REVIEW | MOLESKINE PLAIN NOTEBOOK ( LARGE SIZE )

by - February 13, 2015

Moleskine Classic (Plain)

Ada banyak yang tanya apa sih sebenarnya kelebihan Moleskine ? Kenapa saya memilih Moleskine yang harganya cenderung aduhai ? Kali ini saya akan mereview tentang Moleskine Notebook yang saya gunakan untuk Doodle Journal. 




SEJARAH MOLESKINE



Moleskine berdiri pada tahun 1997 yang sebelumnya menggunakan nama Modo & Modo, sebuah penerbit di Milan, Italy yang memperjuangkan Moleskine hingga sekarang. Pada Tahun 2007 , untuk pertama kalinya menggunakan trademarknya sebagai Moleskine.

Saat ini Moleskine tersebar diseluruh Negara dan memiliki pekerja kurang lebih 450 orang. Kantor resminya terletak di Milan Italy. 

REVIEW MOLESKINE PLAIN 


Bertepatan dengan hari Lahir saya di bulan Februari, untuk pertama kalinya saya ingin mewujudkan impian saya membeli sesuatu yang sudah saya idamkan.

Moleskine Classic Large Hard Cover. Warna Pink menjadi pilihan saya karena memang gak ada warna lain yang tersedia selain warna Pink hahaha.. Ya sudah lah saya pasrah yang penting bisa memilikinya. Hahaha..

Selain Covernya yang feminin, ada beberapa hal berikut ini yang saya bisa jelaskan tentang Moleskine :



  • Warna cover pink. (Moleskine terdiri dari beberapa warna pilihan untuk sampulnya.)
  • Hard Cover (untuk Classic Moleskine ada 2 pilihan Hard Cover dan Soft Cover.
  • Pattern kertas polos atau plain. (Moleskine terdiri dari beberapa pilihan pattern, Plain (Polos), Grid (kotak-kotak), Ruled (bergaris), Dotted (titik-titik))
  • Memiliki pita pembatas dan tali yang sewarna dengan sampulnya. 
  • Kertas berwarna broken white (ivory white). 
  • Ukuran ketebalan kertas 70 gsm, dan Acid Free. 
  • Ujung buku round atau tumpul.
  • Bisa Flat Opens atau terbuka 180 ° 
  • Memiliki kantong tambahan dibagian belakang buku.
  • Setiap pembelian Moleskine terdapat kode produksi dan Zine tentang sejarah Moleskine. 
  • Ukuran kertas 14 x 21 cm. (Untuk detail ukurannya kalian bisa baca DISINI )
  • Kalian bisa membeli dengan cara online. (Di Tokopedia atau Lazada)


Moleskine Classic Plain

Kekurangan Moleskine adalah : 


  • Tidak memiliki nomor halaman.
  • Harganya yang cukup mahal. Kisaran Rp. 300.000 sampai dengan Rp. 320.000 untuk ukuran large.
  • Meskipun ada Counter Moleskine di Indonesia, tapi gak semua tempat (atau toko buku) yang menyediakan produk ini. Hanya beberapa Toko Buku seperti Gramedia (yang besar) yang menyediakan produk ini. 

Moleskine Plain

KENAPA SAYA MENGGUNAKAN MOLESKINE UNTUK DOODLE JOURNAL ? 


Kertas Tammoe yang lembut memudahkan saya untuk membuat sketch, sebelum akhirnya saya pertegas dengan menggunakan drawing pen. 

Meskipun tebalnya hanya 70 Gsm, Kertas Moleskine cukup tahan untuk illustrasi menggunakan cat air, asalkan jangan menggunakan teknik wet to wet atau penggunaan air yang berlebihan. 

Penggunaan marker atau brushpen yang waterbased juga aman kok Gaes, asal jangan yang Alcohol Based ya.. ? Karena setipis apapun, akan tetap tembus kebelakang kertas. 

Beberapa list pen yang pernah saya gunakan diatas kertas Moleskine diantaranya : 


  • Sarasa pen 0.5 (aman, gak tembus)
  • Snowman drawing pen 0.05 - 0.8 (aman, gak tembus)
  • Koi brush pen warna-warni (aman, gak tembus) 
  • Fountain pen Pilot extrafine nib (aman gak tembus)
  • ArtLinx (tembus)
  • De goya marker (tembus)
  • Kuretake (aman, gak tembus)
  • Stabilo pen 88 (aman, gak tembus)


Itulah beberapa brand yang pernah saya coba gunakan diatas kertas moleskine. Sebagai tambahan, jika kalian menggunakan acrylic paint (saya coba pake Amsterdam dan Maries) & watercolor paint , aman - tidak tembus.

Jadi meskipun ketebalan kertas hanya 70 Gsm, tapi Moleskine cukup mampu menampung beberapa media seperti yang saya sebutkan diatas. Jadi, harga mahalpun masih bisa ditoleransi sama kemampuannya ya.. ? Hahahhaa.. 


Watercolor on Moleskine


Selain yang saya sebutkan diatas, Moleskine bisa juga digunakan untuk media mixed media loh Gaes.. ! Kalian bisa menyimak bagaimana Vicky Papaioannou . Kalian bisa melihat Tutorial bagaimana Vicky menciptakan Art Journalnya yang magical. 

Itulah tadi beberapa kelebihan dan kekurangan Moleskine, jika kalian ingin bertanya, silahkan tinggalkan di kolom komentar. Terima kasih sudah membaca, jangan lupa untuk subscribe. 

You May Also Like

0 comments

Hi Gaes.. Jika kalian tak menemukan kolom komentar, mohon untuk mencari artikel yang ingin dikomentari melalui Home , atau pilih label, kemudian klik " Link Komentar " , yang berwarna salmon (peach pastel). Akan muncul kolom komentar baru. Mohon maaf ketidaknyamanannya.. 🙏