. Hati tetgelitik donk pengen tau. KULIAH WA - keren tuh - bisa gak ya bunda renta ini ikutan Kulwap? Syaratnya apa ya utk join IP (Ibu Profesional) Kota Tangetang? Ini hanya bertanya aja, shukur2 nyantel, karena bunda ini mah apalah atuh bisanya ngetik doank .Tapi banyak kepengennya. Tp kl ada yg sifatnya belajar bawaannya pengen belajar mulu. Tetima kasih mbak Febri.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bisa pasti Bunda. Memiliki keinginan Belajar adalah Anugerah. Karena kita akan memiliki banyak pengalaman dan pengetahuan terus ya Bunda. Semangat terus ❤️

      Delete
  8. Mbaewaaa... keren banget sih dirimuuuhhhh...
    So proud banget, ilmu yang dituangkan di blog bisa bermanfaat juga di komunitas lain.
    Saya punya teman IG yang menekuni bujo, tapi bujonya si Bowgel ala Bowgel selalu melekat di hati hahaha

    Saya belom bisa bikin bujo yang lucu-lucu itu, tapi Alhamdulillah udah mulai nulis meski dengan model saingan ama dokter wakakaka

    Btw, saya baru sekali 2 kali deh ikutan kulwap.

    Waktu berbisnis dulu, persentasi online namanya, via grup FB maupun inbox grup FB.

    senang banget rasanya kalau kasih materi, terus dibaca dan banyak yang nanya.

    Selain itu juga melalui Webinar di webex.
    Tapi saya belum pernah sih kasih materi di webinar, cuman ikutan doang.


    Kalau saya dulu, jempol keriting sih enggak, biasanya saya pakai lapy soalnya, paling jari tengah yang kesemutan waakakak

    Tapi saya biasanya udah siapin sih kata2nya.
    Saya tulis, trus simpan di note, jadi tinggal saya copas aja.

    Palingan keriting jari saat menjawab pertanyaan teman2 :)

    Semangat selalu mba Ewa, kutunggu kulwap di 1m1c :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Semangaaat mbak Rey. Saya malah belum pernah ikutan Kulwap. Padahal lumayan bermanfaat. Saya bingung cara dapetin informasi tentang Kulwap bagaimana. Hahaha.. Duh Kudet saya mah.

      Delete
  9. Saya pernah ikuta kulwap, pertama tentang parenting, kedua tentang kelas menulis online. Awalnya saya kagok, karena lebih enak belajar lewat tatap muka secara langsung. Apalagi kadang terganggu si kecil rewel atau minta diambilkan ini itu hehe..maklum emak-emak, ya mbak.
    Keuntungannya, saya tidak perlu keluar rumah, ilmunya datang sendiri lewat hape.
    Tetapi lama-lama saya mulai bisa menikmati. Walaupun bagi saya belajar lewat tatap muka langsung lebih nyaman bagi saya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalo belajar lewat tatap muka kita juga bisa menganalisa ekspresi ya mbak. Jadi makin yakin dengan ilmu yang kita terima. Hihi... Kalo dari sisi fungsional. Masih sama-sam informatif ya.

      Delete
  10. wah mba hebat banget jadi pemateri kulwag? sering bingung nggak sih mba kalau udah banyak banget yang bertanya padahal yang sebelumnya masih/belum terjawab

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya.. hahaha... Untungnya kemarin pihak penyelenggara memberikan pilihan. Mau dikumpulin dulu pertanyaannya atau jawab langsung. Untung saya pilih yang pertama. Jadi bisa ancang-ancang jawaban.

      Delete

Hi Gaes.. Jika kalian tak menemukan kolom komentar, mohon untuk mencari artikel yang ingin dikomentari melalui Home , atau pilih label, kemudian klik " Link Komentar " , yang berwarna salmon (peach pastel). Akan muncul kolom komentar baru. Mohon maaf ketidaknyamanannya.. 🙏