BELAJAR CAT AIR DENGAN ESPEROART

by - February 21, 2018

Hai.. Hai.. Penggemar cat air mana suaranya.. ?
Buruan ngumpul guys.. ada tamu istimewa kali ini.
Tamu saya kali ini akan membagikan pengetahuannya tentang cat air.
Hmm.. Belakangan ini cat air emang lagi ngehits banget ya. Pas banget nie, rubrik ewa and friend kali ini membahas tentang cat air.
Biar gak berlama-lama, mari kita sambut tamu istimewa kita kali ini :

-----------------------------------------------------------

Hello Kris !

Sekali lagi terima kasih sudah meluangkan waktu untuk menjawab beberapa pertanyaan dalam segmen ewa and friends.


Dan berikut ini beberapa pertanyaan untuk ewa and friends. Mohon bantuannya untuk menjawab ya ?

1. Sebelum kita membahas tentang topik hari ini, can you tell us about yourself ? Tentang keseharian kris saat ini.. ?


Kris saat berada di Yogyakarta

Hi Ewa dan semuanya! :) Pertama-tama saya mau berterima kasih kepada Ewa karena mengajak saya menjadi guest kamu. Itu penghormatan bagi saya! :) Nama saya Krzysztof Kowalski, tapi bisa panggil saya Kris. Saya berasal dari Polandia
Sekarang saya tinggal di Indonesia, di Bandung. Saya peserta program beasiswa Darmasiswa. Saya mendapat beasiswa dari pemerintah Indonesia dan bisa tinggal di Indonesia selama satu tahun dan belajar bahasa dan budaya Indonesia.


2. Sudah berapa lama kris tinggal di Indonesia ? Dan menurut kris apa yang remarkable tentang Indonesia selain macetnya (traffic jam) tentu saja ? 


Kwkwkwkwkwkw :) Macet setiap hari. Waktu saya di Jakarta salah satu sopir taksi bilang “Kalau tidak ada macet itu bukan Jakarta”. Lucu sekali. Memang macet di sini remarkable. Saya tinggal di Indonesia dari September 2017. Untuk saya semua di sini luar biasa. Indonesia sangat berbeda dengan Polandia. Di sini ada banyak motor, semua naik motor, di Polandia saya melihat motor mungkin satu kali seminggu. Di Indonesia menyebrangi jalan hampir tidak mungkin. Ketika saya datang ke Indonesia untuk pertama kali (sekarang itu kali ke-3 saya di Indonesia), saya ingin menyebrangi jalan, saya kesulitan menemukan zebra cross , jadi berdiri di pinggir jalan dan menunggu…  menunggu… dan menunggu lagi… Aduh! Akhirnya saya mencoba menyebrangi jalan dan… wah! Luar biasa. Untungnya, saya masih hidup :).
Selain dari itu, makanan di sini enak sekali. Terlalu pedas, tapi enak. Saya selalu meminta makanan yang tidak pedas. Karena walaupun untuk orang Indonesia makanan itu tidak pedas, untuk saya masih tetap pedas sekali. Tapi enak! Sate ayam, rendang, gudeg dari Yogyakarta, martabak, aneka gorengan... wah... saya menjadi lapar :). Ada banyak hal di sini yang saya kagumi,  budaya, batik, tempat wisata seperti Borobudur, Prambanan, Tangkuban Perahu, Bromo, tarian tradisional Indonesia, musik tradisional, gamelan (saya main bonang!), dan khususnya sifat orang Indonesia yang selalu tersenyum, selalu siap membantu dan pola pikirannya selalu positif.


3. Dari feed instagram kris, saya juga melihat bahwa kris adalah seorang seniman cat air. Sebelum jatuh cinta dengan cat air , pernahkah belajar atau menggunakan media lain seperti cat acrylic ataupun oil paint ? Dan kenapa memilih fokus menggunakan watercolor ?


Iya, sebenarnya sebelum saya jatuh cinta dengan cat air saya melukis dengan cat minyak (oil paint). Saya tidak pernah belajar bagaimana cara melukis. Saya belajar semuanya sendiri, hanya saja saya lebih banyak latihan. Ketika saya pindah ke kota lain untuk belajar di universitas, saya tidak punya cukup ruang untuk alat yang digunakan untuk melukis dengan cat minyak. Akhirnya Saya berhenti melukis. Kemudian pada tahun 2012 saya melihat di Internet beberapa lukisan yang indah sekali. Saya cari tahu bahwa lukisan itu dilukis dengan car air. Saat itu saya tidak tahu banyak tentang cat air. Saya mencari informasi dan ternyata tidak harus punya banyak ruang untuk itu, dan alatnya juga sederhana: hanya kertas, kuas, air dan cat air. Saya membeli cat air, kertas dan mencobanya. 


Wip The Big Brother Lily 

Saya langsung jatuh cinta dan cat air menjadi media favorit saya. Mengapa?  Ada banyak alasan , diantaranya karena cat air hanya membutuhkan alat sederhana, hasil karya cat air bisa sangat indah dan efek yang bisa dihasilkan dengan cat air tidak bisa dihasilkan dengan cat lain, waktu pengeringan cat air sangat cepat,  mudah untuk membingkai karya cat air dan juga mengirim kepada orang yang membeli karya itu, cat air lebih bersih daripada cat minyak dan tidak harus membersihkan  banyak peralatan setelah selesai :), dan saya juga tertarik dengan seni botani yang secara tradisional dilukis dengan cat air. Ada banyak alasan yang lain juga.

THE BIG BROTHER LILY ( www.esperoart.com )


Contoh karya seni botani, The Big Brother Lily and Swallowtail Butterfly, 30 x 40 cm


4. Dan juga sebagai seorang traveler yang mengunjungi banyak tempat, bagaimana kris mensiasati supaya hobbi melukis cat air tetap berjalan dengan baik tanpa terganggu dengan kegiatan travellingnya ?


Sebenarnya ketika saya mengunjungi berbagai tempat saya selalu beristirahat dari melukis. Selalu merindukan melukis juga, tetapi saya beristirahat. Sekarang saya di Indonesia selama satu tahun. Saya membawa cat air dan kuas, tetapi saya tidak  banyak melukis . 


5. You are also an urban sketcher, aren’t you ? . Bagaimana persiapan kris sebelum melakukan perjalanan (travelling) dan Tool (essential tool of watercolor) apa saja yang perlu disiapkan dan selalu dibawa kemanapun kris pergi ?


Ketika saya memutuskan bahwa saya akan melukis di suatu tempat, saya membawa satu set cat air saya (my set of watercolors, 24 colors), kuas biasanya nomor 8 atau 6, dan sketchbook (biasanya saya menggunakan sketchbook merek Stillman and Birn, tapi di Indonesia saya punya sketchbook De Goya). Tentu juga pensil dan penghapus. Selain dari itu saya biasanya menggunakan Micron black fineliners, karena saya suka sketsa dengan garis hitam (outline with a black line) dan mengisi outline dengan warna. Tetapi saya tidak menganggap saya sebagai urban sketcher.

Contoh sketch dibuat di Indonesia, film dengan sketch ini ada di sini: https://youtu.be/e7kJXXdNmVY

6. Sebagai seorang seniman cat air dan produktif, bagaimana cara kris menyimpan hasil karyanya ? Apakah semuanya dijual atau disimpan sebagai koleksi pribadi (personal collection), karena menurut saya, menyimpan hasil karya cat air lebih sulit dibandingkan hasil karya acrylic dan oil paint. Terutama karena media cat air menggunakan kertas bukan kanvas. Kadang kertas lebih mudah berubah warna menjadi lebih kuning.


Dalam pertanyaan ini ada banyak hal yang bisa dibagikan. 
OK, dari awal. Sebagian hasil karya saya disimpan sebagai koleksi pribadi, karena jika saya akan mengadakan sebuah pameran, saya harus memiliki lukisan saya. Sebagian yang lainnya saya jual, biasanya ke Amerika Serikat dan ke negara yang lain. Selain dari karya asli, saya juga menjual prints yang sangat populer sekarang. Kalau tidak bisa menjual karya asli (karena di koleksi pribadi atau karena sudah terjual) saya bisa menjualnya dalam bentuk prints. Kualitas printsnya yang khusus (namanya Digigraphie) hasilnya sangat bagus, sehingga tidak bisa dibedakan mana karya asli dengan hasil printnya. 


Spiky Beauty, 36 x 29 cm (cr : esperoart)

Sekarang cat air jauh lebih populer daripada beberapa waktu yang lalu. Tidak begitu sulit untuk menjual karya cat air tetapi harus tahu di mana dan bagaimana menjual. Tentu saja kualitas lukisan harus bagus juga. Tapi tidak selalu, karena sekarang saya tahu banyak orang yang sukses dan melukis dengan cara yang sangat sederhana. Itu tergantung dari orang lain yang tertarik dengan gaya melukis tertentu. 

Karya Kris tidak hanya tentang flora, tapi fauna juga.


Karya yang disimpan tidak berubah warna jadi lebih kuning, karena saya menggunakan kertas yang kualitasnya bagus. Sebagai seniman profesional saya harus menggunakan alat yang qualitasnya bagus, karena itu penting juga untuk pembeli. Kertas khusus untuk cat air yang dibuat dari katun bagus sekali, dan tidak berubah warna. Saya biasanya menggunakan Arches CP (cold pressed) - itu kertas yang paling populer di antara pelukis cat air dan kertas yang kualitasnya sangat bagus. 
Yang bisa menjadi masalah adalah bukan perubahan warna kertas, tetapi perubahan warna cat. Oleh karena itu saya menggunakan cat professional. Hampir setiap merek cat air memproduksi cat air dalam dua jenis: professional grade dan student (or academic) grade. Misalnya, cat air Winsor and Newton Professional - itu professional grate, sedangkan Winsor and Newton Cotman - itu student grade. 


7. Apakah Kris juga mengajar dan membuka kelas/workshop tentang cat air ?


Sekarang saya punya YouTube channel di mana saya sudah mengupload beberapa tutorial dan demonstrasi bagaimana cara melukis dengan cat air. Selain dari itu, beberapa waktu lalu saya mulai juga membuat website baru saya dengan tutorial dibayar (tapi ada yang free juga) di Teachable. Setelah saya kembali ke Polandia, saya juga akan memulai workshops tentang cat air. Banyak informasi tentang cat air bisa juga ditemukan di website saya.


Hollyhock, 38 x 25 cm ( www.esperoart.com )

8. Adakah tips dan kunci sukses bagi beginner (pemula) supaya sukses belajar cat air ?



Attacus Atlas, 16 x 12 inch.
Oh iya, tip yang pertama dan paling penting - bersabar! (harus sabar!). Kita tidak selalu mendapatkan hasil secepatnya. Dengan cat air pada awalnya mungkin sulit , karena sulit untuk mengontrol air. Tetapi jangan menyerah! Dengan berjalan waktu semuanya akan menjadi jauh lebih mudah. Praktek (latihan) sebanyak mungkin. Mulai dari belajar teknik sederhana, dan merupakan teknik dasarnya, yaitu : flat wash, gradient wash, wet on dry, wet on wet, transistion between colors. dengan lima teknik tersebut kita bisa melukis semua. 


Sunny Irises, 32 x 41 cm

Pada awalnya saya tidak tahu bahwa untuk cat air harus menggunakan kertas yang khusus, saya melukisnya di atas kertas untuk fotocopy :D.  Jangan! . Kalau kamu bisa, cobalah menggunakan alat yang paling bagus. Pilihlah kertas yang dibuat dari katun dan cat air yang qualitasnya bagus. Kalau kamu mau melukis hanya untuk diri sendiri, bisa menggunakan apa pun, tapi kalau mau menjual atau menghasilkan lukisan yang lebih indah - harus punya setidaknya kertas yang lebih bagus. Kertas paling penting.



Wip (work in progress) Rambutan 

9. Pertanyaan terakhir, selama menjadi traveler, manakah tempat yang menurut kris sangat berkesan (memorable place) ? And why ? 


Kalau di Indonesia - pasti gunung Bromo. Pertama karena itu gunung api, dan di Polandia tidak ada. Saya pertama kali melihat gunung api di Indonesia. Kedua, pemandangan di sana luar biasa. Ketiga, sangat menarik bahwa saya bisa mendaki gunung api. Keempat, ketika saya mendaki dan melihat pemandangan dari sana saya merasa, seandainya saya berada di Bulan. Kelima, untuk pergi ke Bromo, harus berangkat pada saat malam hari dan itu petualangan (adventure?) yang tidak akan terlupakan. Selain Bromo, saya sangat suka Borobudur, Prambanan, Uluwatu dan Tanah Lot di Bali. Kalau di negara lain - Roma di Italia. Kalau kalian punya kesempatan pergi ke Eropa - pergi ke Roma. Indah sekali! Saya sangat cinta Roma. 


Kris saat berada di Yogyakarta (credit : esperoart)


--- --- ---
Website saya: https://www.esperoart.com/

YouTube: https://www.youtube.com/esperoart

------------------------------------------------------------------

Hoaaa... Seru ya ceritanya.. Hihi.. Dan yang pasti lukisannya pun kece-kece semua. (Duh.. Kapan saya bisa begitu ya.. ?) plus tambah lagi pengetahuan kita tentang cat air. Ternyata melukis cat air itu perlu teknik dan bahan yang bagus, plus sabaaaaar !!! .. Kelemahan saya dalam belajar cat air itu gak sabar untuk menyelesaikannya. Hmmm.. Musti belajar yang bener juga ini. Owh iya teman-teman yang mau belajar cat air biar keren seperti karya-karyanya kris, bisa dilihat tutorialnya di youtube channelnya kris ya  ? Atau bisa bertandang ke websitenya kris. Ada banyak pemandangan indah disana (rasanya saya pingin mindahin galery portofolionya ke blog ini semua. Hihi.. Maruk ! ). Di instagram pun, kris berbagi tips tentang cat air juga. Jadi jangan sampai ketinggalan ilmunya. Hehe..

Dan untuk kris, terima kasih banyak atas waktu berharganya ya.. ? Dan juga terima kasih sudah mau berbagi ilmu dan menginspirasi kita semuanya.  Sukses terus untuk kris, dan Enjoy Indonesia.

See you next guys..


You May Also Like

6 comments

  1. Nice article.. Saya juga baru2 ini tertarik belajar watercolor. Jd ini info yg sangat bagus. Kayaknya kita bisa jadi temen baik deh, Wa. Saya juga suka bujo, dengar podcast, bikin vine... beginner level sih, hihi

    Btw, nulis nama Kris nya pake huruf kapital dong sayangku... kan nama orang ;)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih koreksinya kakak.. 😘😘😘😘 .. Noted ! Musti belajar nulis lagi ❤❤❤❤❤ .. Cocoklah kita jadi temen. Hahaha..

      Delete
  2. Kak Ewa. Bukankah beliau ini juga tergabung dalam grup Facebook Bujo Indonesia?

    ReplyDelete
  3. wah. Kak Ewa semangat pro aktif ya.. ✊👍
    itu magnificent banget loh, Kris. Aku sudah cek IG nya.
    Avatar Pengendali Air keknya dia 😂

    ReplyDelete
    Replies
    1. Doakan menemukan guest yanv kece badai ya.. ❤.. Hihi. Biar kita ketularan.

      Delete

Hi Gaes.. Jika kalian tak menemukan kolom komentar, mohon untuk mencari artikel yang ingin dikomentari melalui Home , atau pilih label, kemudian klik " Link Komentar " , yang berwarna salmon (peach pastel). Akan muncul kolom komentar baru. Mohon maaf ketidaknyamanannya.. 🙏