BOOK REVIEW | JOHN GREEN - THE FAULT IN OUR STARS

by - September 22, 2018


The Fault In Our Stars


Setelah membaca banyak cara mereview buku bacaan, akhirnya saya menyadari satu hal, bahwa cara saya mereview buku itu kurang nendang , bahkan mungkin yang tadinya pingin baca buku jadi gak pingin baca gara-gara cara review asal-asalan dari saya. Hahhaa.  Karena  itu kali ini saya akan memperbaiki dan mengedit beberapa konten review supaya lebih enak dibaca. Hehee.. 



The Fault In Our Stars Book Review
The Fault In Our Stars


JUDUL 


 THE FAULT IN OUR STARS

PENGARANG 


 JOHN GREEN

TAHUN PENERBITAN 


 (FIRST PRINTING) 2012

GENRE  


 YOUNG ADULT FICTION

FORMAT  


 PAPERBACK

ISBN 


0525478817

TEBAL HALAMAN  


313 Hal

BAHASA 

 INGGRIS

BLURB


Despite the tumor-shrinking medical miracle that has bought her a few years, Hazel has never been anything but terminal, her final chapter inscribed upon diahnosis. But when a gorgeous plot twist named Augustus Waters suddenly appears at Cancer Kid Support Group, Hazel's story is about to be completely rewritten .


THE REASON I READ


Saat itu banyak banget rekomendasi buku tentang The Fault In Our Stars. Saking ngtrendnya saya jadi penasaran pingin banget baca bukunya. Akhirnya saya mencoba mendownload ebook di kindle yang berakhir dengan " makin tambah penasaran ". Walhasil, sambil nunggu gajian tiba, belilah buku yang dibicarakan banyak orang ini.


The Fault In Our Stars


Makin penasaran lagi konon ceritanya, buku ini akan difilmkan (yang sudah terjadi, dan saya sudah nonton juga, hahaha.. ). Jadi pingin banget baca jalan ceritanya seperti apa sih ?

CHARACTER


Hazel Grace Lancaster adalah penderita kanker yang tak mau menyerah begitu saja dengan penyakit yang dideritanya. Dia melihat penyakit yang dia derita sebagai sesuatu yang biasa. 

Sementara Augustus Waters, seorang pria yang ia kenal di Grup support tentang kanker, adalah pria humoris, penyuka games dan mudah bergaul. Karena 2 anak manusia ini anak yang easy going meskipun memiliki penyakit yang tidak biasa, membuat keduanya cepat akrab satu sama lain. Dan disinilah cerita mereka berdua dimulai. 

THE ENDING


Plot twist ! Suatu hal yang tak pernah saya bayangkan dari chapter awal membaca bukunya. Bagi yang pernah menonton filmnya, sudah pasti tahu tentang endingnya ya.. hahaha.. ya begitulah, sesuatu yang tak pernah kita sangka sebelumnya.

MY IMPRESSION


Cerita mereka cukup gak biasa menurut saya. Yang saya sukai dari karya John Green itu adalah gaya bahasa yang dia gunakan, semacam gaya bahasa Kids Zaman Now. Hahhaa.. Ringan, mudah dipahami apalagi buat yang Bahasa Inggrisnya ngos-ngosan kayak saya.

Saking sumringahnya, saya menyelesaikan buku itu hanya dalam kurun waktu 2 hari saja. Biasanya boro-boro 2 hari, hahaha.. kadang 1 buku bisa sampai satu bulan lebih.

Alur cerita yang bikin penasaran, gaya bahasa yang ringan dan mudah dipahami, cerita yang gak biasa, menurut saya menjadi beberapa faktor kenapa buku ini sempat booming pake banget. Bahkan akhirnya diangkat ke layar lebar dengan judul yang sama. (Dalam hal ini saya lebih suka bukunya daripada filmnya, hahhaha...)

The Fault in Our Stars juga menjadi alasan kenapa kemudian saya mulai gemar membaca khususnya buku-buku karya John Green. Karena menurut saya karya buku John Green tak hanya sekedar buku penghibur saja, tapi ada banyak hal yang bisa saya pelajari terutama yang berhubungan dengan Self Development. Boleh dibilang Ringan tapi Berbobot. Hihihi..

FAV. QUOTE


QUOTE THE FAULT IN OUR STARS

HAPPY READING !






You May Also Like

0 comments

Hi Gaes.. Jika kalian tak menemukan kolom komentar, mohon untuk mencari artikel yang ingin dikomentari melalui Home , atau pilih label, kemudian klik " Link Komentar " , yang berwarna salmon (peach pastel). Akan muncul kolom komentar baru. Mohon maaf ketidaknyamanannya.. 🙏