Thursday, March 10, 2011

SHARE : KARYA SENI DI ATAS KERTAS & PERAWATANNYA

Di Indonesia karya seni diatas kertas kurang begitu populer dbanding diatas media kanvas. Hal ini di karenakan para kolektor lukisan agak ragu2 untuk mengkoleksi karya seni diatas kertas ini.. Banyak faktor kenapa para kolektor ini enggan mengkoleksinya.. Diantaranya, karya seni di atas media kertas ini sangat ringkih, mudah rusak dan sulit diperbaiki..
Sebenarnya alasan ini sangat irasional, terbukti para konservator mampu memperbaiki lukisan2 klasik menjadi lebih baik dan bertahan lama..
Memang, karya di atas media ini membutuhkan perhatian khusus untuk menjaga agar karya tersebut dpt dnikmati generasi selanjutnya..

Dikawasan tropis, seperti Indonesia, karya seni sudah masuk dalam keadaan *kehancuran progresif* pada saat diciptakan pertama kali.. Jadi karya ini lebih cenderung bersifat sementara (efemeral) ketimbang abadi (eternal)
Lalu apa bedanya restorasi dan konservasi ?

Dalam dunia seni rupa 2 istilah {restorasi dan konservasi} ini seringkali digunakan sebagai kata yg bersinonim. tetapi faktanya, 2 kata ini memiliki arti dan istilah yang berbeda juga..

restorasi mengacu pada tindakan memugar karya seni yang menggunakan materi dan tekhnik yang sesuai. contoh : pembersihan lukisan dan reintegrasi (penyatuan karya seni). sedangkan, konservasi mengacu lebih kepada memperpanjang "hidup" atau melestarikan karya seni yang mulai rusak denagn teknik yang sesuai juga. contoh : pembersihan jamur, perawatan bentuk lukisan..

konservasi sendiri di bagi menjadi 2 divisi :

A. konservasi preventif, yaitu mencakup semua tindakan preventif (pencegahan) untuk menghentikan kerusakan yang akan datang pada sebuah karya seni.
contoh karya seni pada kertas : menggunakan materi bebas asam (acid free) untuk melindungi dari keasaman udara...

B. konservasi kuratif, yaitu memperkuat karya seni dengan reparasi kecil, infilling (pengisian sisipan) dan reinforcement

perawatan karya seni di atas kertas agak rumit dibandingkan dengan media lain. karena materi kertas itu sendiri terbuat dari serat selulosa yang memiliki karakteristik yang berbeda-beda, tergantung pada teknik proses pembuatan kertas itu sendiri..

berbagai jenis kertas tersebut juga dibuat untuk kebutuhan yang berbeda. seperti, watercolor paper, sketching paper, acylic paper dal yang lainnya..
bahan2 pembuat kertaspun berbeda2 diantaranya : kapas, bambu, flax, jerami padi, dan juga pupl kayu.

dan sejauh ini problematika terbesar dalam mempengaruhi perubahan pada kertas adalah "cahaya"

jadi di sarankan, apabila ingin menciptakan karya seni dia atas kertas sebaiknya memperhatikan material kertas itu sendiri.. pilihlah kertas yang sudah bebas asam {acid free}.. jangan kuatir.. saat ini sudah banyak produk kertas yang tersedia di pasaran dan juga sesuaikan dengan kebutuhan anda.

hindari pencahayaan yang tidak sesuai dan usahakan karya seni tidak berada pada tempat yang lembab..

gunakan varnish pelindung untuk memperpanjang karya seni dan terlindungi dari kotoran2...

SELAMAT BERKARYA !!!!

{VISUAL ART}

No comments:

ewafebri newsletter