Thursday, September 21, 2017

Bullet Journal Indonesia : Setup Budget Planning Di Midori (Travelersnotebook) Passport

Envelope System adalah sistem perencanaan keuangan yang saya terapkan dalam satu tahun terakhir, dan hebatnya, sistem ini berhasil membantu saya mengelola keuangan. Hihi..
Buat teman-teman yang udah pernah mengobrak-abrik blog ini, tentu pernah membaca postingan serupa satu tahun lalu. Buat yang belum dan penasaran apa itu envelope system, monggo silahkan dibaca postingan ini.

Kali ini saya gak akan membahas envelope system dari awal, saya hanya ingin berbagi pengalaman setelah 1 tahun mencoba menerapkan sistem ini.
Hasilnya luar biasa loh teman-teman. Dari kurun waktu satu tahun ini, yang dulunya saldo selalu Rp. 0 setiap akhir bulan, paling tidak sekarang sudah terisi 2x gaji didalamnya.
Haha.. Gak nyangka saya jadi bisa menabung.. Uwuuwuwu..
Bagaimana bisa.. ?
Tenang, ini bukan sulap juga bukan sihir. Tapi ini perjuangan. Tsaaah..
Penasaran... ? Mari kita bahas.

Bagaimana saya menerapkan envelope system ?

1. Yang pertama adalah Budgetting.

Buat orang yang susah mengelola uang seperti saya, menyisakan uang untuk ditabung itu susahnya luar biasa.
Dan ternyata prinsip ini memang salah besar. Jangan menabung uang sisa pemakaian dalam 1 bulan, tapi prioritaskan menabung baru kemudian belanjakan uang.
Sebagai pengingat, saya menuliskan Quote ini di budget journal saya. Hihi..



Jadi hal pertama yang saya revolusi adalah mindset. Hihi.. (Revolusi mental).
Setiap bulannya saya menyisihkan minimal 10% - 30% pendapatan untuk menabung. Dari 30% itu saya bagi menjadi 3 bagian.

1. Emergency fund
2. Arisan (saya sengaja minta arisannya belakangan, jadi sama aja menabung kan..? Hihi.. )
3. Tabungan. (Untuk teman-teman yang susah menabung, saya sarankan mengikuti program tabungan berjangka. Semisal simpedes impian. Dalam kurun waktu tertentu kita "dipaksa" menabung sesuai kemampuan kita. Misal jangka waktu 1 tahun, setiap bulannya kita wajib menabung Rp. 100.000, Rp.200.000 atau Rp. 500.000. Pilihan kita sesuaikan dengan kemampuan kita. Owh.. Iya pengeluaran ini sifatnya tetap, dan hanya bisa diambil jika jatuh tempo (kurun waktu tertentu). Dengan cara ini melatih kita untuk menabung lebih konsisten.

Jika kita berpatokan pada prinsip Envelope system sebenarnya. Step 1 yang harus kita lakukan adalah mengumpulkan emergency fund terlebih dahulu. Pada awal saya menggunakan sistem ini, saya membuat goal emergency fund tidak terlalu tinggi. Cukup Rp. 1.000.000, setiap bulan saya menyisihkan Rp. 100.000. Khusus untuk emergency fund.

Kemudian, fokus setelah emergency fund adalah melunasi semua hutang yang ada. (Walaupun tidak langsung dibayar sekaligus, tapi ini harus diprioritaskan)
Awalnya kita buat daftar hutang yang harus dilunasi. Misal pinjaman bank, bayar kredit atau lain sebagainya. Untuk hal ini harus dibudgetkan. Satu persatu kita prioritaskan untuk dilunasi.

Yang ketiga fokus utama saya justru adalah donasi atau giving. Saat pertama kali saya menggunakan sistem budgetting, saya ragu apa dengan membuat anggaran khusus donasi, saya akan mengalami kekurangan uang.. ?. Tapi saya salah, justru karena donasi ini, tumbuh rasa syukur saya, dan yang terpenting entah kenapa hati saya lebih damai. Hihi.. Berbagi ini efek psikisnya luar biasa buat saya. Sebelumnya saya merasa kekurangan, justru setelah berbagi saya jadikan pengeluaran wajib setiap bulannya, saya merasa cukup, dan tidak pernah merasa kekuarangan lagi. Dulu, sebelum hal ini saya lakukan, hampir setiap akhir bulan saya kelimpungan kehabisan uang, bingung gimana melanjutkan hidup beberapa hari ke depan, dan berakhir dengan cash bon setiap bulan. Dan, dibulan berikutnya akan begitu lagi. Semenjak saya memprioritaskan donasi ini, justru saya selalu merasa cukup. Alhamdulilah, Tuhan selalu memberikan kemudahan dan petunjuk untuk umatNya. Biasanya untuk donasi saya sisihkan 5% - 10%.

Nah sisanya adalah uang yang bebas saya habiskan.. Haha..
Dan uang inilah yang kemudian saya bagi-bagi ke dalam beberapa pos. Diantaranya transportasi, grocerries, reward, dining out/ (fun), subscription, utilities dll.

2. Setelah budgetting apa yang harus dilakukan.. ?

Nah, supaya kita tahu kemana saja uang tersebut kita belanjakan, tentu kita harus mencatatnya. Proses ini memang kadang bikin males tapi 3 bulan pertama semenjak kita budgetting proses ini penting banget. Karena dalam proses ini kita bisa mereview aliran dana kita kemana.. ? Misalnya, ternyata budget utilities kita bulan ini lebih banyak daripada pemakaiannya, kita bisa mengevaluasinya dibulan depan, dan menyalurkannya di pos yang lain.
Karena itu, kita butuh semacam catatan sederhana atau spending log. Sifat budget ini fleksible teman-teman. Karena setiap kebutuhan kita berbeda-beda tentu budget kita juga demikian. Jadi pastikan menentukan budget sesuai dengan kebutuhan kita.

Karena saya butuh acuan untuk menentukan budget dibulan-bulan berikutnya saya butuh beberapa record tentang pembelajaan saya. Oleh karenanya saya menggunakan budget journal dengan beberapa setup berikut ini.

Midori Travelernotebook Passport

Midori passport menjadi pilihan saya karena tidak terlalu berat dan ukurannya mudah dibawa kemana-mana. Dan Alhamdulilahnya saya dapet giveaway midori passport dari tokopie.com (tidak termasuk insertnya, jadi saya beli insert sendiri). Sebelumnya saya mensetup spending log dalam satu buku dengan bullet journal, tapi untuk bulan depan dan selanjutnya, saya buat terpisah.



Buku pertama saya gunakan dari midori adalah yang berbentuk monthly, tentu supaya gak kebablasan berbelanja, saya tulis quote dibagian depannya. Hihi..



Karena ada beberapa kategori dalam budgetting, saya menggunakan colorcode untuk memudahkan dalam menge-track pengeluaran.

Dan ini contoh cara mengimplementasikan dalam monthly lognya.

Monthly Log

Selanjutnya saya menggunakan midori grid untuk beberapa custome layout.



Sebagai manusia yang sering lupa, gak ada salahnya kita tulis catatan pengingat. Hihi..

Annual Financial Goal

Annual financial Goals adalah catatan goal yang ingin saya capai dalam kurun waktu 1 tahun mendatang. Selain sebagai pengingat, dengan cara ini saya bisa lebih fokus dalam mencapai goal yang sudah saya tetapkan. Dan jangan lupa selalu mengedepankan prinsip SMART dalam menentukan Goal.

Due Bill List

Due Bill List.

Saya buat daftar tentang pembayaran yang sifatnya tetap dan wajib saya bayar. Supaya tidak ada bill yang terlewati.

Monthly Financial Goal

Monthly financial Goals.
Apa bedanya dengan annual financial ? , jika annual keseluruhan adalah target secara keseluruhan, maka monthly goal adalah sub goalnya. Goal berskala kecil yang nanti akan melengkapi goal berskala besar ( Tahunan).

Purchase list

Saya adalah tipikal orang boros, seringkali membeli sesuatu yang gak jelas manfaatnya. Semoga dengan cara ini saya bisa lebih bijak dalam membelanjakan uang.

Saving Tracker

Saving layout ini saya setup untuk tracker diluar 3 saving diatas. Misalnya, bulan lalu ada sisa uang di budget tertentu, bisa saya masukkan ke dalam saving tracker ini plus ini juga berfungsi untuk challenge saya yang berikut ini.

Money challenge & Budgetting Guide

Di bagian samping dari saving challenge adalah guide untuk budgetting. Ada beberapa kategori yang saya gunakan untuk budgetting. Warna disampingnya adalah color code (sesuai yang saya setup dihalaman paling depan).

Grocerries List & Recurring Transactions.

Dan yang terakhir adalah editable grocery list. Supaya tidak terus-terusan saya setup tiap bulannya. Dengan bantuan post it, memudahkan saya untuk merubah barang-barang yang nantinya akan saya beli.
Di bagian sampingnya adalah tracker untuk recurring transaction. Tujuannya supaya mudah untuk mengetahui apa sudah melakukan pembayaran atau belum pada bulan tersebut.

Baiklah teman-teman, saya sudahi postingan saya kali ini, karena udah terlalu panjang, haha.. Makin bikin pusing bacanya nanti. Jika ada pertanyaan seputar hal tersebut diatas, silahkan memberikan komentar di kolom dibawah ini, atau silahkan bertanya via DM ke instagram ewafebri. Dengan senang hati saya akan membantu.
Dan mohon maaf kalo bahasa dalam blog saya ini acak adul. Karena saya berusaha menjelaskan dengan cara yang mudah versi saya tentunya.
Terima kasih sudah membaca, dan silahkan dicoba.. Hehhe..

See ya next.. ❤

No comments:

ewafebri newsletter