Friday, June 13, 2014

PEMANFAATAN LIMBAH 2

 
 
Jadi gini..... (ehem)

Beberapa hari yang lalu, toko tempat kerjaku bersih - bersih gudang.
Sebagai kuli seperti saya ini, adalah sebuah anugerah tak terkira kalo kita mendapatkan hibah barang - barang yang layak pake tapi gak ngerti mau dibuat apa.
Nah daripada pak/bu boss bingung mau dikemanain barang - barang layak pake tapi gak dipake, dengan sukarela donk saya menerima pemberiannya.

Walhasil..
Saya mendapatkan harta yang tiada tara.. (menurut saya) ,




Yeeeessss... Sebuah kanvas (yang kalo saya beli 1. Harganya mahal sekali diatas seratus ribu , 2. Saya gak sanggup membelinya , 3. Harganya = uang makan siang saya selama seminggu) dan masih putih hanya sedikit berbekas (tertindih barang) yang masih bisa saya perbaiki hanya dengan menyemprotkan air pada kanvas dan menjemurnya dibawah terik matahari.
And guess what... ?!?
Dia terlihat cantik seperti semula.
(bacanya bingung gak sih... ? , hehhehe.. )

Nah.. setelah, itu kanvas kembali dalam keadaan normal (kondisi kanvas yang baik/normal itu permukaannya kencang karena ditarik dari semua sisi samping pada spanram atau kayu kanvas), saya berfikir, "untuk apa kanvas ini nantinya... ? Ga cuma jadi media lukis aja, tp sesuatu yang berguna.. Karena 1. Saya bukan pelukis , 2. Lukisan saya sangat jelek , 3. Saya gak bisa melukis).
Dalam hening malam dan ditemani lampu temaram (disuatu malam) , timbullah ide sesaat, setelah saya browsing dengan hastag DIY di pinterest (itu sih bukan timbul ide mbaaaak... !! Nyontek.. !!)
"baiklah.. Saya akan membuat ini... !!" , sy berkata dalam hati.

Selang 2 hari, saya memutuskan untuk membuat kanvas limbah (hibah) itu menjadi sesuatu yang tidak cuma diwarnai tapi juga berguna.

Yeeess.. Seperti yg kamu liat digambar..

Kanvas yang tadinya berwarna putih, saya buat berwarna-warni menggunankan acrylic.
 
 
 
kanvas putih
 
 
"Sulitkah membuatnya... ?"  , TIDAK SAMA SEKALI .

Kamu hanya perlu menyiapkan

1. kanvas yang masih putih (kalo sudah berwarna dan ingin membuat putih cukup lapisi dengan acrylic warna putih atau gesso.)
2. Kertas warna hitam
3. Acrylic (saya menyiapkan warna primer , kuning, merah, biru, putih, hitam)
4. Gunting
5. Double tape & lakban kertas putih
6. Foto / gambar
7. Palet dan kuas
8. Jangka

Cara pembuatan..

1. Lapisi kanvas dengan lakban kertas putih untuk membuat garis-garis pada permukaan kanvas, gunakan gunting untuk memotong kelebihan lakban kertas.
 

pasang lakban kertas sebagai pembatas
 
 
2. Keluarkan warna-warna acrylic pada palet , buatlah warna kesukaanmu.

3. Dengan mengunakan kuas, torehlah acrylic pada kanvas yang sudah tersedia
 

warnai seluruh permukaan kanvas
 
4. Setelah selesai mewarnai seluruh kanvas , tunggu cat acrylic mengering, lalu lepaskan lakban kertas putih yang menempel pada kanvas.
Kanvas kamu terlihat lebih rapi kan.. ?
 

lepas lakban kertas
 
 
5. Buat garis dengan menggunakan warna hitam (acrylic atau chinese ink) pada pinggiran garis - garis yang berwarna . Supaya lebih tegas saja. Gak digaris juga gak apa apa.

6. Dengan menggunakan jangka, buatlah lingkaran untuk membuat tempat bagi karakter huruf nama kamu atau apalah, terserah kamu aja sih.. Bebas berkreasi..
Ditambah gak apa-apa, nggak juga gak apa-apa.

7. Buat pattern kupu-kupu pada kertas hitam, gunting dan tempel ada kanvas dengan double


tambahkan pernak-pernik
 
 
8. Pasang foto / gambar kamu pada kanvas..


here we go....


Jadi deh, semacam album foto yang menggantung kan... ? Pengganti figura
kamu juga bisa menggunakannya untuk menempel memo.

Untuk background gambar pada kanvas, kamu bebas berkreasi, tidak harus bergaris-garis. Akan lebih bagus kalo kalian memang bisa melukis.
Saya ga bisa melukis soalnya..

Hahhaha...

Baiklah..

Selamat mencoba.....





No comments:

ewafebri newsletter