Tuesday, May 13, 2014

GONJANG GANJING POLITIK INDONESIA

Peringatan.. !!

"Postingan ini tidak dijamin kebenaran isinya, ya cuma iseng-iseng nulis aja, jangan mudah percaya mbak miminnya, kadang dia bukan manusia - bukan hacker, tapi mbak miminnya langsung"

Baiklah..

Gonjang - ganjing politik..

Wuich, judulnya mah serius dan seolah-olah paling tahu dunia politik ya.. ?
Jangan salah... !!
Yang nulis ini, gak paham soal politik.
Apalagi terjun ke dunia politik.
Enggak sama sekali..

Lhaaaa... Terus kenapa judulnya sok iye.. ?


Yaaah.. Biar penasaran aja yang ngebaca linknya, trus dklik deh..
Ahahahhahaha...
#modus
(nyesel buka link kan lu pada.. 😁😁😁😁)

Meskipun postingan ini ala kadarnya, tapi gak ada salahnya juga donk mbak miminnya ini numpahin uneg-uneg tentang dunia politik.

Oke.. Menurut mbak mimin ini, partai-partai yang ikut dalam pemilu sekarang ini sudah tidak lagi mengutamakan kepentingan umum seperti yang tertuang dalam undang-undang dasar 1945 (pasal berapa saya gak inget, cari aja sendiri ya.. ?), dan sudah tidak menggubris nilai-nilai yang terkandung dalam sila-sila pada Pancasila (sooookkk taaaau mbaaaknyaaaaa... !!!)

Masing-masing partai mementingkan kepentingan pribadi dan golongan.
Gak heran sih, dalam tubuh internal sebuah partai-pun sekarang banyak yang terpecah belah,
Ada yang pro ketua A, ada yang pro ketua B.
Pendukungnya tendang-tendangan.. #duuuh..
Miris ya.. ?
IYAAAA..

Lha njuk rakyatnya yang memilih mereka menjadi wakil ki trus pegimana.. ?

Entahlah.. Yang pasti, sekarang ini banyak caleg yang bertujuan untuk menjadikan anggota legislatif itu sebagai sebuah profesi yang menghasilkan banyak uang..
Sama kayak PNS, pegawai swatsa, SPG (ya itu gw..)
Visi, misinyapun mbuh ora karuan..
Sing penting dipilih rakyat, dan dapet embel-embel wakil rakyat.

Apakah mereka semua memperjuangkan kepentingan rakyat.. ?

Bisa jadi, bisa nggak juga..

Sing penting bisa menikmati (yang katanya) kunjungan kerja ke luar negeri.

Lalu apa kontribusi mbak mimin dalam dunia politik selain nyinyirin mereka.. ?

Gak ada..
Saya bahkan belum pernah andil untuk memilih mereka semua.
Awalnya karena regulasi sing bikin mumet, kesininya mbak mimin semakin yakin bahwa gak ikut andil itu juga pilihan hidup.

Alasannya.. ?

Ya.. Biar kalo nyinyirin itu merasa gak terlalu bersalah dan nyesek gitu, saya kan gak pernah milih mereka-mereka itu..
Lagipula, saat mbak mimin berharap bahwa partai pilihannya yang (seandainya) jadi pemenang, belum tentu bisa berkuasa dan menjalankan visi dan misinya selama musim kampanye.
Kenapa...?
Karena selalu ada bagi-bagi jatah penguasa dalam semua segmen di pemerintaha.
Ya.. Betul.. Koalisi.
Dan apakah koalisi ini bertujuan untuk kepentingan umum/masyarakat..?
Tidak juga..
Karena mbak mimin melihat bahwa mereka ini lebih mengutamakan kepentinga pribadi atau golongan.
Sikut-sikutan misalnya,
Korupsi, numpuk duit di rekening pribadi atau bagi-bagi jatah hasil korupsi.


Lhaaa trus ke piye.. ?

Yo mbuuuuh...
Aku yo ra ngerti kok.. !
Pantes dalam undang-undang tercantum bahwa stabillitas politik itu harus diutamakan, kalo tidak, yo kayak gini..
Gonjang - ganjing gak karuan..
(akhirnya sesuai judul postingannya.. Hahahahhaaa...)

Tapi ya udahlah.. Nggak usah terlalu dipikirin, nanti mbak mimin cepet beruban.. (lawung wes putih kabeh gitu lho mbak rambutmu..)
Semua ada yang ngurusin.
Mbak mimin hanya berdoa, semoga pilpres nanti mbak mimin dibukakan hatinya untuk ikut andil dalam menentukan nasib negara ini.
Semoga mbak mimin dapet hidayah..

Do'akan yaaa... ?

SEMOGAAA.... !!

No comments:

ewafebri newsletter