TIPS AMAN MENGUBAH NAMA DAN ALAMAT BLOG TANPA KEHILANGAN TRAFFIC

by - January 16, 2019

TIPS AMAN MENGUBAH NAMA DAN ALAMAT BLOG BY EWAFEBRI


Mengubah Nama dan Alamat Blog pada Blogspot memang mudah. Tetapi perlu banyak pertimbangan. Sebelum kalian memutuskan untuk mengubahnya, lebih baik pikirkan dengan matang resikonya. Banyak hal akan mempengaruhi perubahan Nama dan Alamat Blog kamu. Tetapi, jika kalian masih tetap ingin mengubahnya. Berikut ini adalah  tips aman mengubah nama dan alamat blog tanpa kehilangan traffic pada Blogspot.

TIPS AMAN MENGUBAH NAMA DAN ALAMAT BLOG PADA BLOGSPOT





Dalam dunia Blogging, memang tak disarankan untuk berganti nama dan alamat url. Karena akan mempengaruhi performa Blog itu sendiri. Oleh karena itu, sebaiknya nama Blog benar-benar dipikirkan sebelum membuatnya. Ini sangat penting, terutama jika kalian ingin mengelola Blognya dengan serius. 

Pada November lalu, tepatnya tanggal 22, saya pernah membuat postingan tentang 7 TIPS MEMILIH NAMA BLOG SUPAYA DIREKOMENDASIKAN OLEH GOOGLE. Dalam postingan tersebut ada alasan kenapa saya memilih nama Ewafebri pada Blog ini, dan bagaimana pengaruhnya pada mesin pencarian. Sayangnya saat itu saya tidak memberitahukan Tips aman mengubah nama  dan alamat blog.


PENGERTIAN NAMA DAN ALAMAT BLOG


Karena ada yang pernah mengganti Blog setelah membaca artikel tersebut, saya juga ingin membuat artikel bagaimana tips aman mengubah nama dan alamat Blog tanpa kehilangan traffik sebelumnya. Mari kita awali dengan pengertian Nama dan Alamat Blog itu sendiri.

Nama dan Alamat Blog adalah dua hal yang berbeda. Meski orang sering kali mengenalinya dengan maksud yang sama. Kita buat contoh, Misalnya sebuah toko. Nama Tokonya adalah THE E PROJECT, sementara alamatnya berada di Jalan. Imajinasiku No. 1 , kecamatan Dotcom, Kota Blogspot.



Illustrasi tips aman mengubah nama dan alamat Blog



Nah begitupun dengan Blog kita. Nama Blog atau Judul adalah Nama yang kita sematkan pada Blog kita supaya orang mudah mengenalinya. Misalnya The E Project/ewafebri. Sementara Alamat Blog adalah Nama Domain yang kita gunakan. Misalnya : https://www.ewafebri.com.  Dengan begitu pengunjung mudah menemukan Blog kita.


FAKTOR PENENTU PERUBAHAN NAMA DAN ALAMAT BLOG



Sebelum kita mengubah nama Blog menjadi nama baru. Ada banyak pertimbangan yang perlu kita pikirkan. Terutama menyangkut tentang alasan dan resiko perubahan. Tujuannya supaya kita tidak menyesal setelah melakukannya.

Beberapa pertanyaan berikut ini, bisa kita jadikan sebagai patokan atau alasan kita mengubah Nama dan Alamat Blog. Apa sajakah ?



Faktor penentu perlu tidaknya Nama dan Alamat Blog diganti : 


  • Apakah Blog kita saat ini memiliki banyak pageview setiap harinya ?
  • Apakah Blog kita namanya terlalu panjang ?
  • Apakah nama Blog kita sulit dihafalkan ? 
  • Apakah Blog kita memiliki banyak pengunjung Uniknya ? 
  • Apakah Blog kita sudah lama atau baru ?
  • Apakah isi Blog kita relevan dengan namanya ? 
  • Apakah ada nama Blog lain yang mirip dengan nama Blog kita ?

RESIKO MENGUBAH NAMA DAN ALAMAT BLOG


Jika kita sudah mendapatkan jawaban dan alasannya, barulah membuat keputusan perlu tidaknya kita melakukan perubahan tersebut.

Perubahan nama dan alamat Blog akan mempengaruhi beberapa hal berikut ini :



  • Alamat Blog (baru) akan dianggap oleh Google sebagai Blog yang baru dibuat. Jadi isi Blog belum dikenali oleh Google.
  • Alamat Blog baru belum terindex oleh Google meski nama sebelumnya sudah. 
  • Karena belum terindex, mengakibatkan Traffik atau pageview kita akan anjlog.
  • Mempengaruhi Backlink yang sudah kita tanamkan pada komentar saat Blogwalking.
  • Urusan internal link juga akan berpengaruh karena alamat Blog kita berubah
  • Mempengaruhi Backlink yang kita dapatkan dari traffic orang lain, dll.

CARA AMAN MENGUBAH NAMA DAN ALAMAT BLOG PADA BLOGSPOT


Setelah kita mengetahui apa saja resiko yang kita dapatkan, saatnya kita mengubah nama Blog kita menjadi nama Baru. Yang perlu diperhatikan dalam mengganti nama url adalah membackup data terlebih dahulu. Untuk meminimalisir kesalahan atau hilangnya artikel.

Caranya sangat mudah. Tinggal mengikuti langkah berikut ini : 


  • Masuk ke Dashboard pada Blogspot
  • Masuk Setting 


  • Pilih Basic 
  • Jika ingin mengganti Nama Blog, ada pada pilihan Title, save


  • Jika ingin mengganti Alamat blog, pada pilihan Blog Address, pilih save



Setelah kalian melakukan perubahan, jangan lupa untuk menyematkan atau mensetup 301 Redirect.

SETUP 301 REDIRECT 


Langkah terakhir dalam proses mengubah nama dan alamat blog adalah proses redirect. Apa sih 301 Redirect ? 301 Redirect adalah cara untuk menyelamatkan alamat Url kita pada mesin pencarian dengan mengalihkan alamatnya. Maksudnya dengan cara mengalihkan alamat baru ke alamat lama kita. 





Konsep kerjanya seperti ini :



  • Alamat lama kita sudah dikenal lebih dulu oleh mesin pencarian, nah kita ingin mencoba memasukan alamat baru ke mesin pencari. 
  • Karena alamat baru kita belum terindex, otomatis hasilnya 0. Tetapi jika kita sudah mensetup Redirect, otomatis mesin pencari akan mengarahkan pada alamat lama Blog kita. 
  • Misalnya Blog ini, sebelum menjadi TLD nama Blog lama saya adalah ewafebri.blogspot.com. Meski gak banyak pengunjung, dulu lumayanlah yang dateng mah. Hahaha. 


  • Supaya pengunjung terdahulu gak kehilangan jejak, alamat www.ewafebri.com juga saya setup redirect ke ewafebri.blogspot.com
  • Sehingga saat orang mencari www.ewafebri.com, dia akan dialihkan ke alamat blog yang lama. 
  • Dan meski orang menggunakan alamat lama pada mesin pencarian, tapi hasilnya tetap mengarah ke ewafebri.com juga. 
  • Untuk cara mensetup redirect, kalian bisa mencarinya di Google. 

Intinya setup Redirect ini berguna sebagai penyambung Blog lama dan Blog baru. Tujuannya supaya aman saat pindahan. hihi.. Biar pengunjung mudah mencari jejak kita, hehehe..

Setup redirect sendiri bisa dilakukan beberapa cara. Bisa menyematkan kode script pada edit html, atau juga lewat konfigurasi Cpanel pada saat pindahan TLD. Persisnya seperti apa ? Kalian bisa mencarinya di Google.

Satu hal lagi nie Gaes, jika page view dan artikel belum terlalu banyak, mengubah nama Blog dan alamatnya tak menjadi masalah. Tapi jika sudah dikenal. Hmmm.. pertimbangkan masak-masak resikonya. Owh iya jangan lupa, teknik Setup Redirect ini juga digunakan saat kalian merubah Blog menjadi TLD ya. Hihi..

Selain itu ada hal lain yang harus kalian lakukan jika sudah melalukan migrasi alamat Domain. Yaitu :


  • Daftarkan alamat baru pada webmaster kembali supaya mudah terindex oleh Google. 
  • Submit Sitemap-nya. Supaya artikel kita mudah dicrawl oleh robot Google. 


Itulah Tips aman mengubah nama dan alamat blog versi ewafebri.com. Semoga setelah kalian pindahan, jejak pengunjung tetap terjaga.


HAPPY BLOGGING ! 

You May Also Like

32 comments

  1. aku kemarin di setting-kan di tempat aku beli domain.
    Soalnya emng beneran masih baru :)
    karena udah ada ini, selanjutnya pasti lebih gampang.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hihi.. Dulu saya setup sendiri sebenarnya. Saya merasa harus menulis tips ini serasa ada beban moral. Hihi.. kalo tips bermanfaat emang harus dibagikan ya.. supaya bisa belajar sama-sama 🤭

      Delete
  2. Dulu waktu awal awal ngebangun blog juga bingung sama ginian, makasih mbak ilmunya. semoga berguna buat yang masih baru.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya.. Tergerak membuat ini karena ada yang pernah salah dalam setup Blognya. Dan kehilangan traffic yang dia bangun selama ini. 😭😭😭 . Jadi sedih saya bacanya.

      Delete
  3. dulu sih pernah domain pribadi, cuma karena yang punya domain asalnya runtuh alias berganti. mau nggak mau ke gratisan lagi. takutnya tulisan yang sudah kita tabung, hilang

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyaa.. asal jangan lupa di redirect aja mbak. Takutnya kan orang yang dulu sering dateng kehilangan jejak tulisan. Sayang banget kan ?

      Delete
    2. Hahhaa... maaaaap maaas ! Keingetnya ngebales mbak-mbak 🤣🤣🤣🤣

      Delete
  4. Aku juga pingin, nih, ganti alamat website-ku, huhu. Cuma nggak berani karena sayang traffic-nya. Tips ini sebenarnya membantu banget, tapi kayaknya nggak buat aku soalnya nggak make Blogger lagi, hihi. Thank you for sharing this Mbak!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyaa.. Susah ya mbak ? Yang terpenting di Redirect mbak. Itu aja kuncinya. Hahaha.. Biar gak kehilangan jejak kitanya.

      Delete
  5. Kira2 bisa diaplikasikan buat wp nggak ya? Aku kira gantimh ganti aja tp ternyata efeknya berat euy. Pshl pengen ganti karna ads yg namanya sama plek ternyata. Huhu

    ReplyDelete
    Replies
    1. Owalaaah.. Asal di redirect mbak.. coba cari cara redirect di Wordpress. Saya rasa ada pastinya.

      Delete
  6. Saved pages hehehe saya memang berencana migrasi ke TLD kelak, tentu sangat butuh panduan yg satu ini... Meski sebelumnya sudah pernah juga mengganti nama blog dan melewati prosesnya, tapi yg proses redirect 301 seperti nya terlewat oleh saya.. Tapi waktu itu blognya baru diisi sedikit

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya.. penting untuk proses redirectnya. Kadang sepele tapi sering lupa. Ada beberapa artikel yang hilang diperedaran Serp karena saya lupa mendirectnya. 😭😭😭😭 . Walhasil Broken link

      Delete
  7. Itulah mengapa aku nggak berani ganti nama blog. Deg degan. Apalagi setting setting begini, rasanya aku butuh waktu luang yang panjang.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya.. paling aman, gak perlu lagi ganti-ganti 🤭

      Delete
  8. Nah berhubung aku suka gaptek dan page views masih ngos ngosan makanya agak takut berubah nama blog. Hehe asal paham ilmu dan triknya mah ga akan masalah ya mba :) thanks for sharing

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul. Sebelum ganti, saya rekomendasikan banyak baca referensi. Takut salah kaprah. Mudah gantinya, tapi banyak resikonya. Hihi.

      Delete
  9. Kala saya ganti domain ke TLD tak lakukan langkah setup 301 redirect. Gak tahu, sih. Apa perlu dilakukan juga padahal pakai TLD-nya sudah selang sebulan? Bingung.
    Makasih sudah ngasi info berfaedah lagi.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama-sama mbak. Semoga tetap terindex dengan baik ya mbak. Amin. ❤️

      Delete
  10. Saya banget nih, nama blognya beda, nama tampilan juga beda, url beda hahahaha

    tapi belum berani ubah, jangankan ubah nama, ubah template aja saya masih belum berani wkwkwkw

    Rencananya sih mau ubah judulnyanya, soalnya menurut Google ada 2 kata yang gak disukai Google huhuhu

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tapi kalo udah mendatangkan banyak traffic mah gak usah mbak. Sayaaaaang. Takut salah setup malah hilang 😭

      Delete
  11. Ini kemarin juga aku lakuin saat ganti nama mbak, memang pengaruh sekali dedirect ini. Memang harus mulai dari awal lagi kalo ganti nama, submit webmaster tool lagi submit sitemap lagi, dan mesti nambah sabar lagi hehehe. Soalnya gak langsung banyak viewersnya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya.. Dulu waktu ganti TLD saya gak banyak tahu sebenarnya. Dan, agak bodo amat sama pageview. Sekarang mikir-mikir kalo mau ganti. Hahaha..

      Delete
  12. Ewafebri (Evvafebri) adalah nama blog yang mudah diingat dan telah jadi semacam brand begitu, jadi tidak perlu diganti hahaha :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betuuuul kakak. Hahaha.. Males juga gonta ganti. Makanya kemarin, mending ngelanjutin domain yang ada aja. Hahaha.

      Delete
  13. Yang males tuh submit-submit laginya itu, Mba. Sebetulnya pengen banget ganti alamat biar sama kayak username IG dan Twitter. Masih mikir-mikir, kudu panjang napas dulu ��

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul mbak. Ribet ya.. ? Hihihi. Selama nama yang sekarang gak masalah, dipake terus aja mbak.

      Delete
  14. Saaangat bergunaaa! Huhu terimakasih banyak kak, telah menuliskan dan mempublikasikan artikel ini. Kebetulan November tahun lalu saya ganti nama domain. Dari zharnd.net ke zahrahnida.com (lengkap banget perubahannya).

    Waktu itu saya galau banget nanya kesana-kemari, ke teman-teman, surfing internet, tentang 'apa yang terjadi setelah ganti domain'. Jawaban yang saya dapat tidak cukup memuaskan :(

    Nah, yang ditulis kakak inilah poin utamanya *.*
    Sayangnya saya sudah merubah alamat, sebelum tahu artikel ini. Tapi kalau saya sdh dari TLD ke TLD lagi, apa masih bisa redirect? :(
    Karena saya buka pengaturan, redirect nya ke yg blogspot.com, bukan yg net.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nambahinnya di bagian javascript kayaknya mbak. Pake kode html.

      Delete
  15. Baru aja ganti domain jadi TLD, tapi pas buka google analityc jadi nol.. Untungnya Page view belum sebanyak itu jadi gak terlalu nyesek.. Tks sharingnya mba..

    ReplyDelete
  16. Halo.. saya blogger pemula, ingin belajar di sini...

    ReplyDelete

Hi Gaes.. Jika kalian tak menemukan kolom komentar, mohon untuk mencari artikel yang ingin dikomentari melalui Home , atau pilih label, kemudian klik " Link Komentar " , yang berwarna salmon (peach pastel). Akan muncul kolom komentar baru. Mohon maaf ketidaknyamanannya.. 🙏