Skip to main content

MARAKNYA KASUS PEDOFILIA


Tulisan ini hanya sebuah opini saja dari saya, bukan informasi yang luar biasa.. Jadi reaksinya cukup biasa saja..
Oke.. ?
Baiklah.. Diawali dengan...

Hampir setiap hari, portal berita online, media televisi memberitakan tentang kasus kekerasan seksual.
Berita tentang anak remaja yang diperkosa secara beramai-ramai hingga kasus pedofilia.

Maraknya kasus pedofilia yang terjadi belakangan ini emang bikin sesakan dada..
Betapa tidak, puluhan bahkan ratusan anak menjadi korban kekerasan seksual para pelaku pedofilia
Sangat disayangkan memang, disaat mereka harusnya menikmati masa kanak-kanak yang ceria, harus mengalami kepahitan hidup dan membawa traumanya, entah hingga kapan..

Bagi yang memiliki keluarga yang mempunyai tingkat kepedulian tinggi (dan materi yang cukup untuk penyembuhan psikologisnya)  terhadap perkembangan psikologisnya tentu sangat membantu mereka untuk menghadapi masa depannya kelak, dibawa ke psikiater misalnya
Tapi bagi yang keluarga yang hanya mampu mengutuk tindakan bejat itu, tanpa mampu berbuat banyak, pasti akan mempengaruhi psikologis anaknya saat usia mereka beranjak dewasa.

Karena tidak bisa dipungkiri, para pelaku kejahatan seksual terhadap anak-anak, (sebagian dari mereka) adalah korban kekerasan seksual pada masa lalunya.
Pada kehidupan usia dewasa atau bahkan remaja, mereka justru bisa menjelma menjadi pelaku kekerasan seksual.

Yang lebih memprihatinkan lagi, saat ini kejadian seperti ini justru terjadi dilingkungan sekolah/pesantren, lingkungan keluarga, tempat-tempat religius (seperti dalam masjid, seperti yang baru-baru ini terjadi),
Tempat dimana seharusnya mereka merasa terlindungi dan merasa nyaman.
Tapi justru menerima bentuk kejahatan.

Saya kurang begitu paham terhadap para pelaku pedofilia ini,
Apakah merema melakukan tindakan kejahatan tersebut pada anak-anak, hanya karena anak-anak lebih mudah dibohongi/dirayu/diintimidasi ?
Atau karena mereka memang memiliki orientasi seksual yang menyimpang.. ?
Tapi, apapun alasannya, tindakan kekerasan seksual pada anak-anak atau remaja dan bahkan orang dewasa harus diberikan hukuman yang berat, sehingga membuat mereka jera dan takut untuk mengulanginya.

Dan semoga para korban mampu menghilangkan traumanya, dan hidup ceria sebagaimana mestinya.

Dan untuk para pelaku, semoga mendapatkan hukuman yang seberat-beratnya.

Semoga kasus-kasus seperti ini tidak akan terjadi lagi ke depannya.

Laaaaah.. Ini kenapa postinganya serius begini sih.. ?

Hehehehe..

Alasannya cuma satu..

Ingin mengeluarkan uneg-uneg.. Gitu aja sik..

Baiklah.. Cukup sekian aja tulisannya..

Sampai jumpa lagi ditulisan yang membosankan selanjutnya..

Byee..

Comments

Popular Post

How To Plan - Bullet Journal (Indonesia)

Setelah beberapa kali mengedit buat pengantar di postingan kali ini, saya menyerah dan mencoba menggunakan bahasa ala kadarnya saya aja, hihi. awalnya pingin memulai postingan ini dengan kata-kata dan pengantar yang sedikit beda seperti biasanya, tapi susah. hahaha.. daripada malah nggak dipublish dan anteng di draft aja, mendingan saya mulai postingan ini dengan gaya dan cara saya yang seperti biasanya aja ya. (menjadi seorang pemulispun ternyata susah ya... ? huhu..  baiklah.. hari ini saya ingin berbagi cara saya dan apa saja yang biasanya saya jadikan rapid log di dalam bullet journal saya. sebelumnya saya pernah ditanya bagaimana saya mengisi bullet journal dan apa saja yang harus saya tuliskan dalam rapid lognya.  mari kita mulai. 

BULLET JOURNAL INDONESIA : REVIEW MAY 2016

Wohoooo..,
Udah akhir bulan mei, cepet sekali ya..? Dan hidupku.... Ah sudahlah.. Mendingan lanjut dengan postingan yang seru-seru. Yang baper-baper udah gak jaman ya.. ? Hehee..

Okay.. Kali ini saya pingin share tentang bullet journal review may , 2016  hehe..

Dibandingan bulan-bulan kemarin , bulan mei mungkin lebih lengkap komponen dan to do list yang udah saya kerjakan haha..

First , let's take a look future log (montly log)


6 CARA MUDAH MEMULAI BULLET JOURNAL

Merdekaa.. Merdekaa..

Dirgahayu ke 72 Indonesia..
Terima kasih kepada Para Pahlawan yang sudah memperjuangkan Kemerdekaan NKRI.
By the way, apa makna 17 Agustus buat teman-teman.. ?
Buat saya pribadi, 17 Agustus itu moment kita mengingat jasa pahlawan yang sudah memperjuangkan kemerdekaan, moment mengingat sejarah bangsa Indonesia, moment mensyukuri nikmat kemerdekaan, moment mengingat Kebhinekaan kita, moment menikmati hiburan dan berburu hadiah, dan tentu moment berburu diskon dan gratisan. Hihi.. Lengkap deh.

Postingan saya kali ini masih berhubungan dengan kemerdekaan. Yup.. Merdeka dari tumpukan pekerjaan dan pikiran kita,  dengan bantuan Bullet Journal.
Loh, emang bisa.. ? Bisa banget.. !

Postingan ini juga sekaligus menjawab beberapa pertanyaan teman-teman tentang bagaimana memulai bullet journal.

Mau tahu caranya.. ? Hihi.

BULLET JOURNAL

hello.. I am back. Hahaha..
Gw adalah tipikal orang yang kalo lagi seneng mengerjakan sesuatu semangat banget mengerjakannya dan berulang-ulang sampai jenuh. Dan kemudian mencari hal baru untuk dipelajari dan di coba, dan terus menerus sampai jenuh, dan kembali ke kebiasaan yang lama. Begitu terus, entah sampai kapan. Apa ada yang punya kelemahan begitu.. ? hihi.. Gak bisa menyukai 1 hal saja, bawaanya semuanya pingin dicoba dan dipelajari. Kalo kamu salah satunya, selamat.. ! You're not alone..!! Hihi..
Pernah dengar istilah tentang Bullet Journal ?  Nah, Hari ini gw pingin ngebahas tentang Bullet journal.
Apa itu bullet journal ? (coba click linknya.)
Gw coba jelasin dengan bahasa yg gw mengerti ya.. ? Hihi..