10 CARA CERDAS BERMEDIA SOSIAL UNTUK MENJAGA KESEHATAN MENTAL !

by - November 24, 2018

10 Cara Cerdas Bersosial Media


Ngomongin media sosial itu gak lepas dari Pro dan Kontranya.  Bisa berpengaruh baik untuk kehidupan kita atau justru sebaliknya, bisa menjebloskan kita ke dalam hal yang merugikan. Contohnya beberapa kasus influencer yang akhirnya terperangkap dalam hukum karena ingin merubah kehidupan nyatanya menjadi seperti feed Instagramnya. Walhasil dia melakukan segala cara termasuk menipu demi memenuhi sifat hedonnya, dan berakhir tinggal di Hotel Rodeo.

Tapi hari ini saya tidak ingin membahas tentang dampak buruknya. Hihi.. Justru saya ingin membahas tentang dampak positif Social Media dalam kehidupan kita. Bagaimana caranya ? 10 Cara Cerdas ini, bisa menghindarkan kalian dari dampak buruknya.

[Table Of Content]  : 



*****

10 CARA CERDAS BERMEDIA SOSIAL


Kalo mengingat bagaimana saya dulu bermedia sosial, saya jadi malu. Segala hal bisa saya posting di media sosial, dari remeh temeh sampai hal yang berbau politik (kayak yang tahu aja Vva ! Hihi.. ). Dan berakibat menjadikan saya orang yang nyinyir dalam segala hal. Jangankan yang saya paham masalahnya, yang gak saya pahamipun saya nyinyirin. Ini sebenarnya antara saya kurang perhatian dan kurang kerjaan. Hahaaha.. Ampun Fernando ! 

Hingga suatu hari, hidup saya jadi berasa penuh oleh masalah-masalah yang saya tidak tahu akarnya. Barangkali itu sebenarnya masalah orang-orang yang saya nyinyirin. Hahaha..  Bukannya sibuk ngurusin diri sendiri malah sibuk ngurusin urusan orang lain. Itulah saya ! , Tapi itu dulu.. ! Hehhe.. sekarang mah, kadang-kadang aja !

Keluar dari Zona negatif itu gak semudah saat saya nyemplung di dalamnya. Saya harus berusaha keras untuk menata kembali pikiran saya , supaya bisa menghasilkan hal yang positif. Prosesnya cukup lama, tapi Alhamdulilah toxic itu mulai meluntur. Hehhe.. Karena saya punya obat yang mujarab.

Dan berikut ini beberapa cara yang saya gunakan untuk keluar dari Zona Negatif tersebut :


SADAR DAN MEMPERBAIKI DIRI


Hal pertama yang harus kita miliki adalah kesadaran akan dampak sosial media pada kehidupan kita. Berdampak baikkah atau justru sebaliknya berdampak buruk !. Dengan menyadari adanya dampak pada kehidupan kita, kita bisa mengambil langkah-langkah pencegahannya supaya tidak terjerumus ke lembah dosa (ya elaaah bahasanya ... Haha.. )

Berdampak buruk bisa kalian perhatikan dari beberapa hal berikut ini :

  • Mulai lebih sering ngomentarin hal yang bukan menjadi keahlian kita. Dikit-dikit komentar tentang banyak hal yang sedang terjadi di media sosial menjadi awal keterpurukan. Hahaha.. Hati-hati !. Jadi bikin ketagihan loh. Dan berakhir hidupmu gak akan setenang dulu lagi. 
  • Ngecek notifikasi atau merefresh timeline media sosial berkali - kali. Udah mulai addicted Gaes.. hati-hati ! 
  • Sering mengunggah keluhan di media sosial. Yang ini bisa berdampak baik dan buruk. Berdampak baik, apabila keluhan kita karena ingin mendapatkan solusi. Artinya dengan memposting keluhan tersebut kita berharap ada orang lain yang bisa membantu menawarkan / memberikan solusi. Berdampak buruk apabila yang kita lakukan bertujuan untuk di validasi netizen. Ini akan menjadi candu buat kita ke depannya. 
  • Mulai sering ngurusin dan ngomentarin kehidupan orang lain. Ini sudah menjadi racun Gaes. Hati-hati ! Yang ada nantinya , waktu kalian terbuang percuma buat ngurusin kehidupan orang lain dibandingkan hidup kita sendiri (pengalaman ini mah.. ).
  • Pikiran terasa sangat penuh padahal kita pribadi gak punya masalah yang serius. Hihihi.. Warning ini ! Jiwa kalian mulai lelah. Saatnya detox media sosial. Tanpa kalian sadari, kalian membawa permasalahan orang lain yang terlihat si media sosial ke kehidupan kita pribadi. Kalo sudah batas ini, Ambil tindakan ! Jangan dibiarkan.. lama-lama kita bisa stress gara-gara ngurusin hal yang bukan urusan kita.

Baca Juga : BPN #1  | 10 ALASAN KENAPA KAMU HARUS MENULIS BLOG !


10 Cara Cerdas Bermedia Sosial ala Ewafebri


MANFAATKAN UNFOLLOW BUTTON


Setelah menyadari tentang dampak mana yang lebih dominan terhadap kehidupan kita, saatnya mengambil tindakan. Hahha.. Tombol Unfollow pada sosial media itu adalah penyelamat hidup kalian loh Gaes. Dengan menekan tombol itu, hidup kalian bisa menjadi lebih bermakna dan bermanfaat.

Apa saja yang perlu kita unfollow, supaya tetap waras dalam hidup ? Berikut contoh-contohnya :


  • Akun-akun penebar kebencian. Unfollow akun-akun yang menyebabkan kalian untuk berkomentar buruk, memaki orang lain, atau membuat darah kalian terasa mendidih saat ngebacanya. Hihi.. Akun gak penting yang hanya merangsang kemarahan, Tinggalkan !
  • Orang-orang yang hobbi saling sindir. Apalagi menyindir kita. Entah berapa banyak akun facebook saya , yang saya unfollow gara-gara sindiran. Alasan pertama adalah saya tidak ingin membaca kalimat sindiran mereka yang ditujukan untuk kita (terutama), karena ada ada kecenderungan saya untuk membalas perbuatan mereka dengan cara yang sama. Mending gak baca tentang apapun yang mereka katakan daripada terpancing keributan yang gak ada ujung pangkalnya. 
  • Orang-orang yang sering ngeshare hoax. Ngefollow orang yang hobbi ngeshare berita hoax atau hal yang belum tentu kebenarannya, sungguh unfaedah Gaes. Bukannya makin tambah pinter kita nanti, tapi makin tambah... Ah sudahlah... Hahaha.. 
  • Akun-akun atau orang yang tidak kita sukai. Buat apa ngefollow akun yang tidak kita suka , apalagi jika menyebabkan kita selalu ingin komentar terhadap apa yang mereka lakukan. Mendingan Unfollow ! Biar hidup kita lebih positif dan tenang. 
  • Orang-orang yang suka membandingkan hidupnya dengan hidup kita. Yang begini mendingan di Unfollow Gaes, daripada bawaan kita pingin nyinyiran kehidupan mereka juga. (pengalaman) Hahaha... 
  • Akun Gosip ! Jika akun gosip membuat kalian ingin selalu menghujat, saatnya untuk unfollow !. Demi kepentingan hidup kita Gaes. Gak ada faedahnya kepancing ingin menghujat orang terus-terusan. Biarkan mereka bertanggung jawab sama hidupnya. Kita mah mending mencari makna hidup kita sendiri. Hihi.. 

FOLLOW POSITIVE AND CREATIVE PEOPLE


Daripada follow Toxic People. Mendingan kita follow orang-orang yang akan mempengaruhi perkembangan kita. Misalnya, jika kalian punya hobbi melukis atau menggambar, kalian bisa memfollow akun-akun yang sering membagikan tips atau tutorial mereka. Jadi kita bisa belajar lebih baik lagi.

Baca Juga : BPN #2 | 7 TEMA BLOG FAVORITE VERSI EWAFEBRI 


BERHENTILAH MENGKOREKSI HIDUP ORANG LAIN


Ini penting nie.. ! Pelajaran yang sangat berharga buat hidup saya dulu. Mengoreksi kehidupan orang lain itu seperti menambah pekerjaan yang gak penting untuk hidup kita. Kita kadang hilang fokus dengan hidup kita sendiri karena kita terlalu sibuk ngurusin yang bukan urusan kita.

Membantu orang lain itu harus ! Karena kita makhluk sosial. Tapi mengoreksi kehidupan orang lain, sebaiknya segera ditinggalkan. Kecuali jika kalian ingin orang ini berubah baik. Dengan mengatakannya secara langsung atau paling tidak lewat Direct Message. Bukan di taruh di kolom komentar dengan bahasa yang kadang menyudutkan. Jangan ! Percayalah ! Niat baik hasilnya baik tapi kalo sekedar pingin ikut campur atau cuma ngebully , feedback yang kita dapatkan pun akan sama.

POSTING HAL-HAL YANG POSITIF ATAU TIPS BERMANFAAT


Menghilangkan pengaruh negatif dengan menyusupi hal positif tentunya. Hihi.  Semakin sering kita mengedukasi diri sendiri dan sekitar kita dengan hal positif, hasil yang kita dapatkan pun juga positif. Tapi jangan lupa, apapun postingan positif kita coba untuk diterapkan dalam kehidupan kita juga. Jadi biar gak dicibir orang " bisanya cuma ngomong doank ! " Hihi..


BERHENTILAH SALING SINDIR DI SOSIAL MEDIA


Be smart Netizen

Kalian sering baca sindiran yang ditujukan untuk kalian ?. Tidak perlu di balas dengan cara yang sama (saling sindir). Gak ada gunanya, dan hanya akan membuat hidup kita makin terpuruk karena baca tulisannya (statusnya). Mendingan di Mute atau kalo perlu di Unfollow. Masih gak mempan lagi ? Di Block saja. Hahaha. 

Fokuslah terhadap hal yang membuatmu menjadi orang yang lebih positif. Membuatmu merasa bermakna. Membuatmu merasa bahagia. Karena bahagia itu perlu diperjuangkan.

BERHENTILAH MENCARI VALIDASI ATAS SEGALANYA


Sharing is Caring ! Begitulah kira-kira niat dan tujuan kenapa sekarang saya lebih sering sharing. Entah kapan saya sudah mulai berhenti mencari validasi orang lain tentang apa yang saya posting. Intinya tujuan saya memposting tak lain karena ingin berbagi hal dan pengalaman yang saya alami atau yang saya rasakan. Bukan untuk diakui kehebatannya. Lelah kita tuh kalo selalu ingin dianggap bla.. bla.. bla.. Yang ada kita mencari-cari hal diatas kesanggupan kita.

Baca Juga : BPN #3 | 7 TIPS MEMILIH NAMA BLOG SUPAYA DIREKOMENDASIKAN GOOGLE


DARIPADA POSTING KELUHAN, MENDINGAN POSTING PERSONAL BRANDING



Seperti yang sudah saya sampaikan diatas, mengeluh boleh untuk mencari solusi. Jangan mengeluh hanya untuk mencari simpati. Yang ada malah kita gak bisa memecahkan persoalan yang sedang kita hadapi.

Daripada setiap saat mengeluhkan sesuatu, mendingan kita melakukan personal branding saja Gaes.Ini pasti sangat berpengaruh sekali jika kita memiliki usaha tertentu entah itu jasa ataupun produk. Membagikan informasi tentang project kita , usaha kita , karya kita sehingga bisa menjadi portofolio buat kita.


STOP SHARING BERITA YANG BELUM TAU KEJELASANNYA


Nah.. ini banyak banget kasus yang terjadi terlebih lagi broadcast di grup-grup Whatsapp ataupun media sosial lainnya. Jika memang kita tidak tahu kebenarannya. Mendingan jangan dibagikan. Secara moral kita juga harus bertanggung jawab terhadap isi beritanya loh Gaes. Sharing berita tersebut, juga artinya kita menyetujui isi beritanya. Hmmmm.... Padahal kan belum tentu benar.

Mendingan share tips memasak yang sudah pernah kita coba, atau tips membuat Bullet Journal yang ngehits itu.. Hiya.. Hiya.. Hiya... Hahhaa... Mendingan jadi Bullet Journalist Indonesia Gaes..

Baca Juga : BPN #4 | 5 MANFAAT MENGIKUTI BLOG CHALLENGE

BATASI WAKTU BERMAINNYA


Manajemen waktu juga penting loh Gaes. Paling tidak kita bisa mengatur waktu kapan seharusnya bermedia sosial, kapan seharusnya fokus terhadap pekerjaan. Walaupun kadang saya juga nyolong-nyolong. Hahhaa... (O.M.G Pulgosooo.... !).


TIME MANAGEMENT BY EWAFEBRI


Intinya, jangan sampai kita merasa keteteran karena terlalu asyik bermedia sosial, padahal kerjaan numpuk !. Pintar-pintarlah membagi waktu, kapan dan di mana harus bermedia sosial. Dan jika kalian sudah mulai mengalami kecanduan bersosial media, lakukan detox digital seminggu sekali. Misalnya, turn off notifikasi. Atau matiin Hp selama sehari. Bisa.. ? Hahhaa.. 


*****


InshaAllah dengan 10 Cara Cerdas Bermedia Sosial kita bisa terhindar dari dampak buruk media sosial. Kita juga jadi bisa merasakan manfaat menggunakan media sosial yang sesungguhnya. Hehhee...

Yen tak pikir-pikir, selama 5 hari mengikuti challenge ini, tulisan saya bentuknya listicle semua ya.. ? . 

Pingin bikin yang story telling kok rasanya gak bisa ya.. ? Hihi.. Mungkin minggu depan harus dicoba nie.. ! Hahaha.. Kalo kalian lebih suka membuat postingan dengan format seperti Gaes... ? Yang model Listicle, Deskriptif atau Interview ? Boleh share idenya dibawah.. Biar saya bisa bertandang dan belajar. Hehhe.. Thanks..!


❤️❤️❤️❤️

You May Also Like

38 comments