BPN #8 | 5 PERALATAN WAJIB BULLET JOURNALIST INDONESIA

by - November 27, 2018

Bullet Journalist Indonesia Blog Challenge


Sebagai Bullet Journalist Indonesia, saya ingin berbagi ide tentang peralatan yang paling sering dan wajib saya bawa kemanapun saya pergi. Nah, buat teman-teman yang ingin mencari ide, apa saja yang harus dibawa untuk memenuhi kegiatan berBullet Journal, semoga postingan berikut ini bisa membantu kalian untuk mempersiapkan barang bawaan. 

[ Table Of Content ] Peralatan Wajib Buat Bullet Journalist Indonesia :



PERALATAN WAJIB BULLET JOURNALIST INDONESIA


" Tas kamu berat amat Vva.. ! "

Pernyataan itu yang paling sering saya dengar dari orang-orang yang mengangkat tas saya. Hihi.. mereka seringkali penasaran dengan barang-barang yang saya bawa kemanapun saya pergi. Kadang saya cukup menggunakan 1 tas (backpack), tapi kadang saya juga perlu tas tambahan (tottebag). Dari dalam tas-tas itu, barang yang wajib saya bawa pergi adalah :

BULLET JOURNAL BOOKS


Meskipun saya sudah bukan lagi pelajar, barang wajib yang saya bawa kemanapun saya pergi adalah Buku Bullet Journal saya. Hihi.. Ada 2 sampai 4 Buku yang hampir setiap hari saya bawa. Bullet Journal For Blogger, Moleskine Bullet Journal , Sketchbook dan Midori size Passport.

Keempat-empatnya memiliki peranan yang berbeda-beda, jadi seringkali saya membawa semuanya, atau minimal 2 diantaranya. Hihihi..

BULLET JOURNAL FOR BLOGGER


Untuk Bullet Journal For Blogger ini saya menggunakan Buku dari Miniso yang ukurannya B6. Di dalamnya terdiri dari Monthly log yang sudah diprint out bertekstur kotak-kotak besar ukuran 4 cm, dan bagian lainnya adalah kertas bertektur kotak-kotak kecil (grid) di seluruh halamannya.

Bullet Journal For Blogger Ideas


Beberapa minggu lalu saya suga sudah pernah membahas dan memberikan contoh tentang penggunaan Bullet Journal untuk Blogger. Ada beberapa komponen yang bisa kita setup dan kita gunakan untuk Bullet Journal kita. Termasuk penggunaan Monthly log yang sudah tersedia dalam Miniso.

MOLESKINE BULLET JOURNAL


Moleskine Bullet Journal adalah Buku utama Bullet Journal saya. Buku ini ukurannya agak lebih besar 14 x 21 cm. Dan memuat banyak hal yang ingin saya catat dalam Rapid Logging.

Ewafebri Bullet Journalist Indonesia


Seperti yang sudah pernah saya review tentang Moleskine Bullet Journal. Kertas tammoenya mudah buat saya untuk mencatat sekaligus menggambar (mendoodle). Dan Hard Covernya membuat bukunya tetap kokoh meskipun tertimpa banyak barang di tas.

SKETCHBOOK


Bullet Journalist Indonesia - Midori Travelers's review


Buku sketchbook (polos/plain) juga merupakan buku yang paling sering saya bawa kemana-mana. Walaupun saya membawanya tak sesering saya membawa Miniso Dan Moleskine. Bagi pyang suka coret- coret kayak saya. Membawa buku Sketchbook itu hukumnya (hampir) wajib. (Hukum macam apa ini). Hahhaa..  karena kalo mendadak ide muncul, saya gak mau ide itu menghilang begitu saja.

MIDORI TRAVELER'S NOTEBOOK PASSPORT


Midori traveler's notebook ini adalah jenis cover notebook yang paling sederhana tapi sekaligus sangat fungsional. Midori sendiri memiliki nilai tersendiri bagi yang suka journaling sekaligus travelling. Bentuknya yang simple dan awet karena berbahan baku kulit, menjadi banyak pilihan journaler untuk menemani mereka saat melakukan travelling.




Bagi saya Midori Passport menjadi pengganti dompet. Karena di dalamnya ada beberapa pocket tambahan yang bisa saya gunakan untuk menyimpan card, Id card, dokumen ataupun uang. Selain itu saya juga memiliki buku catatan kecil yang saya fungsikan sebagai catatan keuangan.


BULLET JOURNAL PENS


Pada dasarnya kita bisa menggunakan jenis pen apa saja. Gak harus seperti yang saya sebutkan dibawah ini. Tapi saya punya alasan khusus, kenapa saya menggunakan pilihan pena seperti berikut ini.




DRAWING PEN


Drawing Pen menjadi senjata utama saya dalam hal menulis dan sketsa. Karakternya yang waterproof menjadikannya pilihan utama saya jika ingin melukis dan mewarnainya dengan cat air.  Yup.. seperti yang kalian lihat, kadang ada beberapa illustrasi sederhana yang saya gunakan untuk penghias Bullet Journal saya.

Selain itu, Drawing Pen juga sangat cocok saya gunakan di atas kertas sticker. Karena ada beberapa kertas sticker yang saya fungsikan sebagai post it, tidak bisa ditulisi menggunakan gell pen. Kecuali Drawing Pen.

SARASA 0.5


Pilihan selanjutnya adalah Sarasa Pen. Dulu saya kurang tertarik menggunakan Sarasa, tapi entah karena alasan apa (lupa), saya membeli yang warna hitam. Dan jatuh cinta dengan hasilnya. Walhasil saya hanya perlu membeli refillnya saja. Hahaha..



Saat ini saya memiliki 5 warna yang berbeda. Hitam, Biru Tua, Merah, Orange dan Ungu. Kelima warna tersebut saya gunakan untuk sistem Color Code pada Bullet Journal saya.

KOI BRUSH PEN


Untuk kebutuhan Highlight atau Penghias Bullet Journal, pilihan saya jatuh kepada Koi Brush Pen. Saya pribadi memiliki hampir semua koleksi warnanya, karena memang saya gunakan untuk kebutuhan mewarnai doodle Bowgel juga.




Alasan kenapa saya memilih Koi Brush pen ? Karena kertas Moleskine yang sangat tipis, tidak memungkinkan bagi saya untuk menggunakan marker warna yang berbasis alkohol. (Permanent marker) karena, tinta sangat mudah tembus ke belakang kertas. Sementara kalo kita menggunakan marker waterbased, masih cukup aman digunakan meski kita menambahkan 2 layer sekalipun.

BULLET JOURNAL TOOLS


Selain Buku dan Pen, beberapa item ini juga sering saya bawa kemanapun saya pergi. Kadangkan ide itu gak bisa kompromi, bisa datang kapan saja dan hilang semaunya. Nah, daripada menghilang tanpa jejak. Saya selalu membawa beberapa item tambahan untuk kepentingan sketch dan Bullet Journal.

PENGGARIS


Bullet Journalist Tools


Bullet Journal Modifikasi itu syarat akan garis-garis penghubung atau pemisah yang kita gunakan saat membuat layout atau spread. Tujuannya biar kelihatan lebih rapi. Bagi yang memiliki mata sehat, tanpa bantuan penggaris pun gak masalah, karena masih bisa menciptakan garis lurus. Tapi bagi mata silinder parah seperti saya , hasil garis acap kali miring jika tidak menggunakan alat bantu.

PENSIL MEKANIK


Entah untuk alasan sketsa ataupun membuat layout Bullet Journal, pensil mekanik selalu menjadi andalan saya. Sebelum saya menggunakan Drawing Pen sebagai hasil akhir, saya selalu menggunakan pensil mekanik untuk membuat gambar atau garis bantuan.

PENGHAPUS


Bawa pensil mekanik gak lengkap kalo gak membawa soulmatenya. Yaitu penghapus. Hihi.. Saya menggunakan Black Eraser Premium merk Deli, karena hasilnya lebih bersih (tidak meninggalkan banyak noda), dibandingkan penghapus lainnya.

Selain itu, harganya juga terjangkau, saya lupa tepatnya berapa. Karena saya sudah lama banget membelinya. Ukurannya yang jumbo, membuat penghapus saya ini awet dan gak habis-habis. Hahhaa.

STICKER


Ewafebri illustration


Sebagai Sticker Creator, tentu Sticker menjadi barang wajib yang saya bawa kemanapun. Hahaha.. selain saya gunakan sendiri, juga bisa sekaligus menjadi bahan promosi. Hihihi..

GADGET


Setelah perlengkapan Bullet Journal yang menguasai isi tas saya, barang wajib level selanjutnya adalah Gadget atau gawai.

MOBILE PHONE


Sebagai alat komunikasi, Mobile Phone atau handphone menjadi alat wajib yang saya bawa kemanapu saya pergi. Tak hanya itu, widget jamnya juga sangat penting buat saya untuk mengetahui waktu. Maklum saya bukan pencinta jam tangan. Karena sering alergi dengan bahan material jamnya dan berakhir menjadi gudikan 😂😂😂.


Image : pixabay


CHARGER


Nah ini juga barang yang harus saya bawa. Ibaratnya ini kan pasangannya si Hape tadi.. hihi.. Saya sering gak enak hati kalo urusan charger harus pinjam orang lain. Apalagi charger saya yang sekarang modelnya gak terlalu umum. Mau gak mau harus bawa sendiri kemanapun saya pergi.

EARPHONE


Ini alat penting lainnya yang harus banget saya bawa, apalagi saat saya harus melakukan perjalanan (entah di commuter line ataupun di angkot). Karena alat ini mampu menyelematkan saya dari yang namanya Mati Gaya. Hahaha.. lumayanlah bisa dengerin Podcast atau lagu selama perjalanan. Jadi gak bosan.

OTHER STUFF


Benda lainnya yang wajib saya bawa kemanapun adalah berikut ini :

WALLET [ DOMPET ]


Yang namanya dompet walaupun gak ada isi uang, tetap saya bawa. Hahaha.. karena di dalamnya saya gunakan untuk menyimpan beberapa kartu tanda pengenal dan ATM.  Plus biar cantik aja gitu dibawa kemanapun. Hahhaa..

KUNCI


Anak kost mah, kemana-mana memang harus bawa kunci. Ntar gak bisa keluar masuk kalo gak. Mendadak dikunciin pemilik rumah bisa gedor-gedor dulu kan ribet ya... Hahaha.

OBAT-OBATAN DAN KEBUTUHAN WANITA


Yang ini bukan obat terlarang loh ya.. ? Tapi obat-obatan buat jaga-jaga kalo mendadak terserang penyakit, terutama kepala.

Credit : Klik-Apotek dot com
Credit : Klik-Apotek.com


Dalam tas saya selalu tersedia Counterpain yanh Cool (kalo yang coklat mana tahan panasnya), Bodrex (sering sakit kepala dadakan), dan Antangin (menolak masuk angin). Haha.. kemakan iklan.

Selain obat-obatan, saya juga pasti membawa pembalut atau pantyliner buat jaga-jaga serangan dadakan. Hihi..

❤️❤️❤️❤️❤️

Itulah beberapa benda wajib bawa untuk Bullet Journalist Indonesia yang  kemanapun saya pergi. Kok gak ada daftar beauty produknya mbak ?. Ya.. memang gak ada, karena saya gak pernah pake sama sekali. Hihihi..  Jangan harap kalian menemukan beauty produk di tas saya. Hahha.. karena isinya cuma penuh dengan buku dan pensil. Hahaha.. 

Begitulah buka-bukaan episode kali ini. Hihi.. disuruhnya bikin 5 list saja, kalo saya banyak list. Padahal intinya cuma buku dan pulpen doank. Hahaha.. selamat beraktifitas you guys !. 

HAPPY BUJOING !


You May Also Like

25 comments

  1. stikernya lucu2 mbak ..btw, barangnya banyak jga yaa . Hehee

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahha.. iyaa.. belum minuman sama cemilan kalo pas pergi 😂😂😂 .. rempong ya mbak.. padahal mah isinya buku doank. 😂😂😂

      Delete
  2. Sah istilahnya banyak yg asing buat saya mah hehe..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Istilahnya doank yang ribet mbak.. intinya mah buku tulis. Hahaha.. berhubung biar banyak listnya, mulai deh diulas satu persatu 😂

      Delete
  3. kok naksir sama moleskinnya ya.. selama ini aku biasa pakai bukunya buddybook sih. soalnya covernya bisa dicustom gitu. hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya naksir Moleskine dulu karena ada orang yang bikin Doodle Journal pake moleskine mbak, eh kesininya ketagihan donk. hik mana mahal. huhuhu...

      Delete
  4. Bullet Journal, beberapa hari mengisi kepala saya gara-gara main ke situs ini dan sukses bikin saya ileran karena tidak mungkin bisa terwujud huhuhu meskipun saya masih membawa notes/buku buat menulis apa saja dan buku buat dibaca (di dalam tas). Karya-karyanya keren banget siiiiihhhhh sudak dibukukan?

    ReplyDelete
    Replies
    1. belum mbaak.. hahaha.. Gak tahu gimana cara bikin bukunya. huhuhu.. Norak ya ? hahaha..

      Delete
  5. aku awalnya tertarik ngets sm moleskin tp lalu urung krn kertasnya tipis.. ini aja skrg pakai filofax kzl mulu sama kertasnya. Untuk urusan kertas faveku yang dari Jepang: maruman/kakuno. Miniso jg surprisingly bagus, tp bukan krn kualitasnya bagus hehe lebih krn kertasnya tebel aja. Tadinya aku pengguna setia zebra sarasa, tapi karena aku banyak banget nulis dan makin lama berasa mahal, skrg lebih milih pakai fountain pen.. jadi pengen banyak nulis ttg stationery deh.. yg baca blogku jarang yang tertarik topik beginian, hehehe...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Haha.. Blognya mbak lebih ke masalah perawatan ya ? tapi bagus mbak. Jadi informatif banget kalo ada yang sedang cari informasi tentang Gigi. Blog Khusus GiGi.

      Delete
    2. Tydaak,, blogku lifestyle.. cm sempat nulis ttg gigi, malah itu yang jadi sumber traffic terbanyak..

      Delete
  6. Wah ternyata Miniso ada jurnal yang apik buat bujo juga yaa. Aku direkomendasi temenku pake Muji, tapi akhirnya aku beli jurnal lokalan aja di Shopee hahaha. Pen Sarasa itu juara sih. Dari SMA aku seneng banget pake pen itu buat nulis jawaban essay huahaha. Btw, tasmu berat jugaa, Mbaa ��

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya juga heran kenapa berat banget isinya. hahaha.. Iya sarasa saya suka banget tapi sayangnya dia gak waterproof dan gak permanent kalo ditulis diatas sticker, jadi ya kemana-mana juga bawa drawing pen. hihi..

      Delete
  7. lengkap banget. Tetap bisa beraktivitas dimana saja ya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mbak. Saya anak planner analog.. halaah istilah apalagi ini. susah bikin karya langsung digital. gak bisa-bisa, jadi we bawa peralatan.

      Delete
  8. Waww perlengkapan perangnya lengkap banget, siap tempur dimana aja yah mba. Kalo udah tau passion, rasanya bawa perlengkapan kaya gitu sih ga masalah

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya.. berasa rela aja gitu. Haha.. kalo gak bawa suka kadang kesel " kenapa tadi ditinggal ? Hih !" . Hahhaa..

      Delete
  9. Dulu pernah bikin bullet journal trus baru beberapa lembar bosen, trus skrg liat kamu jd pengen bikin lagi ... Tapi takut bosen lagiiii.... Dilema yaa

    ReplyDelete
    Replies
    1. Haha.. Struggle is real mbak. Sabar ya.. ❤️❤️❤️

      Delete
  10. Aku udah ngarep kalo untuk tema ini Mbak Ewa nulis must-have items utk bullet-journaling, eh ternyata bener! Asiiik.

    Koi Brush Pen emang oke banget buat highlighting sama coloring gitu. Dan aku baru tahu lho kalo Miniso punya jurnal dengan monthly log gitu! Kemaren aku sempet nyari-nyari yang kayak gitu buat agenda keseharian aku, sekalian buat konten blog juga, tapi nggak ketemu. Akhirnya nemu di Paperclip. Nanti aku liat-liat lagi ah di Miniso yang kayak gitu.

    Thank you for sharing and recommending Mbak!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama2 Mbak Ruth.. semoga bisa membantu ❤️❤️

      Delete
  11. Hasil ngintip tasnya mbak Ewa, aku jadi pensaran sama Midori's travellers notebook passport. Bentuknya kecil dan ringkas ya mbak. Mungkin bisa jadi pengganti dompet aku kalo travelling, sekalian buat corat-coret.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mbak.. bisa buat nyimpem passport juga. Karena ukurannya pas. Hehhe.

      Delete

Hi Gaes.. Jika kalian tak menemukan kolom komentar, mohon untuk mencari artikel yang ingin dikomentari melalui Home , atau pilih label, kemudian klik " Link Komentar " , yang berwarna salmon (peach pastel). Akan muncul kolom komentar baru. Mohon maaf ketidaknyamanannya.. 🙏