Tuesday, January 31, 2017

BULLET JOURNAL (INDONESIA) : FEBRUARY SETUP 2017

Saat ini paling cocok postingannya tentang setup bullet journal, iya kan.. ? Hehe..
Hallo semua apa kabar.. ?
Wah.. Waktu cepet banget berlalunya ya.. Udah masuk bulan februari. Luar biasa.
Semoga bulan februari ini kita banyak mendapatkan limpahan rahmat dan hal-hal yang indah. Amin.
Dan semoga kita tidak lupa bersyukur. Hihi.. Amin.

Sudah ada yang setup bullet journal untuk bulan februari .. ?
Saya sudaaaah.. Hihi.. Buat yang belum, semoga postingan ini sedikit bisa memberi inspirasi atau ide yaaas.. ?

By the way, Februari adalah bulan dimana saya mengawali menggunakan bullet journal secara serius (sebelumnya cuma coba-coba saja.. Hehe..). Jadi bulan Februari ini genap setahun saya mendalami (whoaaaa bahasanya 😀) bullet journal ini.

Mumpung pas 1 tahun menggunakan bullet journal, sekalian saya bikin sedikit review ya. Hihi.

1. Saya sering dapet pertanyaan tentang buku bullet journal. Bukunya apa.. ? Belinya dimana.. ?.


Nah ini penting untuk diketahui.. Hihi..
Sebenarnya tidak ada buku khusus tentang bullet journal (kecuali leuctrumm 1917), selebihnya bisa pake buku bisa apa aja. Yang terpenting nyaman ditulisi dan semangat pakenya.
Semua setup di bullet journal terutama layoutnya itu kita buat sendiri.
(Pun dalam leuctrumm 1917, karena setiap bullet journalist memiliki kebutuhan sendiri-sendiri dalam perencanaanya).
Yang terpenting kita memahami dulu cara kerja bullet journal.
Sebelum tergoda dengan beberapa layout dan paparan diluaran sana, mendingan belajar dari sumbernya langsung di bulletjournal.com.
Atau saya juga pernah bikin postingan versi Indonesia disini.

Kesimpulannya : buku apapun bisa digunakan untuk bullet journal.

2. Kak evva bukunya pake apa.. ?

Saat ini saya menggunakan moleskine classic yang square. Hadiah dari kuis yang saya ikuti di studio kreatif. (Terima kasih mbak rara dan mbak ija).
Sebelum ini, saya menggunakan dotted moleskine cahier yang ukurannya 11 x 21 cm (seukuran insert midori).
kenapa pilih yang dotted atau square ?
dua jenis buku ini sebenarnya membantu kita pada saat setup bullet journal, karena ada beberapa layout ( tracker ) yang menggunakan garis, jadi model dotted (titik-titik) atau square (kotak-kotak) cukup membantu.
Sebelum menggunakan moleskine, saya menggunakan buku tulis biasa yang harganya hanya Rp. 7.000, and guess what.. ? It worked. Jadi gak perlu buku mahal buat nyoba bullet journal. Apapun bukunya. Asal konsisten dan tekun, bullet journal akan membantu kita biar jadi lebih produktif.

3. Pernah gak, Gak Berhasil dalam bullet journalnya.. ?

Sering.

Itulah kenapa setiap bulan komponen dan layout saya, sering berganti-ganti. karena ada beberapa komponen yang buat orang lain berhasil tapi tidak buat saya. Seiring dengan waktu (tssaaaah 😁), lama-lama kita akan memahami dan mengerti apa saja sebenarnya kebutuhan kita (dalam hal berplanner ria ini) . jika komponen seperti tracker gak berhasil diterapkan, kita gak perlu mamaksakan diri mensetupnya lagi dibulan berikutnya. Kita bisa menggantinya dengan komponen lain yang (khususnya) membantu kita untuk mencapai target. Itulah kenapa buat saya mensetup goal itu jadi sesuatu yang penting. Supaya saya tahu persis apa saja yang ingin saya capai dan tahu progressnya.

4. Berapa lama dan banyak halaman yang dibutuhkan dalam mensetup bullet journal setiap bulannya ?

Tergantung kebutuhan. Biasanya diakhir bulan saya sudah memiliki gambaran komponen apa saja yang ingin saya coba terapkan dibulan berikutnya dan yang ingin saya tinggalkan.
Ada beberapa bullet journalist yang menggunakan sistem review bulanan untuk mengetahui apa saja yang ingin disetup kembali dan tidak.
Saya pribadi hanya menulisnya dalam ingatan saja. Haha..
Berapa lama saya mensetup.. ? Gak tentu.. Hihi.. Sesukanya.. Kadang sehari, kadang 3 hari..pas lagi mood aja.. Haha.. Biasanya saya mensetup seminggu sebelum akhir bulan, biar gak buru-buru. Paling mengkosongkan (perkiraan) beberapa lembar untuk daily/weekly spread sebelum hampir habis bulan.

5. Pernah bikin kesalahan gak pada saat setup.. ? Gimana cara ngatasinya.. ?

Sering. Hihi..
Biasanya saya pake buat hal yang lainnya, misal harusnya mau setup gratitude, tapi salah.. Cuma layoutnya cocok buat doodle, ya udah saya pake buat doodle layout. Hihi.. Kalo mentok ide, saya lem kertasnya atau saya tekuk, trus bikin baru. Semudah itu. Hihi..

Itulah kira-kira beberapa pertanyaan yang sering saya dapat tentang bullet journal, semoga jawabannya bisa membantu. Percayalah gak sempurnapun gak apa-apa. Yang penting kita happy dan produktif. Hihi..

Mari lanjut setup Februari.

Bulan ini yang pertama saya buat sudah pasti divider, hehe..

Seperti contoh dibawah ini :

divider february

Selanjutnya..

MONTHLY LOG

Sama seperti bulan sebelumnya, layout monthly ini saya buat sesederhana mungkin dan yang pasti nyoba ngirit tempat. Hihi..

monthly log

Kalo bulan januari, bagian cleaning schedule saya pisahkan dihalaman lain, kali ini saya buat menyatu dengan monthly log, tujuannya : MENGHEMAT TEMPAT. Haha.. Pelit banget. 


february's chorus


Dan masih sama seperti bulan lalu, monthly tentang pekerjaan saya pisahkan dari personal. Biar gak campur-campur. Suka pusing dan kurang tempat. Layoutnya saya buat sama seperti yang personal. 


monthly log


SOCIAL MEDIA CALENDAR

Setelah itu saya membuat setup yang berhubungan dengan social media dan blog . Karena saya sedang berencana bikin blog yang gak cuma curhatan saja tapi lebih bermanfaat, saya nyoba mentracker viewernya atau respon dari pembaca. Jadi saya buat layout seperti dibawah ini.

socmed and blog

EXPENSE TRACKER

sepertinya ini akan menjadi komponen rutin dalam bullet journal saya. Hehe.. Supaya saya tahu ke arah mana uang pergi. Hihi.. Plus lagi belajar mengendalikan pengeluaran, jadi tracker ini penting buat saya. 


expense tracker

DOODLE VOCABULARIES

Kalo pernah baca tentang postingan Doodle Journaling With Juanitaronns pasti tahu kenapa saya buat setup ini. Yup.. Saya terinspirasi sama mbak ita buat bikin doodle vocabs.


doodle's vocabularries


Rencananya, nanti dihalaman ini saya buat doodle karakter saya, dan berfungsi sebagai kamus buat sticker juga sih. Hihi..

MEMORIES OF FEBRUARY

Di setup memories kali ini saya buat agak berbeda, disetiap tanggalnya ada 2 kotak yang rencananya saya akan isi tentang simbol emotion (berdasarkan color code) dan juga kejadian/peristiwa saat itu. 


memories of february

COLLECTIONS.

Dan yang terakhir adalah collections yang berisi tentang "self improvement challenge" dan juga "book to read" semoga challenge kali ini saya berhasil menyelesaikannya dengan baik. 


collections

Nah.. Itulah tadi beberapa komponen yang saya setup di bulan februari. Semoga penjelasannya mudah dimengerti (maklum saya kurang pandai menjelaskan) hihi.. Bahasanya suka belepotan.

Dan semoga postingan kali ini bisa membantu mendapatkan ide dan inspirasi.

Sampai ketemu di postingan selanjutnya..

Have a good day, good people ! 💋

2 comments:

Sugeng Riyanto said...

Salam kenal kakak
Mau tanya , kak itu topiknya kan ada banyak dalam satu buku (?). Kalo dalam satu buku ada banyak topik gitu cara menyusunnya yang baik gimana biar tidak saling tabrakan sama topik lain?
Makasih ^^

ewafebri said...

Dalam bullet journal ada sistem index. Nah sistem inilah yang membantu untuk memudahkan pencarian dalam komponen yang. Caranya dengan memberi judul setiap komponen dan menambahkan halamannya ke dalam index.

ewafebri newsletter