Wednesday, May 11, 2016

CAHIER CHAPTER : REVIEW BULLET JOURNAL & MOLESKINE CAHIER

 Hello.. apa kabar semua... ? 

setelah sekian lama blog ini tak tersentuh tangan, akhirnya hari ini gw bisa update lagi, hehe.. 
(paling tidak dalam sebulan ada satu postingan ya.. ? hahhaa... ?

kali ini gw pingin review tentang moleskine cahier chapter dan tentang pengalaman gw memakai bullet journal.

sebelumnya, gw pingin cerita tentang proses gw mengetahui cahier chapter ini. hihi..










dua bulan lalu , setelah gw merasakan manfaat bullet journal, akhirnya gw memutuskan untuk memiliki buku catatan yang lebih bagus, dari buku catatan yang biasanya gw pakai, memang sih, sebenarnya gak masalah buku biasa atau bagus, yang penting adalah bobot kontennya hehehe..

tetapi, mengingat gw suka doodle dan juga pernah pengalaman sebelumnya memakai kertas moleskine, gw jadi kecanduan memakai produk ini.
kertas moleskine ini memang terasa lembut saat di sketsa , jadi gak berasa keras atau kasar saat bersentuhan dengan pensil. singkat cerita gw mulai mencari-cari produk ini via online.
dan pilihan kali ini adalah moleskine classic dotted . tapi mungkin karena di Indonesia jarang ada yang memakai model dotted , produk ini agak susah di cari. dan beberapa kali memesan via online, beberapa kali juga kecewa karena barangnya kosong/rusak.

biasanya gw bisa membeli moleskine di gramedia di deket rumah, tetapi karena counter tutup akhirnya gw kesulitan mencari produk ini.
suatu hari gw nekat pergi ke gramedia PIM , tujuannya membeli moleskine classic dotted large.
tetapi sesampainya disana, tujuan gw pun berubah karena melirik cahier chapter ini hihi..

selain harganya yang lebih terjangkau, ukuran cahier ini lebih langsing atau sekitar 11 x 21 cm , seukuran insert midori traveller's notebook.
pilihan warnanya pun macam-macam, dan yang gw beli ini ternyata dalamnnya dotted.



duh, rasanya gak sabar pakainya, hihi.. yup.. satu bukupun saya buka.

dan bullet journal setup pun dimulai.. hehe..




nah, biar sedikit sama kayak moleskine classic , bagian depan gw isi tentang contact yang bisa dihubungi kalo dia jatuh, tertinggal di suatu tempat, hehhee.. 

halaman berikutnya gw isi dengan KEY ini supaya mempermudah gw mengingat simbol-simbol yang gw buat dalam  bullet journal gw.  

selanjutnya adalah INDEX




Index ini berisi tentang nomor halaman beserta judul yang ada disetiap halaman dalam buku ini , misal 

chapter 1 : INTRODUCTION

dalam introduction ini, gw isi dengan contoh banner, future log ( calendex ) , my planning routine dll.






gambar diatas adalah calendex , yang berisi tentang tanggal (reminder) ulang tahun, event, libur, payday, deadline project, dll. 
untuk membedakannya gw menggunakan color code, setiap warna yang ku pilih itu mewakili event, kegiatan, dll.





kemudian ada juga collection : my planning routine , tujuannya sebagai pengingat gw tentang kebiasaan untuk merencanakan dalam sistem ini.







selanjutnya ada collection page tentang buku yang ingin gw baca ( book log) , nah karena gw suka ngedoodle, kertas cahier ini membantu banget untuk menghasilakan doodle yang lebih ciamik. hihi... 
sedikit illustrasi bikin bullet journal makin cantik kan ya.. ? ya..? ya... ? (maksa)







foto yang terakhir adalah tentang habit tracker, biar lebih seru dan pengingat gw untuk review dalam sebulan mendatang apa saja yang sudah gw kerjakan.  

masih banyak komponen dalam bullet journal yang belum dibahas. hehe.. 

karena sifatnya yang modular, fleksibel dan adaptif, bullet journal ini bisa dikembangkan dan dibangun sesuai kebutuhan kita.

sejauh ini gw merasakan sekali manfaat dari sistem ini, pekerjaan gw jadi lebih terorganisir dan mudah dicari celah mana yang belum gw kerjakan dan harus gw tuntaskan. hehe.. 

buat yang tertarik pake sistem ini, jangan kuatir, apapun buku catatan kamu, sistem ini akan tetap berjalan dengan baik. 

tipsnya cuma satu yang terpenting adalah berusahalah untuk tidak menunda pekerjaan yang sudah dijadwalkan dalam bullet journalnya.

semoga postingan ini bermanfaat.

No comments:

ewafebri newsletter