Saturday, May 23, 2015

MARI BELAJAR MENJADI MANUSIA BAIK

Hari ini gw mendengar kabar duka. lagi.. 

kali ini memang datang dari orang yang belum pernah gw temui secara pribadi di dunia nyata. 

bang jopi , saya mengenalnya di twitter. yah.. saat twitter baru-baru dikenal, gw udah follow-followan sama bang jopi. dia sosok orang yang lucu, menyenangkan dan selalu memberikan nuansa kegembiraan.
dan mungkin karena itulah, gw ikut merasakan kesedihan saat dia dinyatakan meninggal pagi ini. twitterland kali ini kembali berduka, mungkin juga karena berita meninggalnya beliau begitu mendadak.

saat gw scroll timelinenya, baru beberapa jam yang lalu dia mengunggah foto kebersamaanya bersama dengan teman-temannya. tapi pagi ini, justru berita duka yang gw denger.

selama hidupnya (saat gw mamantau timelinenya) , bang jopi ini adalah orang yang selalu concern sama yang namanya lingkungan hidup. beliau memang dikenal sebagai aktivis lingkungan hidup yang memperjuangkan banyak kehidupan para petani.

tetapi, lagi-lagi...

setelah facebook yang berubah menjadi ajang saling nyinyir dan sindir, sekarang twitter pun menjadi tempat yang tak nyaman lagi untuk di browsing. memang, sosial media itu memiliki dua mata sisi.  bisa informatif , tapi juga provokatif.

karena itu , sejak awal tahun 2015 gw udah mulai mengurangi kegiatan cuit-cuit gak jelas ditwitter. supaya kehidupan sosial gw terselamatkan dan lebih tenang juga.
seperti juga beberapa twit yang kurang enak dibaca pagi ini. 
beberapa respon negatif terhadap kematian seseorang yang menurut gw sudah mulai meresahkan.
mungkin, beberapa waktu yang lalu gw juga menjadi bagian dari mereka. oleh karena itu gw sekarang merasa sangat malu dan feeling so stupid.well i was so dumb you know.. even now.. but less. (i hope so).

entahlah.. setidaknya mulai sekarang gw belajar menjadi manusia baik, meskipun mungkin gak pernah menjadi benar-benar baik. paling tidak gw gak mau berhenti belajar untuk menjadi orang baik. 

semisal, gw mulai belajar untuk mengurangi respon negatif and so rude terhadap hal yang menurut gw gak sama dengan pandangan gw. manusia memang berbeda-beda gak akan pernah sama. so.. i'll deal to live with it.

lebih menyenagkan kalo kita bisa fokus untuk memperbaiki diri sendiri dulu. yess.. that's my goal. become a good person.

dan untuk bang jopi .. selamat jalan bang.. thanks for giving me the laughters.. 

rest in peace.



Friday, May 08, 2015

Sosial media (level down)

Sosial media..

Topik ini emang sering sekali mampir dibenakku sih, mungkin karena setiap harinya gw selalu berkutat dengan sosial media yang (masih) menjadi primadona penduduk bumi ini.

Selain sifatnya yang informatif , kemudian menjadi diary online kini sosial media juga menjadi tempat perang bagi para penggunanya.

Jika perang kreativitas, tentu akan menjadi hal yang menarik untuk pembacanya.
Tetapi jika perang sindiran.. ?
Wah.. Ini..

Fenomena ini memang sedang ngehits disosial media, sindiran berupa meme-meme, status ataupun tweet sudah merajai hampir seluruh sosial media.

Sebenernya hal ini sudah terjadi agak lama, tapi makin kesini, fenomena ini makin menggelora.

Bagaimana dengan saya.. ?

Saya juga dulu pernah menjadi pelakunya. Dan kalo membaca apa yang pernah saya tulis dan ungkapkan, sejujurnya itu sangat memalukan.. (-.-).

Tapi nasi sudah menjadi bubur, iya kan.. ? Apa yang sudah pernah diluapkan akan terekam sendiri di jaman yang katanya serba internet ini.

Hal yang bisa dilakukan untuk memperbaikinya adalah dengan sedikit terlibat atau tidak sama sekali dalam sebuah drama, apapun itu.

Cukuplah berbagi hal-hal yang mungkin bisa berguna bagi yang lain dan belajar menjadi orang yang lebih baik lagi.

Kalo kata om mathias muchus "orang yang berhasil itu bukan orang yang berpangkat, berharta, dan berkuasa, tetapi orang yang bisa menjadi orang yang baik dimata orang lain"

Dan menjadi orang baik itu tidak mudah.. Terutama ketika belajar untuk selalu berprasangka baik terhadap orang lain.

Mari belajar lagi..

ewafebri newsletter