Friday, June 13, 2014

An abundance of katherines



Ini adalah buku ke - 4 karangan john green yang saya baca hingga halaman terakhir.
Entahlah, semenjak saya membaca bukunya yang berjudul "the fault in our stars" saya jadi kecanduan membaca karya-karya.



Seperti juga paper towns, looking for alaska, the fault in our stars, buku an abundance of katherines ini mengisahkan kehidupan anak - anak muda di tennesse, amerika serikat.
Tentang kisah persahabatan, percintaan, perjuangan hidup dan bagaimana sebuah cerita atau sejarah itu lebih mudah diingat dibandingkan dengan hal-hal yang bersifat pasti.
Seperti angka-angka , ilmu matematika, atau segala sesuatu yang dihasilkan dengan rumus / ketentuan akan meudah dilupakan, dibandingkan dengan sejarah, moment, cerita, yang sekalipun penciptanya atau orang yang menyampaikan telah tiada, tapi cerita itu mampu bertahan lama.

Berawal dari seorang laki-laki yang bernama collin singleton yang terlahir sebagai anak prodigy, mampu menguasai beberapa bahasa, bisa menganagram kata-kata bahkan berusaha untuk membuat rumus persamaan tentang kisah cintanya dengan wanita-wanita yang bernama katherine,
karena kisah cinta collin selalu berakhir dengan dicampakan wanita-wanita bernama katherine, dia pun bertekad untuk membuat suatu theorem (rumus persamaan).
dia berharap mampu memprediksi kemungkinan yang akan terjadi dengan masa depan melalui rumus-rumus yang dia ciptakan.

collin memiliki sahabat bernama hassan, setelah beberapa kali mengalami kegagalan dalam hubungan percintaanya, collin dan hassan memutuskan untuk melakukan perjalanan/petualangan untuk mengusir rasa sedihnya.
apakah kisah cinta collin akan jatuh lagi pada wanita yang bernama katherine lagi... ?

hmmmm... silahkan baca sendiri... :)

Apa yang membuat saya suka dari buku-buku john green ini adalah setiap cerita yang dipaparkan selalu memberikan kesan terdalam, memberikan ilmu pengetahuan, memberikan sesuatu pada pembacanya.
Tak hanya sekedar alur cerita.

Bahkan, kata-kata "kafir" terdengar lucu (IMO) pada novel ini.
Saya pernah membaca beberapa buku novel.
Dengan tema cerita yang bervariasi dan penggunaan gaya bahasa yang berbeda pula.
Saya bisa menyimpulkan, bahwa ada buku-buku novel yang hanya bisa dinikmati ceritanya saja, atau lebih menghibur pembaca dengan alur ceritanya.
Ada juga novel yang memberikan perasaan "eureka" pada pembacanya. Seperti pengetahuan, rasa penasaran, emosional, atau bahkan sesuatu yang tidak bisa didefinisikan,  yang bisa saya temukan dibuku karangan john green ini.

Yang penasaran sama isinya, silahkan cari bukunya dan baca,
Ada cerita yang sebenarnya menyebalkan tapi terasa lucu saat membacanya.
Ada kata-kata yang akan menjadi jargon baru untuk anak muda saat membacanya..

So smartypants... !! You must read it.. !

You don't wanna be called dingleberries , do you ? Hehehhehe..

And i love these words :

"brain from knowing what can not be remembered"

Go grab it guys... !

No comments:

ewafebri newsletter