Sunday, April 10, 2011

SAYA, TEMAN DAN PERNIKAHAN



"Va... kamu udah pulang pa blum ???"
itulah kalimat pembuka yang mengantarkan saya pada sebuah titik pencerahan...
hari itu, seorang teman (YANG CANTIK)yang saya anggap sebagai seorang kakak juga (SOFIE NAPITUPULU), mengajak saya untuk bertemu hanya sekedar berhaha - hihi..

senang rasanya.... simple sih... tapi saya merasa tidak di abaikan... ternyata benar.. hal yang paling indah ya memiliki teman itu... tidak bisa saya bayngkan jika seseorang tidak memiliki seorang teman...
ga bisa curhat2an (meskipun byk socmed, real friend is da best).. ga bisa cengengesan (ini penting untuk olahraga bibir)

bayangkan jika kita baru saja putus cinta dan ternyata tak ada seorangpun yang bisa kita ajak sharing... alangkah beratnya hidup ini



dan hal yang paling saya ingat dari kata2 teman saya ini tentang apa itu sebuah hubungan adalah

"RELATIONSHIP itu berdasarkan atas sebuah kepercayaan, komunikasi,dan kejujuran, sulit kita bisa bertahao atas sebuah hubungah yang tak berdasarkan komunikasi yang baik.."

saya sangat setuju dengan pendapatnya ini...
bukan saya tidak matre... lhoh ??? O.o buat saya segala hal yang berhubungan dengan materi dan kedudukan letaknya di bawah posisi kejujuran dan komunikasi

komunikasi disini tidak terletak pada media tapi tata cara..
sering kali saya slah paham ketika ingin mengungkapkan sesuatu... niatnya manis2 ngomongnya tapi penerimanya suka salah terima... dan hasil akhirnya ya bertengkar...




karna itulah saya ingin sekali merubah tata cara berbicara supaya orang mudah sekali untuk menerima tanpa harus ada perselisihan... perbedaan persepsi jelas ada...
namamya juga manusia gak mungkin kita bisa diseragamkan cara pikirnya...
berdebat sih oke.. tapi dengan lawan bicara yang oke juga.. perlu sikap dewasa dan toleransi dalam penyampaian pendapat masing2.. jiaka tidak, ya itu tadi... perang mulut....
ngotot.. dan berakhir tidak tegur sapa..

kalo2 dipikir2 kayak anak kecil berebut mainan saja ya...??? diem2an... ngambek2an... berkhir musuhan... hahahhahaha...

bisa ga ya di sebut dewasa ??????

ada waktunya kita minggir dan diam untuk sementara waktu... karna menenangkan diri...
bayangkan kalo dengan emosi tingkat tinggi kita berada dalam sebuah percakapan ?.. saya yakin apapun yang disampaikan terdengar salah dan arogan...
akan lebih baik kalo kita berbicara dalam keadaan tenang dan bercanda...
permasalahan sulit pun akan mudah di cerna dan di dengar...




dan... untuk karnanya.. saya jadi berfikir bahwa sebuah pernikahan sebesar apapun cintanya... tapi dengan memiliki sistem komunikasi yang tidak sehat maka pernikahan itu takkan mampu berjalan dengan baik.... perceraian akan banyak terjadi jika tidak berdasarkan saling menghargai dalan proses komunikasi... apabila salah satu tak mau ngalah atau yang lain lbh mendominasi.. {sama bukan ???} maka jangan harap ada komunikasi sehat...

jadi menurut saya pribadi sebuah hubungan/pernikahan tidak selalu terjadi karena alasan berikut...

1. umur yang makin tua... {takut di bilang perawan tua ??} ah klise kalo akhirnya menderita juga
2. ibadah... (dengan pernikahan penuh dengan umpatan dan kemarahan, apa bisa jadi ibadah ??)
3. bahan gunjingan... (apa sih yang tidak jd bahan gunjingan ??)

pernikahan buat saya adalah :

1. kehidupan yang bahagia...(seberapun pendapatan kalo otak kita dirasuki kebahagiaan maka uang bukan segalanya)
2. rasa nyaman...{dan ketika lingkungan luar seperti neraka maka rumah adalah surga}
3. kedewasaan...{kalo masih suka ngambek2an kayak anak kecil, mungkin ini blm jalan yang indah}

dan pada akhirnyaaaaa.... pernikahan adalah kebahagiaan.........

No comments:

ewafebri newsletter