Wednesday, May 21, 2014

PAPER TOWNS




MORNING.

With a bag in each hand, i paused for a moment outside the van. Starring at her. “ well. It was a helluve night.” I said finally.


“come here.” She said. And i took step forward. She hugged me and the bags made it hard to hug her bag, but if i dropped them i might wake someone. I could feel her on her tiptoes and then her mouth was right up against my ear and she said, very clearly “ i. Will. Miss . hanging. Out. With. You.”

“you don’t have to,” i answered aloud. I fried to hide my disappointed. “if you don’t like them anymore,” i said, “just hang out with me. My friends are actually, like, nice.”

Her lips were so close to me that i could feel her smile. “ i’m afraid its not possible.” She whisperred. She let go then, but kept looking at me, taking step after step backward. She raised her eyebrows finally, and smiled. And i believed the smile. I watched her climb up a tree and then lift herself onto the roof outside of her second-floor bedroom window. She jimmied her window open and crawled inside.

I walked through my unlocked front door, tiptoed through the kitchen to my bedroom, peeled off my jeans, threw them into a corner of the closet back near the window screen. Downloaded the pictures of jase, and got into bed. My mind booming with the things i would say to her at school. 
 


Hell yeaaah...

What's up yooo.. ?

Been waiting for a new posting.. ?

Yess.. You got it.. !!

Sit back and relax, make your own comfortable while reading this post, will you.. ?
Don't forget to get your coffe, snacks or whatever..
Just make your self as a king or queen..

(halaaaah.. halaaaah.. Efek habis baca paper towns, sok kemenggres)

Yo weslah.. Saya mau ngebahas soal paper towns..

Sekaraaang.. !!!

"i spy with my little eye a great story"

Paper towns ini adalah buku karangan john green (ini buku yang kedua yang saya baca dari penulis yang sama)

Sebelumnya saya pernah posting tentang the fault in our stars (yang ceritanya misterius itu.. ) (ya iyalah, lawung ceritanya ga diceritain.. )
Hehhehehehe..

Menceriterakan tentang kisah anak-anak remaja di orlando amerika, tentang kehidupan sekolah, tentang kehidupan menjadi remaja dengan segala kegilaannya, tentang petualangan mencari dan memaknai suatu kehidupan dari anak-anak remaja yang hendak menjadi dewasa.

Setelah membaca buku john green, the fault in our stars, saya penasaran sama karya-karyanya yang lain,
Meskipun mengunakan bahasa Inggris, namun alur ceritanya mudah dipahami dan bahasanya menampilkan ciri khas anak muda.
Bahasa gaul, bahasa slang, bahasa non formal, yang membuat pembacanya itu merasa nyaman menggambarkannya dalam imajinasi (setidaknya itu berlaku pada saya..)

Istilah-istilah yang orisinil, yang diciptakan oleh pengarangnya, dan menggambarkan bahwa inilah dunia john green, meskipun tidak dipungkiri bahwa bisa jadi itu adalah cerita fiktif,
Atau setidaknya, sang pengarang melakukan observasi terlebih dahulu, atau bahkan cerita itu adalah pengalaman pribadinya..

Dari 2 buku yang saya baca, ada unsur kesamaan yang diutarakan john green dalam alur ceritanya.

Sebuah metafora kehidupan..

Perjalanan mencari dan menggali makna dari kehidupan, dan digambarkan secara simpel, khas anak muda.

Tidak selalu berakhir seperti film-film walt disney, dimana pangeran selalu bersama sang putri, hidup bahagia.

(spoiler) JANGAN BERHARAP BERSATU..

Untuk sebagian orang, kebahagian tidak selalu bersatu, bersama.
Momen-momen berharga bisa menjadi sumber kebahagian yang tak terlihat, dan tak disadari.

Sebuah proses (metafora) kehidupan itulah yang bisa saja menjadi sumber kebahagian.

"there's a corner of the world somewhere far away from here, that it could be where your story starts"

Bahwa uang, glamour, jabatan, mungkin bukan hal-hal yang justru bukan sumber kebahagian.

"the town was paper, but memories were not"

Penasaran tentang isi bukunya.. ?

Belilah.. Dan baca.. !!

(sumpah ini gw gak dibayar)

Happy reading folks..

No comments:

ewafebri newsletter