Skip to main content

KTP-el di Bojong Gede, Bogor.

Kali ini postingannya random ya, gak seperti yang biasa saya posting (tapi kan emang blognya isinya random, sampai google highlight aja bingung, hahaha..).

Kenapa postingannya tentang KTP-el ?

Karena kemarin saya agak susah nyari panduan buat KTP-el di daerah bogor.

Baiklah, mari kita mulai bahasannya.

Tahun 2014 lalu saya sudah pernah melakukan perekaman data KTP-el di kecamatan Bojong Gede, Bogor. Tapi entah kenapa KTP-el (resminya) belum jadi juga. Pada saat pembuatan saat itu, saya tidak mendapatkan Resi seperti sekarang, saya hanya memegang KTP (kertas) model terdahulu, sebagai KTP sementara sampai KTP-el saya jadi.
Saat itu petugas hanya memberikan keterangan bahwa KTP-el akan jadi sekitar 6 bulan setelah perekaman data (lama juga ya ?), dan bisa diambil di kecamatan, kelurahan atau di drop di Ketua RT masing-masing.

Selang 6 bulan, KTP-el saya belum di antar ke RT juga, akhirnya saya berinisiatif mengambil langsung ke kecamatan. Dan ternyata belum jadi juga. Lalu beberapa bulan berikutnya tanya lagi ke kecamatan dan kali ini diminta resinya (Resi yang manaaaaa... ?).
Dan.. Kemudian.. Saya pasrah.. !

Di awal Tahun 2016 , KTP-el mulai marak diperbincangkan lagi, dan sampailah pada berita mengenai batas waktu perekaman data KTP-el di akhir September tahun ini. Terapi shock sodara... !.
Hoaaaa.. Bikin deg-degan.

Yang jadi masalah saya adalah..

Apakah perekaman data saya yang dulu itu sudah terekam di Dinas Kependudukan atau tidak ?

Saya mencoba melakukan cek nik di website resmi Dinas Kependudukan dan hasilnya nihil (karena webnya gak bisa alias error. Mulai paniklah, takut gak diakui jadi warga negara, hihi..

Singkat cerita, minggu ini saya meluangkan waktu untuk mengurus KTP-el (lagi pula KTP saya yang terdahulu masa aktifnya akan habis bulan Feb 2017), mau ngurus sekarang apa nanti sama aja kan ya, mumpung bisa ijin sekarang, mendingan saya urus sekarang.

Tanggal 13 September 2016 lalu saya akhirnya pergi ke kantor kecamatan, dan woilaaa.. Penuh banget ternyata.. Huhu..
Saya lanjut mencari meja informasi tapi tidak menemukannya, untung ada bapak yang baik hati yang mau menjelaskan kepada saya bahwa hari itu saya perlu mendapatkan nomor antrian terlebih dahulu untuk perekaman data KTP-el. Lalu dia menunjuk area dalam yang ada petugasnya dan sedang membagikan nomor antrian.
Saya bergegas menuju tempat yang ditunjuk oleh bapak tadi, tapi saya mendapati informasi bahwa perekaman data KTP-el untuk hari itu sudah habis, yang sedang dibagikan adalah nomor antrian untuk besok Rabu, 14 September 2016, tanpa pikir panjang, saya terima nomornya antrian itu. Walaupun di urutan yang seluar biasa ini.




Gak apa-apalah buat besok, hihi.. Daripada entah kapan lagi saya ngurusin, padahal hari itu saya datang jam setengah delapan, nomor antrian yang saya dapatkan seperti gambar yang diatas, itupun untuk hari selanjutnya. Luar biasa antuisme masyarakat ya. Hihi...

Persyaratan KTP-el sebenarnya tidak rumit seperti dulu, cukup membawa :

1. Fotokopi KK
2. Pas Foto uk. 4 x 6 @ 1 (fungsinya nanti akan ditempel di Resi kita),
3. Surat pengantar RT/RW (yang ini tidak wajib sepertinya, karena saya ada ya saya lampirkan saja, hehe, toh sampe sana tidak ditanya juga sih sebenarnya, cuma Fotokopi KK dan pas foto saja yang penting).

Setelah menunggu beberapa jam akhirnya nomor urut saya dipanggil juga, haha.. (by the way saya datang jam 08.00 dan baru dipanggil jam 11.30) hihi..






Setelah menunjukan nomor urut pada petugas, saya diarahkan ke dalam ruangan dimana perekaman data tersebut dilakukan. Yupp.. Saya melakukannya lagi dari awal. (daripada saya gak yakin kalo data saya dulu sudah direkam apa belim, terlebih lagi saya gak memiliki resi sebagai bukti saya sudah melakukan perekaman data.).
Perekaman data tidak lama , kurang dari 15 menit malah, lebih lama waktu ngantrinya, hahaa..

Dan berikut ini gambaran yang saya lakukan saat perekaman data.

1. Masuk ke dalam ruangan yang diarahkan petugas.
2. Menyerahkan berkas (fotokopi KK dan surat pengantar, saya sarankan pas foto diserahkan pada saat pengambilan resinya saja, karena foto saya menghilang saat saya lampirkan bersamaan dengan fotokopi KK)
3. Kita akan diminta mengecek informasi di dalam komputer, benar atau salah.
4. Petugas akan mengarahkan kita untuk melihat kamera (di foto).
5. Perekaman sidik jari.
6. Tanda tangan.
7. Perekaman retina mata.
8. Tanda tangan lagi.
9. Selesai.

(kurang lebih begitu tahapannya) hehe..

Ooopss.. Tapi tidak berhenti ditahap itu saja, hehe.. Karena masih ada tahapan menunggu Resi ( KTP-el sementara ). Setelah menunggu 1,5 jam (1 jam karena waktu istirahat petugas, 30 menit adalah jeda waktu proses pembuatan resi dibuat), akhirnya jadi juga haha..

Eitss.. Masih ada tahapan satu lagi nih, yupp.. Saya lagi menunggu KTP-el saya jadi beneran , artinya benar-benar dicetak. Semoga gak lama ya, nanti kalo sudah saya terima akan saya update lagi infonya. Haha..

Nah buat pembaca blog saya yang bermukim di kecamatan Bojong Gede dan ingin melakukan perekaman data seperti saya tapi belum dapet nomor urut antrian, sebaiknya datang lagi minggu depan (hari senin), karena nomor antrian minggu ini sudah habis.

Sekian dulu Informasi Yang lagi ngehit kali ini, semoga membantu buat yang inhin membuat perekaman data KTP-el.

Selamat berjuang... !!

Comments

Popular Post

How To Plan - Bullet Journal (Indonesia)

Setelah beberapa kali mengedit buat pengantar di postingan kali ini, saya menyerah dan mencoba menggunakan bahasa ala kadarnya saya aja, hihi. awalnya pingin memulai postingan ini dengan kata-kata dan pengantar yang sedikit beda seperti biasanya, tapi susah. hahaha.. daripada malah nggak dipublish dan anteng di draft aja, mendingan saya mulai postingan ini dengan gaya dan cara saya yang seperti biasanya aja ya. (menjadi seorang pemulispun ternyata susah ya... ? huhu..  baiklah.. hari ini saya ingin berbagi cara saya dan apa saja yang biasanya saya jadikan rapid log di dalam bullet journal saya. sebelumnya saya pernah ditanya bagaimana saya mengisi bullet journal dan apa saja yang harus saya tuliskan dalam rapid lognya.  mari kita mulai. 

BULLET JOURNAL INDONESIA : REVIEW MAY 2016

Wohoooo..,
Udah akhir bulan mei, cepet sekali ya..? Dan hidupku.... Ah sudahlah.. Mendingan lanjut dengan postingan yang seru-seru. Yang baper-baper udah gak jaman ya.. ? Hehee..

Okay.. Kali ini saya pingin share tentang bullet journal review may , 2016  hehe..

Dibandingan bulan-bulan kemarin , bulan mei mungkin lebih lengkap komponen dan to do list yang udah saya kerjakan haha..

First , let's take a look future log (montly log)


BULLET JOURNAL

hello.. I am back. Hahaha..
Gw adalah tipikal orang yang kalo lagi seneng mengerjakan sesuatu semangat banget mengerjakannya dan berulang-ulang sampai jenuh. Dan kemudian mencari hal baru untuk dipelajari dan di coba, dan terus menerus sampai jenuh, dan kembali ke kebiasaan yang lama. Begitu terus, entah sampai kapan. Apa ada yang punya kelemahan begitu.. ? hihi.. Gak bisa menyukai 1 hal saja, bawaanya semuanya pingin dicoba dan dipelajari. Kalo kamu salah satunya, selamat.. ! You're not alone..!! Hihi..
Pernah dengar istilah tentang Bullet Journal ?  Nah, Hari ini gw pingin ngebahas tentang Bullet journal.
Apa itu bullet journal ? (coba click linknya.)
Gw coba jelasin dengan bahasa yg gw mengerti ya.. ? Hihi..

6 CARA MUDAH MEMULAI BULLET JOURNAL

Merdekaa.. Merdekaa..

Dirgahayu ke 72 Indonesia..
Terima kasih kepada Para Pahlawan yang sudah memperjuangkan Kemerdekaan NKRI.
By the way, apa makna 17 Agustus buat teman-teman.. ?
Buat saya pribadi, 17 Agustus itu moment kita mengingat jasa pahlawan yang sudah memperjuangkan kemerdekaan, moment mengingat sejarah bangsa Indonesia, moment mensyukuri nikmat kemerdekaan, moment mengingat Kebhinekaan kita, moment menikmati hiburan dan berburu hadiah, dan tentu moment berburu diskon dan gratisan. Hihi.. Lengkap deh.

Postingan saya kali ini masih berhubungan dengan kemerdekaan. Yup.. Merdeka dari tumpukan pekerjaan dan pikiran kita,  dengan bantuan Bullet Journal.
Loh, emang bisa.. ? Bisa banget.. !

Postingan ini juga sekaligus menjawab beberapa pertanyaan teman-teman tentang bagaimana memulai bullet journal.

Mau tahu caranya.. ? Hihi.