THE ALASTAIR'S METHOD BULLET JOURNAL

The Alastair's Method Bullet Journal


[ewafebri.com] | THE ALASTAIR'S METHOD BULLET JOURNAL.

Siapa yang sedang belajar Bullet Journal tapi gak mau ribet dan gak mau bikin banyak layout yang memakan waktu ? tenang ! kali ini saya akan memberikan metode untuk Bullet Journal yang bisa kalian terapkan dengan cara yang simpel tapi tetap merekam kegiatan yang kalian lakukan. 

THE ALASTAIR'S METHOD BULLET JOURNAL


Belakangan ini saya memang jarang sekali membuat postingan tentang Bullet Journal. Apalagi tentang Setupnya ya ? hehee.. 

Maafkan saya Gaez karena udah gak punya banyak waktu untuk bikin layout yang cantik dan kreatif kayak dulu lagi. 

Tahun 2020 adalah masa di mana saya sudah menemukan yang namanya "Bullet Journal's Peace" hihihi.. Masa di mana saya sudah nyaman dengan style saya berbullet journal tanpa mengikuti setup orang lain lagi. 

Beberapa tahun terakhir saya menyadari bahwa yang saya butuhkan adalah media untuk membuat pikiran saya lebih fokus, membuat pekerjaan saya lebih mudah dan terkontrol dengan baik.

Jika dulu layout menjadi salah satu daya tarik saya dalam berbullet journal, kali ini saya lebih mengutamakan manfaat dalam menggunakan sistem ini. 

Oleh karena itu saya tidak ingin memperumit metodenya, apalagi kan sebenarnya Ryder Caroll memang sudah membuatnya se-minimalis, efisien dan segampang mungkin, jadi kenapa harus dipersulit, yekan ? hehehe.. 

APA SICH METODE ALASTAIR'S ?


Metode Alastair
Metode Alastair The Future Log (Credit Image : Alastair Johnston)


Alastair's method adalah metode perencanaan yang diciptakan oleh Alastair Johnston yang bersifat minimalis dan simple. Metode ini selain berdiri sendiri, juga bisa digabungkan dengan metode Bullet Journal Ryder Carroll.

KELEBIHAN DAN KEKURANGANNYA ? 


Pada dasarnya metode alastair ini lebih mengutamakan to do list di salah satu sisi dan kemudian keterangan di sisi lainnya. Diibaratkan seperti kalian membuat tabel dengan keterangan dan detail pekerjaanya. 

Yang menjadi kelebihan dari sistem ini adalah : 


  • Simple
  • Tak perlu menulis task secara berulang
  • Mudah digunakan, terutana bagi kalian yang punya pekerjaan secara berulang setiap harinya.
  • Tidak perlu menggunakan banyak key bullet
  • Lebih mudah terbaca progressnya karena kita bisa melihat secara keseluruhan dibandingkan melihat kegiatan kita perhari. 
  • Lebih efisien dan efektif. Sangat cocok untuk mereka yang tidak suka keribetan
  • Pekerjaan terekam dengan baik 
  • Bisa berfungsi sebagai tracker sekaligus.
  • Bisa digunakan untuk beberapa model collection.

Ada kelebihan, kadang juga ada kekurangannya, hihihi.. apa sih kekurangannya ? 


  • Sulit merekam detail task maupun notes pada saat rapid logging.
  • Bentuknnya membosankan karena hanya terlihat seperti tabel saja.
  • Tidak cocok bagi yang suka menambahkan journaling ke dalam BuJonya.


Itu beberapa kelebihan dan kekurangan menggunakan sistem Alastair menurut ewafebri. Tapi mungkin ini tidak berlaku buat beberapa orang ya ? Kesimpulan di atas berdasarkan pengalaman saya aja. hehe..

BISA DIGUNAKAN UNTUK APA SAJA ? 

Metode Alastair Bullet Journal Untuk Rapid Logging


Format Alastair ini bisa digunakan untuk beberapa collection loh Gaez. Kalian bisa menjadikannya untuk Future Log, Rapid Logging maupun collection yang lainnya. Karena formatnya sendiri seperti tracker. Jadi menurut saya ini lebih mudah digunakan. 

Di postingan kali ini saya akan memberikan contoh penggunaannya untuk Rapid Logging, kebetulan saya sudah menggunakan ini dari beberapa bulan yang lalu. Untuk layoutnya sendiri saya memanfaatkan metode ini untuk weekly spread. 

Ada beberapa alasan mengapa saya menggunakan metode ini. Di antaranya : 


  • Saya tidak memiliki banyak detail task yang dilakukan setiap hari. 
  • Dalam Rapid Logging, saya hanya mencatat task yang saya anggap penting, seperti project, event, atau catatan penting lainnya. 
  • Saya tidak mencatat pekerjaan yang hampir setiap hari dilakukan seperti pekerjaan rumah (cuci baju, setrika dll) ke dalam rapid logging, kecuali task tersebut ingin saya jadikan sebagai habit baru. 
  • Saya memanfaatkan Alastair method sekaligus sebagai tracker untuk kegiatan yang dilakukan secara berulang. 
  • Setup layoutnya cepat. hanya membutuhkan area veritikal dan horizontal saya. 
  • Saya menggunakan area horizontal untuk keterangan hari. Dan menggunakan area vertikal untuk mencatat task, events ataupun notes. 
  • Jika masih ada area kosong di bagian paling bawah, biasanya saya dunakan untuk membuat review mingguan. 

KESIMPULAN


Metode ini sangat cocok digunakan bagi yang gak sempet bikin rapid logging setiap hari, tetapi butuh media untuk mencatat progressnya.

Satu hal lagi yang membuat saya suka dengan Alastair method ini adalah ketika ada hari tertentu saya tidak melakukan rapid logging atau lupa mencatat padahal butuh informasinya, saya merasa tidak bersalah. hahaha.. 

Saya hanya perlu menambahkan catatan di bagian list bawahnya kemudian memberikan tanda kapan pekerjaan itu sudah selesai. hehehe.. Semacam bikin mental inventory aja, tapi ada tracker hari kejadiannya. Hihihi.. Gampangkan ?

Sebagai Tool, metode yang sudah saya gunakan saat ini cukup efektif dan efisien. Saya bisa mengunakan perpaduan metode Ryder Carroll dan Alastair Johnston dengan baik. hihihihi.. 

Bagaimana ? Apakah kalian tertarik mencobanya juga ? Yuk silakan dicoba ! semoga  membantu kita bisa lebih fokus dan produktif. 


Post a Comment

0 Comments