Skip to main content

SHARE : KARYA SENI DI ATAS KERTAS & PERAWATANNYA

Di Indonesia karya seni diatas kertas kurang begitu populer dbanding diatas media kanvas. Hal ini di karenakan para kolektor lukisan agak ragu2 untuk mengkoleksi karya seni diatas kertas ini.. Banyak faktor kenapa para kolektor ini enggan mengkoleksinya.. Diantaranya, karya seni di atas media kertas ini sangat ringkih, mudah rusak dan sulit diperbaiki..
Sebenarnya alasan ini sangat irasional, terbukti para konservator mampu memperbaiki lukisan2 klasik menjadi lebih baik dan bertahan lama..
Memang, karya di atas media ini membutuhkan perhatian khusus untuk menjaga agar karya tersebut dpt dnikmati generasi selanjutnya..

Dikawasan tropis, seperti Indonesia, karya seni sudah masuk dalam keadaan *kehancuran progresif* pada saat diciptakan pertama kali.. Jadi karya ini lebih cenderung bersifat sementara (efemeral) ketimbang abadi (eternal)
Lalu apa bedanya restorasi dan konservasi ?

Dalam dunia seni rupa 2 istilah {restorasi dan konservasi} ini seringkali digunakan sebagai kata yg bersinonim. tetapi faktanya, 2 kata ini memiliki arti dan istilah yang berbeda juga..

restorasi mengacu pada tindakan memugar karya seni yang menggunakan materi dan tekhnik yang sesuai. contoh : pembersihan lukisan dan reintegrasi (penyatuan karya seni). sedangkan, konservasi mengacu lebih kepada memperpanjang "hidup" atau melestarikan karya seni yang mulai rusak denagn teknik yang sesuai juga. contoh : pembersihan jamur, perawatan bentuk lukisan..

konservasi sendiri di bagi menjadi 2 divisi :

A. konservasi preventif, yaitu mencakup semua tindakan preventif (pencegahan) untuk menghentikan kerusakan yang akan datang pada sebuah karya seni.
contoh karya seni pada kertas : menggunakan materi bebas asam (acid free) untuk melindungi dari keasaman udara...

B. konservasi kuratif, yaitu memperkuat karya seni dengan reparasi kecil, infilling (pengisian sisipan) dan reinforcement

perawatan karya seni di atas kertas agak rumit dibandingkan dengan media lain. karena materi kertas itu sendiri terbuat dari serat selulosa yang memiliki karakteristik yang berbeda-beda, tergantung pada teknik proses pembuatan kertas itu sendiri..

berbagai jenis kertas tersebut juga dibuat untuk kebutuhan yang berbeda. seperti, watercolor paper, sketching paper, acylic paper dal yang lainnya..
bahan2 pembuat kertaspun berbeda2 diantaranya : kapas, bambu, flax, jerami padi, dan juga pupl kayu.

dan sejauh ini problematika terbesar dalam mempengaruhi perubahan pada kertas adalah "cahaya"

jadi di sarankan, apabila ingin menciptakan karya seni dia atas kertas sebaiknya memperhatikan material kertas itu sendiri.. pilihlah kertas yang sudah bebas asam {acid free}.. jangan kuatir.. saat ini sudah banyak produk kertas yang tersedia di pasaran dan juga sesuaikan dengan kebutuhan anda.

hindari pencahayaan yang tidak sesuai dan usahakan karya seni tidak berada pada tempat yang lembab..

gunakan varnish pelindung untuk memperpanjang karya seni dan terlindungi dari kotoran2...

SELAMAT BERKARYA !!!!

{VISUAL ART}

Comments

Popular Post

How To Plan - Bullet Journal (Indonesia)

Setelah beberapa kali mengedit buat pengantar di postingan kali ini, saya menyerah dan mencoba menggunakan bahasa ala kadarnya saya aja, hihi. awalnya pingin memulai postingan ini dengan kata-kata dan pengantar yang sedikit beda seperti biasanya, tapi susah. hahaha.. daripada malah nggak dipublish dan anteng di draft aja, mendingan saya mulai postingan ini dengan gaya dan cara saya yang seperti biasanya aja ya. (menjadi seorang pemulispun ternyata susah ya... ? huhu..  baiklah.. hari ini saya ingin berbagi cara saya dan apa saja yang biasanya saya jadikan rapid log di dalam bullet journal saya. sebelumnya saya pernah ditanya bagaimana saya mengisi bullet journal dan apa saja yang harus saya tuliskan dalam rapid lognya.  mari kita mulai. 

BULLET JOURNAL INDONESIA : REVIEW MAY 2016

Wohoooo..,
Udah akhir bulan mei, cepet sekali ya..? Dan hidupku.... Ah sudahlah.. Mendingan lanjut dengan postingan yang seru-seru. Yang baper-baper udah gak jaman ya.. ? Hehee..

Okay.. Kali ini saya pingin share tentang bullet journal review may , 2016  hehe..

Dibandingan bulan-bulan kemarin , bulan mei mungkin lebih lengkap komponen dan to do list yang udah saya kerjakan haha..

First , let's take a look future log (montly log)


BULLET JOURNAL

hello.. I am back. Hahaha..
Gw adalah tipikal orang yang kalo lagi seneng mengerjakan sesuatu semangat banget mengerjakannya dan berulang-ulang sampai jenuh. Dan kemudian mencari hal baru untuk dipelajari dan di coba, dan terus menerus sampai jenuh, dan kembali ke kebiasaan yang lama. Begitu terus, entah sampai kapan. Apa ada yang punya kelemahan begitu.. ? hihi.. Gak bisa menyukai 1 hal saja, bawaanya semuanya pingin dicoba dan dipelajari. Kalo kamu salah satunya, selamat.. ! You're not alone..!! Hihi..
Pernah dengar istilah tentang Bullet Journal ?  Nah, Hari ini gw pingin ngebahas tentang Bullet journal.
Apa itu bullet journal ? (coba click linknya.)
Gw coba jelasin dengan bahasa yg gw mengerti ya.. ? Hihi..

6 CARA MUDAH MEMULAI BULLET JOURNAL

Merdekaa.. Merdekaa..

Dirgahayu ke 72 Indonesia..
Terima kasih kepada Para Pahlawan yang sudah memperjuangkan Kemerdekaan NKRI.
By the way, apa makna 17 Agustus buat teman-teman.. ?
Buat saya pribadi, 17 Agustus itu moment kita mengingat jasa pahlawan yang sudah memperjuangkan kemerdekaan, moment mengingat sejarah bangsa Indonesia, moment mensyukuri nikmat kemerdekaan, moment mengingat Kebhinekaan kita, moment menikmati hiburan dan berburu hadiah, dan tentu moment berburu diskon dan gratisan. Hihi.. Lengkap deh.

Postingan saya kali ini masih berhubungan dengan kemerdekaan. Yup.. Merdeka dari tumpukan pekerjaan dan pikiran kita,  dengan bantuan Bullet Journal.
Loh, emang bisa.. ? Bisa banget.. !

Postingan ini juga sekaligus menjawab beberapa pertanyaan teman-teman tentang bagaimana memulai bullet journal.

Mau tahu caranya.. ? Hihi.