Skip to main content

D.I.Y WATERCOLOR PAD (Midori's Insert)

Dear my readers.. (Halaaah)
Today i want to share my current (DIY) project.
Setelah sekian lama berkutat dengan huru hara jalanan jakarta, akhirnya bisa terlepas dari sibuknya kota metropolitan.
Sebenernya udah lama banget kangen corat coret gak jelas, dan Alhamdulilah akhirnya kesampaian. Hihi..

Bulan Agustus seperti bulan yang akan membuat saya kembali produktif. Alasannya, karena saya punya banyak waktu luang dirumah dibanding bulan lalu yang justru habis untuk perjalanan. Hihi.. ( The Perk of Being Anak Kost).
Dan bentuk produktifitas ini diawali dengan membuat watercolor pad. Karena tanpa sebuah media, gimana mau kreatif, iya kan.. ? Hihi..

Jika membaca postingan saya sebelum ini (bisa di klik disini !), salah satu brainstorming saya bulan ini adalah membuat watercolor pad. And Guess what.. ? I DID IT !! Yeaaaay..
Akhirnyaa.. Hihi..

Harga watercolorpad memang cenderung tidak murah, bahkan untuk ukuran A5 saja, harganya bisa kisaran 100 Ribuan (kecuali yang merk murah seperti Reeves, yang juga stocknya cenderung cepet habis. Hiks..). Menghadapi dilema ini, sebagai anak kost tentu saya harus mengedepankan Asas kreatifitas Tak Harus Mahal. Dengan metode yang tentu temen-temen bisa tebak, D.I.Y. aka Do It Yourself.

Penasaran pingin tahu bagaimana caranya.. ? Seperti biasa, jangan lupa membaca postingan ini sampai habis.
Hihi..

WATERCOLOR PAD

Watercolor pad saya ini adalah watercolor pad yang saya buat untuk pertama kalinya. Emm.. Hasilnya belum rapi sih, dan yang pasti perlu banyak latihan supaya lebih kece. Namanya belajar ya.. Hihi.. Harap dimaklumi.
Saya buat watercolor pad ini untuk insert midori travelernotebook sebenernya, jadi ukurannya pun saya sesuaikan dengan ukuran midori saya. Yaitu 11 cm x 21 cm.

Emang bisa watercolor pad buat insert midori.. ?
Bisa.. Pasti Bisa.. Hihi..

Buat yang suka travelling dan hobbi sketch pake watercolor tapi bingung bawa padnya karena kadang kegedean ditas, watercolor travelernotebook bisa jadi pilihannya. Bisa ringkes masuk ke midori atau fauxdori kita.

Nah, Jika teman-teman ingin membuat D.I.Y juga, ukuran ini bisa disesuaikan dengan kebutuhan, jadi gak harus sama seperti ukuran saya kok. Bisa A5 atau juga ukuran pasport midori. Bebaslah pokoknya..

Bahan yang diperlukan :

1. Canson watercolor 220 gsm uk. A3.
Untuk kertas cat air ini saya memilih yang tersedia dalam 1 pack (isi 4 lembar uk. A3) bukan berbentuk buku/pad. (Atau kalo mau lebih mahal dan bagus bisa juga menggunakan montval atau Archees 300 gsm, sesuai selera dan kebutuhan).

2. Kertas Concorde yang tebal 220 gsm dan yang lebih tipis 90 gsm uk. A4 (warna sesuai selera).

3. Double tape

4. Penggaris, gunting, pensil, pengapus.

5. Jarum dan benang.

6. Kesabaran, ketelatenan dan doa.

Cara Membuat

1. Potong / bagi canson watercolor A3 jadi 2 (dan menjadi ukuran A4) lalu ukur dengan ukuran 21 cm x 22 cm < untuk memudahkan memberi melipatnya nanti beri tanda dengan pensil dengan ukuran 21 cm × (11 cm + 11 cm) (potongan sisa jangan dibuang ya.. Bisa buat yang lain. Hihi..

2. Ukur concorde 90 gsm sama persis dengan ukuran cansonnya (21 x 22 cm) < beri tanda seperti langkah 1.

3. Ukur concorde 220 gsm 21 x 23 cm (lebih 1 cm nya nanti buat tengahnya.. So ukurannya nanti akan menjadi 21 cm x ( 11 cm + 1 cm + 11 cm) < beli tanda seperti langkah satu.

4. Lipat kertas canson dan concorde sesuai dengan tanda yang sudah kita buat tadi, dan hasilnya akan menjadi :

A. Canson dan concorde 90 gsm : 21 cm × 11 cm

B. Sampul akan menjadi ukuran : 21 cm x (11 cm bagian depan + 1 cm (sebagai spasi) bagian tengah + 11 cm bagian belakang)

5. Dengan metode binding (saya menggunakan benang dan jarum) kita satukan semua kertas canson menjadi sekumpulan buku atau text book. Karena saya tidak punya videonya, silahkan simak link tutorial binding text book dari sealemon.



6. Setelah selesai membuat text book, langkah terakhir adalah memasang sampulnya. Mungkin akan lebih rekat jika menggunakan lem dan dipress, berhubung anak kost dengan segala keterbatasannya, saya menggunakan double tape sebagai perekatnya. Selain karena hanya double tape yang saya punya 😀 plus lebih praktis buat saya. Untuk tata caranya, saya akan berikan link tutorial dari sealemon (so glad to know this creative girl).



Dan.. Tara... Watercolor pad kamu udah siap dipake.. Dan ini penampakan D.I.Y watercolor pad sayaaah..



Sebenarnya gak terlalu sulit membuatnya, cuma ya itu.. Kurang rapi, hihi.. Gak apa-apa kurang rapi, yang penting kan berfungsi dengan baik, iya kan.. ? (Ngeles..)

Selain bisa bikin kamu makin produktif dan kreatif, D.I.Y watercolor pad juga murah meriah loh (gak semahal kalo beli canson pad, hihi) plus ukurannya bisa kita buat (modifikasi) sesuai kebutuhan kita. Iya kan.. ?

By the way jika kertas canson susah didapet, sebagai penggantinya bisa menggunakan concorde 220 gsm yg warna putih loh. Tapi memang ada perbedaannya, terutama untuk penyerapan airnya, dan kertas concorde lebih mudah rusak (atau berbulu) jika terlalu banyak air. Tapi lumayan kalo buat belajar. Atau kalo mau lebih bagus lagi bisa menggunakan montval, fonteney atau archees.

Dan ini adalah paragraf terakhir dari postingan ini, hihi.. So buat temen-temen yang ingin mencoba berkreasi dan mulai melukis menggunakan cat air, monggo silahkan dicoba membuatnya

Comments

Popular Post

How To Plan - Bullet Journal (Indonesia)

Setelah beberapa kali mengedit buat pengantar di postingan kali ini, saya menyerah dan mencoba menggunakan bahasa ala kadarnya saya aja, hihi. awalnya pingin memulai postingan ini dengan kata-kata dan pengantar yang sedikit beda seperti biasanya, tapi susah. hahaha.. daripada malah nggak dipublish dan anteng di draft aja, mendingan saya mulai postingan ini dengan gaya dan cara saya yang seperti biasanya aja ya. (menjadi seorang pemulispun ternyata susah ya... ? huhu..  baiklah.. hari ini saya ingin berbagi cara saya dan apa saja yang biasanya saya jadikan rapid log di dalam bullet journal saya. sebelumnya saya pernah ditanya bagaimana saya mengisi bullet journal dan apa saja yang harus saya tuliskan dalam rapid lognya.  mari kita mulai. 

BULLET JOURNAL INDONESIA : REVIEW MAY 2016

Wohoooo..,
Udah akhir bulan mei, cepet sekali ya..? Dan hidupku.... Ah sudahlah.. Mendingan lanjut dengan postingan yang seru-seru. Yang baper-baper udah gak jaman ya.. ? Hehee..

Okay.. Kali ini saya pingin share tentang bullet journal review may , 2016  hehe..

Dibandingan bulan-bulan kemarin , bulan mei mungkin lebih lengkap komponen dan to do list yang udah saya kerjakan haha..

First , let's take a look future log (montly log)


BULLET JOURNAL

hello.. I am back. Hahaha..
Gw adalah tipikal orang yang kalo lagi seneng mengerjakan sesuatu semangat banget mengerjakannya dan berulang-ulang sampai jenuh. Dan kemudian mencari hal baru untuk dipelajari dan di coba, dan terus menerus sampai jenuh, dan kembali ke kebiasaan yang lama. Begitu terus, entah sampai kapan. Apa ada yang punya kelemahan begitu.. ? hihi.. Gak bisa menyukai 1 hal saja, bawaanya semuanya pingin dicoba dan dipelajari. Kalo kamu salah satunya, selamat.. ! You're not alone..!! Hihi..
Pernah dengar istilah tentang Bullet Journal ?  Nah, Hari ini gw pingin ngebahas tentang Bullet journal.
Apa itu bullet journal ? (coba click linknya.)
Gw coba jelasin dengan bahasa yg gw mengerti ya.. ? Hihi..

6 CARA MUDAH MEMULAI BULLET JOURNAL

Merdekaa.. Merdekaa..

Dirgahayu ke 72 Indonesia..
Terima kasih kepada Para Pahlawan yang sudah memperjuangkan Kemerdekaan NKRI.
By the way, apa makna 17 Agustus buat teman-teman.. ?
Buat saya pribadi, 17 Agustus itu moment kita mengingat jasa pahlawan yang sudah memperjuangkan kemerdekaan, moment mengingat sejarah bangsa Indonesia, moment mensyukuri nikmat kemerdekaan, moment mengingat Kebhinekaan kita, moment menikmati hiburan dan berburu hadiah, dan tentu moment berburu diskon dan gratisan. Hihi.. Lengkap deh.

Postingan saya kali ini masih berhubungan dengan kemerdekaan. Yup.. Merdeka dari tumpukan pekerjaan dan pikiran kita,  dengan bantuan Bullet Journal.
Loh, emang bisa.. ? Bisa banget.. !

Postingan ini juga sekaligus menjawab beberapa pertanyaan teman-teman tentang bagaimana memulai bullet journal.

Mau tahu caranya.. ? Hihi.